Dirty Vote
Documentary

Dirty Vote

2024 117 menit
7.8/10
Rating 7.1/10
Sutradara
Dandhy Dwi Laksono
Studio
Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Watchdoc

Dirty Vote (2024) adalah film dokumenter Indonesia yang digarap oleh sutradara Dandhy Dwi Laksono dan menampilkan sejumlah pakar hukum tata negara seperti Bivitri Susanti, Feri Amsari, dan Zainal Arifin Mochtar sebagai narasumber utama. Film ini dirilis di kanal YouTube pada masa tenang Pemilu 2024, tepatnya pada 11 Februari 2024, dan langsung jadi sorotan publik karena topik yang diangkatnya berkaitan dengan dugaan kecurangan serta penyalahgunaan kekuasaan dalam proses Pemilihan Umum di Indonesia. Film ini juga hasil kolaborasi berbagai organisasi masyarakat sipil yang ingin membuka dialog seputar kualitas demokrasi di negeri kita.

Di Dirty Vote, penonton akan dibawa melihat gambaran tentang dugaan penyimpangan dan praktik yang dinilai bisa merusak tatanan demokrasi. Ketiga ahli hukum tersebut secara bergantian membahas bagaimana instrumen kekuasaan dan hakikat penyelenggaraan pemilu bekerja, termasuk wacana penggunaan wewenang dan sumber daya negara yang bisa berimplikasi pada keadilan pemilu. Narasi yang dibangun tidak sekadar opini pribadi, tetapi berdasarkan data dan temuan riset yang diolah jadi rangkaian analisis yang mudah dipahami oleh masyarakat umum. Film ini mencoba menjelaskan alasan mengapa beberapa indikator pemilu dianggap bermasalah dan layak mendapatkan perhatian publik sebelum hari pemungutan suara tiba.

Penyajian dalam Dirty Vote bukan berupa fiksi atau dramatisasi, tetapi lebih merupakan ulasan ilmiah yang dikemas secara naratif dengan contoh konkret dari fenomena politik yang terjadi di Indonesia. Film ini juga menjadi ajang bagi pembuatnya untuk memicu diskusi publik tentang pentingnya menjaga pemilu yang jujur, adil, dan transparan. Dengan durasi hampir dua jam, penonton diajak mempertimbangkan berbagai sudut pandang dan memahami lebih jauh tentang proses demokrasi yang sedang berlangsung di Tanah Air.

Sejak dirilis, Dirty Vote memicu beragam respons dari publik, tokoh politik, pengamat, sampai lembaga pengawas pemilu sendiri. Ada yang menyambutnya sebagai kritik membangun, sementara yang lain melihatnya sebagai bagian dari dinamika politik yang tak bisa dihindari. Film ini tidak hanya jadi tontonan biasa, tetapi juga alat edukasi untuk masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya dan ingin lebih paham bagaimana proses demokrasi seharusnya berjalan.

Ringkasan:
Dirty Vote adalah film dokumenter Indonesia yang mengulas dugaan kecurangan dan penyalahgunaan kekuasaan dalam Pemilu 2024 melalui perspektif tiga pakar hukum. Lewat cara penyajian yang informatif dan berbasis data, film ini bertujuan membuka diskusi publik tentang kualitas demokrasi dan pentingnya pemilu yang bersih dan adil.

Zainal Arifin Mochtar Self
Bivitri Susanti Self
Feri Amsari Self

Jadwal Film