Cara Menggunakan Turnitin untuk Cek Plagiarisme Karya Ilmiah
cara menggunakan turnitin
Kapanlagi.com - Turnitin menjadi platform yang sangat penting dalam dunia akademik untuk memastikan orisinalitas karya ilmiah. Bagi mahasiswa dan dosen, memahami cara menggunakan Turnitin adalah keterampilan esensial yang harus dikuasai untuk menjaga integritas akademik.
Platform ini bekerja dengan membandingkan teks yang diunggah dengan jutaan sumber online, jurnal, dan karya ilmiah lainnya. Hasil pengecekan akan menampilkan persentase kesamaan atau similarity index yang menjadi indikator penting dalam menilai orisinalitas sebuah karya.
Proses pengecekan menggunakan Turnitin tidak hanya membantu mendeteksi plagiarisme, tetapi juga mengajarkan penulis untuk lebih teliti dalam melakukan sitasi dan parafrase. Dengan menguasai cara menggunakan Turnitin, Anda dapat memastikan karya ilmiah yang dihasilkan memenuhi standar akademik yang ditetapkan.
Advertisement
1. Mengenal Turnitin sebagai Platform Pengecekan Plagiarisme
Turnitin adalah aplikasi berbasis web yang dirancang khusus untuk mendeteksi kesamaan teks dalam karya tulis ilmiah. Platform ini telah menjadi standar industri di berbagai institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia untuk memastikan integritas akademik terjaga dengan baik.
Sistem kerja Turnitin menggunakan algoritma canggih yang membandingkan dokumen yang diunggah dengan database yang sangat luas. Database ini mencakup miliaran halaman web, jutaan artikel jurnal ilmiah, publikasi akademik, dan karya mahasiswa yang pernah diunggah sebelumnya ke sistem.
Setelah proses pemindaian selesai, Turnitin akan menghasilkan laporan similarity yang menunjukkan persentase kesamaan teks. Laporan ini dilengkapi dengan highlight berwarna pada bagian-bagian yang terdeteksi memiliki kesamaan dengan sumber lain, sehingga memudahkan penulis untuk melakukan perbaikan.
Melansir dari turnitin.com, platform ini tidak hanya mendeteksi plagiarisme konvensional, tetapi juga mampu mengidentifikasi berbagai bentuk kecurangan akademik termasuk pertukaran sinonim, parafrase yang tidak tepat, hingga penggunaan AI dalam penulisan. Fitur-fitur canggih ini menjadikan Turnitin sebagai alat yang komprehensif dalam menjaga kualitas karya ilmiah.
2. Langkah-Langkah Registrasi Akun Turnitin
Sebelum dapat menggunakan layanan Turnitin, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat akun. Proses registrasi ini relatif mudah dan dapat diselesaikan dalam beberapa menit asalkan Anda mengikuti panduan dengan teliti.
1. Akses Situs Resmi Turnitin
Buka browser di perangkat Anda dan kunjungi alamat resmi Turnitin. Pastikan Anda mengakses situs yang benar untuk menghindari phishing atau situs palsu yang dapat membahayakan data pribadi Anda.
2. Pilih Opsi Pendaftaran
Pada halaman utama, cari dan klik tombol Sign Up atau Create Account yang biasanya terletak di pojok kanan atas. Anda akan diarahkan ke halaman pemilihan jenis akun, di mana tersedia opsi untuk siswa/mahasiswa atau instruktur/dosen.
3. Isi Formulir Pendaftaran
Lengkapi formulir pendaftaran dengan informasi yang akurat. Data yang biasanya diminta meliputi nama lengkap, alamat email aktif, dan kata sandi yang kuat. Beberapa institusi mungkin juga meminta kode kelas atau enrollment key yang diberikan oleh dosen atau administrator.
4. Verifikasi Email
Setelah mengisi formulir, sistem akan mengirimkan email verifikasi ke alamat yang Anda daftarkan. Buka email tersebut dan klik tautan verifikasi untuk mengaktifkan akun Anda.
5. Lengkapi Profil
Setelah verifikasi berhasil, login ke akun Turnitin Anda dan lengkapi informasi profil sesuai kebutuhan. Pastikan semua data terisi dengan benar agar tidak mengalami kendala saat menggunakan layanan.
Perlu dicatat bahwa banyak institusi pendidikan telah berlangganan Turnitin secara institusional. Dalam kasus ini, mahasiswa dan dosen biasanya akan menerima akun yang sudah dibuat oleh pihak kampus beserta panduan login. Jika Anda berada dalam situasi ini, cukup gunakan kredensial yang diberikan tanpa perlu melakukan registrasi mandiri.
3. Cara Menggunakan Turnitin untuk Mengecek Dokumen
Setelah memiliki akun aktif, Anda dapat mulai menggunakan Turnitin untuk mengecek dokumen. Proses ini melibatkan beberapa tahapan yang perlu diikuti dengan cermat agar hasil pengecekan akurat dan dapat diandalkan.
1. Login ke Akun Turnitin
Buka situs Turnitin dan masukkan username serta password yang telah Anda buat atau yang diberikan oleh institusi. Pastikan koneksi internet stabil untuk menghindari gangguan selama proses pengecekan berlangsung.
2. Pilih atau Bergabung dengan Kelas
Setelah berhasil login, Anda akan melihat dashboard yang menampilkan daftar kelas. Jika Anda sudah terdaftar dalam kelas tertentu, pilih kelas tersebut. Jika belum, gunakan enrollment key atau class ID yang diberikan oleh dosen untuk bergabung.
3. Akses Menu Submit Assignment
Di dalam kelas, cari tugas atau assignment yang sesuai dengan dokumen yang akan Anda cek. Klik pada nama tugas tersebut, kemudian pilih opsi Submit atau Upload untuk memulai proses pengunggahan dokumen.
4. Upload File Dokumen
Klik tombol Browse atau Choose File untuk membuka file explorer di perangkat Anda. Cari lokasi file yang akan dicek, pilih file tersebut, kemudian klik Open. Turnitin mendukung berbagai format file seperti DOC, DOCX, PDF, TXT, dan lainnya dengan ukuran maksimal yang telah ditentukan.
5. Isi Informasi Submission
Lengkapi informasi yang diminta seperti submission title atau judul pengajuan. Beberapa kelas mungkin juga meminta informasi tambahan seperti nama penulis atau keterangan lainnya. Pastikan semua field terisi dengan benar sebelum melanjutkan.
6. Konfirmasi dan Submit
Setelah semua informasi terisi, klik tombol Submit atau Upload untuk mengunggah dokumen. Sistem akan menampilkan konfirmasi bahwa file Anda sedang diproses. Proses ini biasanya memakan waktu beberapa menit hingga beberapa jam tergantung ukuran file dan antrian sistem.
7. Tunggu Proses Pemindaian
Turnitin akan secara otomatis memindai dokumen Anda dan membandingkannya dengan database yang dimiliki. Anda dapat meninggalkan halaman dan kembali lagi nanti untuk melihat hasilnya, atau menunggu hingga proses selesai jika waktu pemrosesan singkat.
Melansir dari kemendikbud.go.id, penggunaan Turnitin di lingkungan akademik Indonesia telah menjadi standar dalam menjaga kualitas karya ilmiah mahasiswa dan dosen. Institusi pendidikan tinggi diwajibkan memastikan setiap karya ilmiah yang dipublikasikan telah melalui proses pengecekan plagiarisme untuk menjaga kredibilitas akademik nasional.
4. Membaca dan Memahami Hasil Laporan Turnitin
Setelah proses pemindaian selesai, langkah selanjutnya dalam cara menggunakan Turnitin adalah memahami laporan hasil pengecekan. Laporan ini memberikan informasi detail tentang tingkat kesamaan dokumen Anda dengan sumber lain yang ada dalam database Turnitin.
1. Mengakses Similarity Report
Kembali ke halaman kelas dan cari submission yang telah Anda upload. Jika proses pemindaian sudah selesai, akan muncul persentase similarity index dengan warna tertentu. Klik pada persentase tersebut atau tombol View untuk membuka laporan lengkap.
2. Memahami Similarity Index
Similarity index adalah angka persentase yang menunjukkan berapa banyak teks dalam dokumen Anda yang memiliki kesamaan dengan sumber lain. Angka ini ditampilkan dengan kode warna: biru (0-24%), hijau (25-49%), kuning (50-74%), dan merah (75-100%). Semakin rendah persentasenya, semakin baik orisinalitas dokumen.
3. Melihat Sumber Kesamaan
Laporan Turnitin menampilkan daftar sumber yang memiliki kesamaan dengan dokumen Anda. Setiap sumber diberi nomor dan persentase kesamaan. Anda dapat mengklik nomor tersebut untuk melihat bagian spesifik mana yang terdeteksi sama dengan sumber tersebut.
4. Menganalisis Highlight Teks
Pada dokumen yang ditampilkan, bagian-bagian yang terdeteksi memiliki kesamaan akan diberi highlight dengan warna sesuai nomor sumber. Ini memudahkan Anda untuk mengidentifikasi bagian mana yang perlu diperbaiki atau diberi sitasi yang tepat.
5. Memeriksa Match Overview
Panel Match Overview di sisi kanan layar menampilkan daftar semua sumber yang terdeteksi beserta persentase kesamaan masing-masing. Anda dapat menggunakan filter untuk menyaring hasil berdasarkan jenis sumber seperti internet, publikasi, atau student papers.
6. Exclude Quotes dan Bibliography
Turnitin menyediakan opsi untuk mengecualikan kutipan langsung dan daftar pustaka dari perhitungan similarity. Fitur ini berguna untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat tentang orisinalitas konten utama dokumen Anda.
Memahami laporan Turnitin dengan baik akan membantu Anda menentukan langkah perbaikan yang tepat. Tidak semua kesamaan yang terdeteksi merupakan plagiarisme, terutama jika sudah diberi sitasi yang benar atau merupakan istilah umum dalam bidang tertentu.
5. Strategi Menurunkan Similarity Index yang Tinggi
Jika hasil pengecekan menunjukkan similarity index yang tinggi, jangan panik. Ada beberapa strategi efektif yang dapat diterapkan untuk menurunkan persentase kesamaan sambil tetap mempertahankan kualitas dan substansi karya ilmiah Anda.
1. Perbaiki Teknik Sitasi dan Kutipan
Kesalahan dalam penulisan sitasi sering menjadi penyebab tingginya similarity index. Pastikan setiap kutipan langsung diberi tanda petik dan disertai dengan sitasi yang lengkap sesuai format yang digunakan (APA, MLA, Chicago, atau lainnya). Kutipan yang diberi tanda petik dengan benar biasanya tidak akan dihitung dalam similarity index.
2. Lakukan Parafrase yang Efektif
Parafrase adalah teknik mengungkapkan ide dari sumber lain menggunakan kata-kata dan struktur kalimat sendiri. Hindari hanya mengganti beberapa kata dengan sinonim, tetapi pahami konsepnya dan tuliskan kembali dengan gaya bahasa Anda. Parafrase yang baik tetap harus disertai dengan sitasi untuk menghargai sumber asli.
3. Kurangi Penggunaan Kutipan Langsung
Kutipan langsung yang berlebihan dapat meningkatkan similarity index secara signifikan. Gunakan kutipan langsung hanya untuk pernyataan yang sangat penting atau unik yang tidak dapat diparafrase tanpa kehilangan makna aslinya. Untuk informasi umum, lebih baik gunakan parafrase.
4. Variasikan Struktur Kalimat
Ubah struktur kalimat dari sumber referensi dengan mengubah kalimat aktif menjadi pasif atau sebaliknya, memecah kalimat panjang menjadi beberapa kalimat pendek, atau menggabungkan beberapa kalimat pendek menjadi satu kalimat kompleks. Variasi ini membantu mengurangi deteksi kesamaan oleh sistem.
5. Gunakan Sinonim dan Variasi Kata
Ganti kata-kata umum dengan sinonimnya yang tepat tanpa mengubah makna. Namun, berhati-hatilah dengan istilah teknis atau terminologi khusus dalam bidang Anda yang tidak dapat diganti karena merupakan istilah baku.
6. Tambahkan Analisis dan Interpretasi Pribadi
Perkaya tulisan dengan analisis, interpretasi, dan pemikiran kritis Anda sendiri terhadap informasi dari sumber. Konten original yang berasal dari pemikiran Anda akan menurunkan persentase similarity secara keseluruhan.
7. Periksa dan Perbaiki Bagian Metodologi
Bagian metodologi sering memiliki kesamaan tinggi karena menggunakan prosedur standar. Jelaskan metodologi dengan cara Anda sendiri dan fokus pada bagaimana Anda mengaplikasikannya dalam penelitian spesifik Anda.
Melansir dari oecd.org, standar integritas akademik internasional menekankan pentingnya orisinalitas dalam karya ilmiah. Institusi pendidikan di berbagai negara telah menetapkan batas toleransi similarity index yang bervariasi, umumnya antara 15-25%, tergantung pada jenis dan tingkat karya ilmiah yang dihasilkan.
6. Tips Menggunakan Turnitin secara Efektif
Untuk memaksimalkan manfaat Turnitin dalam proses penulisan karya ilmiah, ada beberapa tips dan praktik terbaik yang perlu diperhatikan. Strategi ini akan membantu Anda menggunakan platform ini tidak hanya sebagai alat pengecekan, tetapi juga sebagai alat pembelajaran untuk meningkatkan kualitas penulisan.
1. Lakukan Pengecekan Berkala
Jangan menunggu hingga dokumen selesai sempurna untuk melakukan pengecekan. Lakukan pengecekan pada setiap tahap penulisan, misalnya setelah menyelesaikan setiap bab atau bagian. Ini memudahkan Anda untuk melakukan perbaikan secara bertahap tanpa harus merevisi keseluruhan dokumen di akhir.
2. Manfaatkan Fitur Exclude
Gunakan fitur exclude untuk mengecualikan bagian-bagian yang memang seharusnya memiliki kesamaan tinggi, seperti daftar pustaka, kutipan panjang yang sudah diberi tanda petik, atau bagian metodologi standar. Ini memberikan gambaran yang lebih akurat tentang orisinalitas konten utama.
3. Simpan Versi Berbeda
Simpan setiap versi dokumen yang Anda upload ke Turnitin dengan penamaan yang jelas (misalnya: Draft1, Draft2, Final). Ini membantu Anda melacak perkembangan perbaikan dan melihat bagaimana similarity index berubah setelah setiap revisi.
4. Pahami Kebijakan Institusi
Setiap institusi atau jurnal memiliki kebijakan berbeda mengenai batas toleransi similarity index. Pahami kebijakan yang berlaku di tempat Anda agar dapat menyesuaikan target perbaikan dengan standar yang ditetapkan.
5. Konsultasikan Hasil dengan Pembimbing
Jika Anda kesulitan memahami laporan Turnitin atau menentukan bagian mana yang perlu diperbaiki, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing atau mentor. Mereka dapat memberikan perspektif yang lebih berpengalaman dalam menginterpretasikan hasil.
6. Gunakan sebagai Alat Pembelajaran
Jadikan setiap pengecekan Turnitin sebagai kesempatan belajar. Perhatikan pola kesalahan yang sering muncul dalam tulisan Anda, apakah itu masalah sitasi, parafrase, atau penggunaan kutipan. Dengan memahami kelemahan Anda, kualitas penulisan akan meningkat seiring waktu.
7. Perhatikan Waktu Pemrosesan
Turnitin membutuhkan waktu untuk memproses dokumen, terutama saat jam sibuk. Upload dokumen Anda jauh sebelum deadline untuk memberikan waktu yang cukup untuk melihat hasil dan melakukan perbaikan jika diperlukan.
Dengan menerapkan tips-tips ini, cara menggunakan Turnitin akan menjadi lebih efisien dan memberikan hasil yang optimal. Platform ini bukan hanya alat untuk menghindari plagiarisme, tetapi juga instrumen pembelajaran yang membantu mengembangkan kemampuan menulis akademik yang lebih baik.
7. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)
1. Apakah Turnitin gratis untuk mahasiswa?
Turnitin adalah layanan berbayar, namun sebagian besar institusi pendidikan tinggi telah berlangganan secara institusional. Mahasiswa dan dosen biasanya dapat mengakses Turnitin secara gratis melalui akun yang disediakan oleh kampus. Jika kampus Anda belum berlangganan, Anda perlu membeli akses individual atau menggunakan alternatif lain.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan Turnitin untuk mengecek dokumen?
Waktu pemrosesan Turnitin bervariasi tergantung pada ukuran file, kompleksitas dokumen, dan beban server. Umumnya, proses pengecekan memakan waktu antara 15 menit hingga 24 jam. Pada jam-jam sibuk, terutama menjelang deadline tugas, waktu pemrosesan bisa lebih lama.
3. Berapa batas aman similarity index di Turnitin?
Tidak ada standar universal untuk batas aman similarity index. Setiap institusi memiliki kebijakan berbeda, namun umumnya similarity index di bawah 25% dianggap dapat diterima. Beberapa institusi atau jurnal menetapkan batas lebih ketat di kisaran 15-20%. Yang terpenting adalah memastikan setiap kesamaan yang terdeteksi sudah diberi sitasi yang tepat.
4. Apakah Turnitin menyimpan dokumen yang diupload?
Ya, Turnitin menyimpan dokumen yang diupload ke dalam database mereka untuk digunakan sebagai referensi perbandingan di masa mendatang. Namun, dokumen Anda tidak akan dipublikasikan atau dibagikan kepada pihak lain. Beberapa institusi memiliki pengaturan khusus untuk tidak menyimpan dokumen mahasiswa dalam database global.
5. Bisakah Turnitin mendeteksi parafrase?
Turnitin dapat mendeteksi parafrase yang buruk, yaitu parafrase yang hanya mengganti beberapa kata dengan sinonim tanpa mengubah struktur kalimat secara signifikan. Namun, parafrase yang baik dengan perubahan struktur kalimat dan penggunaan bahasa sendiri biasanya tidak akan terdeteksi sebagai kesamaan, meskipun tetap harus disertai sitasi.
6. Apa yang harus dilakukan jika similarity index tetap tinggi setelah perbaikan?
Jika setelah melakukan berbagai perbaikan similarity index masih tinggi, periksa kembali apakah kesamaan yang terdeteksi adalah bagian yang memang harus sama (seperti nama metode penelitian, istilah teknis, atau kutipan yang sudah diberi tanda petik). Konsultasikan dengan dosen pembimbing untuk mendapatkan arahan lebih lanjut, karena tidak semua kesamaan merupakan plagiarisme.
7. Apakah bisa mengecek dokumen di Turnitin tanpa akun institusi?
Untuk menggunakan Turnitin versi lengkap, Anda memerlukan akun yang terhubung dengan institusi atau berlangganan individual. Namun, ada beberapa alternatif gratis seperti Grammarly Plagiarism Checker, Quetext, atau Copyscape yang dapat digunakan untuk pengecekan awal, meskipun database dan akurasinya mungkin tidak selengkap Turnitin.
(kpl/fed)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba