Cara Memasak Daging Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau

Cara Memasak Daging Kambing Agar Empuk dan Tidak Bau
cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau

Kapanlagi.com - Daging kambing memiliki cita rasa khas yang disukai banyak orang, namun pengolahannya memerlukan teknik khusus. Banyak yang menghindari memasak daging kambing karena khawatir hasilnya keras dan berbau prengus.

Sebenarnya, cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau tidaklah sulit jika mengetahui teknik yang tepat. Dengan pemilihan daging yang baik dan metode pengolahan yang benar, daging kambing bisa menghasilkan hidangan yang lezat dan menggugah selera.

Aroma prengus pada daging kambing disebabkan oleh senyawa karbonil dan asam lemak yang terkandung di dalamnya. Pada kambing jantan, kelenjar bau di dekat tanduk juga memproduksi feromon yang menambah aroma khas tersebut, sehingga diperlukan penanganan khusus dalam pengolahannya.

1. Memahami Karakteristik Daging Kambing

Daging kambing memiliki karakteristik yang berbeda dengan daging sapi atau ayam. Teksturnya cenderung lebih padat dengan serat otot yang kuat, sehingga memerlukan perlakuan khusus agar menghasilkan tekstur yang empuk. Kandungan lemak pada daging kambing juga menjadi salah satu sumber aroma prengus yang khas.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Foods - MDPI, daging kambing dan domba memiliki komposisi protein dan lemak yang mempengaruhi kualitas produk olahannya. Pemahaman tentang struktur daging ini penting untuk menentukan metode pengolahan yang tepat.

Daging kambing segar memiliki ciri-ciri khusus yang perlu dikenali. Warna daging yang baik adalah merah muda dengan serat yang jelas terlihat. Urat pada daging kambing biasanya lebih mencolok dibandingkan daging sapi, dan bagian lemaknya berwarna putih kering. Memilih daging kambing muda akan memudahkan proses pengolahan karena teksturnya lebih lembut.

Bagian lemak pada daging kambing mengandung asam lemak yang menjadi sumber utama bau prengus. Oleh karena itu, memisahkan lemak dari daging sebelum dimasak dapat membantu mengurangi aroma yang tidak diinginkan. Namun, jangan membuang semua lemak karena sebagian lemak diperlukan untuk memberikan rasa gurih pada masakan.

2. Persiapan Daging Kambing Sebelum Dimasak

Persiapan yang tepat merupakan kunci utama dalam cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau. Tahap persiapan ini sangat menentukan hasil akhir dari masakan yang akan dibuat.

1. Jangan Mencuci Daging dengan Air

Berbeda dengan anggapan umum, daging kambing sebaiknya tidak dicuci dengan air sebelum dimasak. Menurut United States Department of Agriculture (USDA), mencuci daging mentah justru dapat menyebarkan bakteri ke peralatan masak dan bahan makanan lainnya. Bakteri yang ada pada daging mentah akan mati dengan sendirinya saat proses pemasakan dengan suhu yang tepat. Sebagai gantinya, gunakan tisu dapur atau serbet bersih untuk membersihkan permukaan daging dari kotoran yang menempel.

2. Pisahkan Lemak Berlebih

Lemak pada daging kambing merupakan sumber utama bau prengus karena mengandung asam lemak. Pisahkan lemak yang tidak menyatu dengan daging, terutama bagian lemak yang berlebihan. Namun, sisakan sedikit lemak yang menyatu dengan daging untuk menjaga kelembapan dan rasa gurih saat dimasak.

3. Potong Daging dengan Teknik yang Benar

Cara memotong daging sangat mempengaruhi tekstur akhir masakan. Perhatikan arah serat otot pada daging, kemudian potong berlawanan arah atau tegak lurus dengan serat tersebut. Memotong searah dengan serat akan membuat daging terasa alot dan keras saat dikunyah. Teknik pemotongan yang benar membantu memecah protein yang keras dan membuat bumbu marinasi lebih mudah meresap.

4. Teknik Aging untuk Melunakkan Daging

Teknik aging atau pelayuan adalah proses membiarkan daging tidak langsung dimasak setelah dipotong. Diamkan daging selama beberapa hari di suhu yang terkontrol untuk membuat otot daging lebih rileks. Proses ini memberikan waktu bagi daging untuk merilekskan otot yang tegang akibat proses penyembelihan, sehingga teksturnya menjadi lebih lentur dan empuk.

5. Pukul-Pukul Daging Sebelum Dimasak

Gunakan alat pemukul daging atau punggung pisau untuk memukul-mukul permukaan daging secara merata. Teknik ini membantu memecah serat otot yang keras dan membuat daging lebih empuk. Lakukan dengan hati-hati agar daging tidak rusak atau sobek.

3. Metode Marinasi untuk Mengempukkan Daging

Marinasi merupakan cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau yang paling efektif. Proses perendaman daging dalam bumbu tidak hanya menambah cita rasa, tetapi juga membantu melunakkan tekstur daging.

1. Marinasi dengan Parutan Nanas

Nanas mengandung enzim bromelin yang sangat efektif untuk mengempukkan daging. Parut nanas matang secukupnya, kemudian lumuri seluruh permukaan daging secara merata. Diamkan selama 1 jam agar enzim bekerja memecah protein daging. Setelah itu, bilas daging dengan air bersih sebelum dimasak. Jangan merendam terlalu lama karena dapat membuat daging terlalu lembek.

2. Bungkus dengan Daun Pepaya

Daun pepaya mengandung enzim papain yang memiliki fungsi serupa dengan bromelin pada nanas. Remas-remas beberapa lembar daun pepaya hingga layu, kemudian bungkus daging dengan daun tersebut. Diamkan minimal 1 jam atau bisa juga semalaman di dalam kulkas. Enzim papain akan meresap ke dalam daging dan melunakkan serat-seratnya.

3. Marinasi dengan Yogurt

Yogurt mengandung asam laktat yang dapat memecah protein dan lemak pada daging. Campurkan yogurt tawar dengan bumbu-bumbu yang sudah dihaluskan, kemudian balurkan ke seluruh permukaan daging. Diamkan selama 1-2 jam untuk hasil optimal, atau bisa juga semalaman di kulkas. Asam dalam yogurt tidak hanya mengempukkan daging tetapi juga membantu mengurangi bau prengus.

4. Gunakan Jeruk Nipis atau Lemon

Jeruk nipis atau lemon memiliki aroma segar yang kuat untuk menutupi bau daging kambing. Peras jeruk nipis atau lemon, kemudian oleskan air perasannya ke seluruh bagian daging. Diamkan selama 15-30 menit agar meresap. Kandungan asam sitrat dalam jeruk membantu melunakkan daging sekaligus memberikan aroma segar.

5. Tambahkan Baking Soda

Baking soda dapat digunakan untuk mengempukkan daging dengan cepat. Taburkan satu sendok teh baking soda untuk setiap 450 gram daging, kemudian gosok secara merata ke seluruh permukaan. Diamkan selama 15-20 menit di suhu ruang atau 3-5 jam di kulkas untuk hasil maksimal. Bilas daging hingga bersih sebelum dimasak untuk menghilangkan sisa baking soda.

4. Penggunaan Bumbu dan Rempah untuk Menghilangkan Bau

Bumbu dan rempah-rempah aromatik sangat penting dalam cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau. Penggunaan rempah yang tepat tidak hanya menghilangkan aroma prengus tetapi juga menambah cita rasa masakan.

1. Jahe dan Kunyit

Jahe dan kunyit merupakan rempah wajib untuk mengolah daging kambing. Haluskan jahe dan kunyit segar, kemudian balurkan ke seluruh permukaan daging. Kedua rempah ini memiliki aroma kuat yang efektif menutupi bau prengus. Selain itu, jahe dan kunyit juga memiliki sifat antioksidan yang baik untuk kesehatan.

2. Bawang Putih dan Bawang Merah

Bawang putih dan bawang merah memberikan aroma harum yang khas pada masakan daging kambing. Haluskan atau iris tipis kedua jenis bawang ini, kemudian campurkan dengan bumbu marinasi. Gunakan dalam jumlah yang cukup banyak untuk hasil maksimal dalam menghilangkan bau.

3. Ketumbar dan Jintan

Ketumbar dan jintan memberikan aroma hangat dan sedikit manis pada daging kambing. Sangrai kedua rempah ini sebentar untuk mengeluarkan aromanya, kemudian haluskan. Campurkan dengan bumbu lain saat marinasi atau saat memasak daging.

4. Cengkeh dan Kayu Manis

Cengkeh dan kayu manis memiliki aroma yang sangat kuat dan tahan lama. Tambahkan beberapa butir cengkeh dan sepotong kayu manis saat merebus atau memasak daging kambing. Rempah ini sangat efektif untuk menghilangkan bau prengus yang membandel.

5. Daun Salam dan Serai

Daun salam dan serai memberikan aroma segar pada masakan daging kambing. Geprek serai agar aromanya keluar, kemudian masukkan bersama daun salam saat memasak. Kombinasi kedua bahan ini sangat cocok untuk masakan berkuah seperti gulai atau sop.

5. Teknik Memasak Daging Kambing yang Tepat

Metode memasak yang tepat sangat menentukan keberhasilan dalam mengolah daging kambing. Setiap teknik memiliki kelebihan tersendiri tergantung jenis masakan yang ingin dibuat.

1. Merebus dengan Api Kecil

Merebus daging kambing dengan api kecil dalam waktu lama merupakan cara paling efektif untuk menghasilkan tekstur empuk. Masukkan daging ke dalam panci berisi air dingin, bukan air panas. Rebus dengan api besar hingga mendidih dan muncul busa di permukaan. Buang busa tersebut karena mengandung kotoran dan lemak yang menyebabkan bau. Setelah itu, kecilkan api dan tutup panci rapat-rapat. Masak selama 2-3 jam hingga daging benar-benar empuk.

2. Menggunakan Panci Presto

Panci presto dapat mempercepat proses pelunakan daging kambing. Tekanan tinggi dalam panci presto memaksa uap air masuk ke dalam serat daging, sehingga proses pelunakan terjadi lebih cepat. Masak daging dalam panci presto selama 45-60 menit untuk hasil yang empuk. Pastikan mengikuti petunjuk penggunaan panci presto dengan benar untuk keamanan.

3. Memanggang dengan Suhu Tepat

Menurut USDA, suhu ideal untuk memanggang daging kambing adalah sekitar 62°C untuk steak atau potongan utuh, dan 71°C untuk daging kambing giling. Panggang daging dengan api sedang agar matang merata hingga ke bagian dalam. Jangan memanggang dengan api terlalu besar karena akan membuat bagian luar gosong sementara bagian dalam masih mentah.

4. Memasak dengan Slow Cooker

Slow cooker sangat ideal untuk memasak daging kambing karena proses pemasakan yang lambat dan stabil. Masukkan daging yang sudah dibumbui ke dalam slow cooker bersama bumbu dan sedikit air. Masak dengan suhu rendah selama 6-8 jam atau suhu tinggi selama 4-5 jam. Metode ini menghasilkan daging yang sangat empuk dan bumbu yang meresap sempurna.

5. Teknik Braising

Braising adalah kombinasi antara menumis dan merebus. Tumis daging dengan bumbu halus hingga berubah warna dan harum, kemudian tambahkan air secukupnya. Tutup panci dan masak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah mengental. Teknik ini sangat cocok untuk membuat gulai, kari, atau semur daging kambing.

6. Resep Masakan Daging Kambing Populer

Setelah memahami cara memasak daging kambing agar empuk dan tidak bau, berikut beberapa resep populer yang bisa dicoba di rumah.

1. Gulai Kambing

Gulai kambing adalah masakan berkuah santan dengan bumbu rempah yang kaya. Tumis bumbu halus yang terdiri dari bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, ketumbar, dan jintan hingga harum. Masukkan daging kambing yang sudah dipotong-potong, aduk hingga berubah warna. Tambahkan santan, daun salam, serai, dan lengkuas. Masak dengan api kecil hingga daging empuk dan kuah mengental, sekitar 2-3 jam.

2. Sate Kambing

Potong daging kambing ukuran dadu, marinasi dengan kecap manis, bawang putih halus, ketumbar, garam, dan sedikit minyak. Diamkan minimal 1 jam. Tusuk daging ke tusukan sate, masing-masing 3-4 potong. Panggang di atas bara api sambil diolesi bumbu marinasi hingga matang dan sedikit gosong. Sajikan dengan bumbu kacang atau kecap manis dan irisan bawang merah serta tomat.

3. Sop Kambing

Rebus daging kambing dengan air secukupnya hingga empuk. Buang air rebusan pertama untuk menghilangkan bau. Rebus kembali dengan air bersih, tambahkan jahe, bawang putih, serai, dan daun salam. Setelah daging empuk, masukkan potongan tomat, kentang, wortel, dan daun bawang. Bumbui dengan garam, merica, dan pala bubuk. Masak hingga sayuran matang.

4. Tongseng Kambing

Tumis bumbu halus bawang merah, bawang putih, kemiri, dan cabai hingga harum. Masukkan daging kambing, aduk hingga berubah warna. Tambahkan kecap manis, air, dan bumbu pelengkap seperti jahe, lengkuas, dan daun salam. Masak hingga daging setengah empuk, lalu masukkan kol dan tomat. Masak hingga daging empuk dan sayuran matang.

5. Kambing Goreng Bumbu Kuning

Rebus daging kambing dengan bumbu kunyit, jahe, lengkuas, dan daun salam hingga empuk dan air menyusut. Angkat dan tiriskan. Panaskan minyak dalam wajan, goreng daging hingga kering dan berwarna kecokelatan. Tumis bumbu halus bawang merah, bawang putih, kunyit, dan cabai. Masukkan daging goreng, tambahkan kecap manis dan garam. Aduk rata hingga bumbu meresap.

7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apakah daging kambing harus dicuci sebelum dimasak?

Tidak, daging kambing sebaiknya tidak dicuci dengan air karena dapat menyebarkan bakteri ke peralatan masak dan bahan makanan lain. Cukup bersihkan dengan tisu dapur atau serbet bersih untuk menghilangkan kotoran yang menempel pada permukaan daging.

2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk merebus daging kambing hingga empuk?

Waktu yang dibutuhkan untuk merebus daging kambing hingga empuk adalah sekitar 2-3 jam dengan api kecil. Jika menggunakan panci presto, waktu memasak dapat dipersingkat menjadi 45-60 menit. Lama waktu memasak juga tergantung pada usia kambing dan bagian daging yang digunakan.

3. Apa bahan alami yang paling efektif untuk menghilangkan bau prengus pada daging kambing?

Beberapa bahan alami yang efektif menghilangkan bau prengus adalah parutan nanas, daun pepaya, jeruk nipis, dan yogurt. Nanas dan daun pepaya mengandung enzim yang dapat memecah protein penyebab bau, sementara jeruk nipis dan yogurt mengandung asam yang membantu menetralisir aroma tidak sedap.

4. Bagaimana cara memotong daging kambing agar tidak alot?

Cara memotong daging kambing yang benar adalah dengan memotong berlawanan arah atau tegak lurus dengan serat otot daging. Perhatikan arah serat pada daging, kemudian potong melintang serat tersebut. Memotong searah dengan serat akan membuat daging terasa keras dan alot saat dikunyah.

5. Apakah semua bagian lemak pada daging kambing harus dibuang?

Tidak semua lemak harus dibuang. Pisahkan hanya lemak berlebih yang tidak menyatu dengan daging karena bagian ini menjadi sumber utama bau prengus. Sisakan sedikit lemak yang menyatu dengan daging untuk menjaga kelembapan dan memberikan rasa gurih pada masakan.

6. Berapa suhu ideal untuk memanggang daging kambing?

Suhu ideal untuk memanggang daging kambing adalah sekitar 62°C untuk potongan steak atau daging utuh, dan 71°C untuk daging kambing giling. Gunakan termometer daging untuk memastikan suhu internal daging sudah mencapai tingkat kematangan yang aman dan empuk.

7. Apakah baking soda aman digunakan untuk mengempukkan daging kambing?

Ya, baking soda aman digunakan untuk mengempukkan daging kambing asalkan digunakan dalam jumlah yang tepat dan daging dibilas bersih setelah proses perendaman. Gunakan sekitar satu sendok teh baking soda untuk setiap 450 gram daging, diamkan 15-20 menit, kemudian bilas hingga bersih sebelum dimasak untuk menghilangkan sisa baking soda.

(kpl/fds)

Rekomendasi
Trending