Blue Is the Warmest Colour
Synopsis
Blue Is the Warmest Colour menghadirkan perjalanan emosional Adèle (Adèle Exarchopoulos), seorang siswi SMA di Prancis yang sedang berada di fase pencarian jati diri. Hari hari Adèle diisi rutinitas sekolah, pertemanan, dan tekanan sosial yang perlahan membentuk caranya memandang dunia. Ia terlihat seperti remaja pada umumnya, mudah berbaur tetapi sering merasa kosong. Di tengah lingkungan yang menuntut kepastian tentang masa depan, Adèle justru lebih sering bergulat dengan perasaan yang belum bisa ia beri nama. Ketika teman temannya sibuk membicarakan pacar dan rencana hidup, Adèle memilih diam, menyimpan kebingungan yang semakin menumpuk.
Perubahan besar terjadi saat Adèle secara tidak sengaja bertemu Emma (Léa Seydoux), seorang mahasiswi seni dengan rambut biru yang mencolok. Pertemuan singkat di jalan itu meninggalkan kesan mendalam bagi Adèle. Wajah Emma terus terbayang dan memicu perasaan yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Rasa penasaran berubah menjadi ketertarikan yang membuat Adèle mulai mempertanyakan orientasi dan keinginannya sendiri. Ia mencoba menyesuaikan diri dengan lingkungan dengan menjalin hubungan bersama Thomas (Jérémie Laheurte), namun relasi itu terasa hampa dan tidak menjawab kegelisahan batinnya.
Takdir kembali mempertemukan Adèle dan Emma dalam sebuah acara seni. Dari pertemuan itu, kedekatan mulai terbangun secara alami. Percakapan mereka mengalir tentang seni, kehidupan, dan pandangan tentang masa depan. Emma yang lebih dewasa dan percaya diri menjadi sosok yang membuka pintu baru bagi Adèle untuk memahami dirinya sendiri. Di sisi lain, Adèle masih terikat dengan rasa takut akan penilaian sosial. Ia menyadari bahwa mengakui perasaannya bukan perkara mudah, terutama di lingkungan sekolah yang masih memandang perbedaan dengan sinis.
Hubungan Adèle dan Emma berkembang dengan intens. Adèle mulai merasakan kebebasan dan kebahagiaan yang selama ini ia cari. Bersama Emma, ia belajar menerima hasrat dan menegaskan identitasnya sebagai perempuan yang beranjak dewasa. Namun kebahagiaan itu tidak hadir tanpa konsekuensi. Tekanan dari luar semakin terasa ketika teman teman Adèle mengetahui hubungannya. Ia harus menghadapi ejekan, penolakan, dan rasa malu yang membuatnya kembali mempertanyakan pilihannya. Emma berusaha menjadi penopang, tetapi perbedaan latar belakang dan cara pandang hidup perlahan menciptakan jarak di antara mereka.
Seiring waktu, kehidupan mereka bergerak ke arah yang berbeda. Emma semakin tenggelam dalam dunia seni dan lingkaran pertemanan yang lebih intelektual. Sementara itu, Adèle memilih jalur yang lebih sederhana sebagai guru taman kanak kanak. Perbedaan ini memengaruhi dinamika hubungan mereka. Adèle merasa tersisih dan tidak cukup baik, sedangkan Emma menginginkan pasangan yang bisa tumbuh seiring ambisinya. Ketegangan meningkat dan komunikasi menjadi semakin rapuh. Cinta yang dulu terasa hangat mulai berubah menjadi sumber luka.
Konflik mencapai puncaknya ketika kepercayaan di antara mereka runtuh. Adèle harus menghadapi kehilangan yang menyakitkan dan kenyataan bahwa cinta tidak selalu berakhir dengan kebersamaan. Dalam kesendirian, ia mencoba merangkai kembali identitasnya yang sempat hilang. Proses pendewasaan Adèle tidak ditampilkan sebagai perjalanan yang rapi, melainkan penuh kesalahan, penyesalan, dan pembelajaran. Ia tumbuh melalui cinta dan kehilangan, memahami bahwa menemukan diri sendiri sering kali berarti berani melepaskan.
Di akhir kisah, Adèle berdiri sebagai pribadi yang lebih sadar akan siapa dirinya dan apa yang ia butuhkan. Hubungannya dengan Emma menjadi bagian penting dari proses itu, meninggalkan jejak yang tidak mudah dilupakan. Film ini mengajak penonton menyelami dinamika cinta pertama, keberanian untuk jujur pada diri sendiri, dan konsekuensi dari pilihan yang diambil di usia muda. Apakah Adèle benar benar telah menemukan dirinya setelah semua yang ia lalui, atau justru masih menyisakan pertanyaan tentang cinta dan identitas yang belum terjawab?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
Uang Passolo
Modual Nekad
Dusun Mayit
The Housemaid
Moon the Panda
Patah Hati Yang Kupilih
Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants
Anaconda (2025)
Timur
Avatar: Fire and Ash
The Carpenter's Son
Alas Roban
Mengejar Restu
Project Hail Mary
20 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER LEGEND
21 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER MYTHIC
21 Januari 2026
Back to the Past
21 Januari 2026
Esok Tanpa Ibu
22 Januari 2026
Sengkolo: Petaka Satu Suro
22 Januari 2026
Papa Zola: The Movie
23 Januari 2026
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
'TANAH RUNTUH' Hadirkan Kisah Menyentuh Perjuangan 2 Anak Untuk Bertahan Hidup