Brick Mansions
Action Crime Thriller

Brick Mansions

2014 90 menit PG-13
6.2/10
Rating 5.6/10
Sutradara
Camille Delamarre
Penulis Skenario
Luc Besson Bibi Naceri Ryan Amon
Studio
Relativity Media EuropaCorp Transfilm

Brick Mansions langsung mencuri perhatian KLovers sejak pertama, apalagi film ini dibintangi oleh deretan nama populer seperti Paul Walker, David Belle, RZA, Catalina Denis, hingga Carlo Rota. Dengan nuansa aksi yang intens dan gaya visual urban yang khas, film ini jadi salah satu tontonan wajib buat KLovers yang kangen dengan aksi penuh adrenalin, sekaligus ingin melihat penampilan terakhir Paul Walker sebelum kepergiannya.

Film ini menghadirkan suasana kota Detroit pada tahun 2018 yang digambarkan sebagai wilayah distopia penuh kriminalitas. Karena tingkat kejahatannya sudah kelewat batas hingga polisi tidak bisa lagi mengendalikannya, pemerintah akhirnya membangun tembok setinggi 12 meter mengelilingi wilayah yang disebut Brick Mansions. Sekolah ditutup, rumah sakit berhenti beroperasi, dan setiap gerak penduduk diawasi oleh polisi dari luar tembok tinggi itu. Daerah ini resmi jadi “zona terlarang”, tempat hidup harus selalu waspada dan bertahan artinya harus berani.

Di tengah kekacauan tersebut, hadir sosok Lino Duppre, mantan narapidana yang dikenal lihai berkelahi dan ahli parkour. Ia jadi target utama gembong narkoba bernama Tremaine Alexander, setelah Lino mencuri sekaligus menghancurkan stok heroin miliknya. Karena frustasi tidak berhasil menangkap Lino, Tremaine malah menyandera pacarnya, Lola, sebagai umpan. Lino tak tinggal diam. Dengan aksi parkour cepat dan berani, ia berhasil menyelamatkan Lola, bahkan sempat menangkap Tremaine dan menyerahkannya ke polisi. Tapi ternyata polisi itu korup dan justru membebaskan Tremaine serta menangkap Lino. Dari sinilah konflik utama dimulai.

Saat situasi makin genting, polisi menemukan bahwa Tremaine berhasil mendapatkan misil nuklir dan mengancam akan meluncurkannya ke pusat kota Detroit bila tak diberi uang tebusan. Demi menghentikan bom tersebut, polisi rahasia bernama Damien Collier diperintahkan untuk membebaskan Lino serta bekerja sama dengannya. Mereka kabur dari mobil tahanan dan dari situ, misi berbahaya dimulai, menyelamatkan Lola, menghadapi Tremaine, serta menjinakkan bom sebelum kota hancur.

Namun KLovers, twist utamanya justru bukan di misilnya. Damien akhirnya sadar bahwa Tremaine sebenarnya tidak berencana menembakkan rudal itu sama sekali. Sebaliknya, Damien sebenarnya dikirim untuk secara tidak sadar meluncurkan rudal ke Brick Mansions agar wilayah itu hancur, sehingga tanahnya bisa dikembangkan menjadi kawasan elite oleh pemerintah dan pengusaha-pengusaha besar. Plot twist ini juga membuka fakta mengejutkan, ayah Damien yang disebut meninggal dalam tugas ternyata dikhianati oleh rekan sesama polisi dan bahkan Wali Kota Detroit sendiri.

Situasi pun berubah total. Damien yang awalnya menganggap Tremaine sebagai musuh kini justru bekerja sama dengannya dan Lino. Mereka bertiga bersatu untuk menggagalkan rencana kotor pemerintah. Hingga akhirnya, mereka mendapatkan pengakuan sang wali kota secara diam-diam sambil merekam videonya. Sang wali kota pun ditangkap, dan Brick Mansions resmi dibuka kembali sebagai bagian dari kota Detroit. Bahkan Tremaine mencalonkan diri sebagai wali kota baru dengan visi kebebasan dan kesetaraan bagi semua.

Dari sisi produksi, film Brick Mansions disutradarai oleh Camille Delamarre dan ditulis oleh Luc Besson, nama yang sudah dikenal lewat film-film aksi populer. Film ini merupakan versi remake dari film Prancis bertajuk District 13, yang juga dibintangi oleh David Belle. Film ini diproduksi oleh beberapa rumah produksi besar seperti EuropaCorp, Relativity Media, dan Canal+, serta dirilis pada 25 April 2014. Dengan durasi 91 menit, film ini terasa padat, cepat, dan penuh aksi. Bahkan, anggaran produksi film ini mencapai 28 juta dolar atau sekitar Rp 464 miliar, dan berhasil meraup pendapatan box office sekitar USD 73,4 juta atau setara Rp 1,2 triliun.

Yang membuat film ini terasa sangat emosional adalah fakta bahwa Brick Mansions menjadi film terakhir Paul Walker yang selesai sepenuhnya sebelum ia wafat. Film ini juga didedikasikan untuknya dan jadi salah satu kenangan penting bagi para penggemarnya. Penampilan Paul Walker sebagai Damien terasa karismatik, penuh semangat, dan tetap membawa energi khas ala film-film aksi yang selama ini kita kenal darinya.

Untuk KLovers yang suka film urban action dengan sentuhan parkour, film ini wajib masuk daftar tontonan. Koreografi parkour David Belle terlihat sangat natural dan jadi salah satu nilai jual utama film ini. Ditambah lagi, keseluruhan estetika visualnya menggambarkan kota yang brutal tetapi tetap punya harapan di baliknya.

Brick Mansions film aksi dan juga soal kritik sosial tentang ketimpangan, kekuasaan, dan perjuangan hidup di balik tembok yang tak terlihat. Film ini mengajak kita bertanya, siapa sebenarnya musuh yang harus dilawan? Para kriminal atau sistem yang menciptakan mereka?

Kalau KLovers rindu melihat aksi Paul Walker yang penuh kharisma, sekaligus ingin menikmati aksi parkour ala film Eropa yang dibungkus Hollywood, Brick Mansions siap jadi tontonan seru yang memuaskan dari awal sampai akhir.

Paul Walker Damien Collier
David Belle Lino
RZA Tremaine Alexander
Goûchy Boy K2
Catalina Denis Lola
Ayisha Issa Rayzah
Carlo Rota George the Greek
Andreas Apergis Berringer
Richard Zeman Major Reno
Robert Maillet Yeti