Lumberjack the Monster
Synopsis
Takashi Miike kembali menghadirkan film thriller gelap berjudul Lumberjack the Monster yang mengangkat kisah penuh misteri, kekerasan, dan psikologi kelam. Film ini berfokus pada Akira Ninomiya, seorang pengacara sukses yang dikenal dingin, manipulatif, dan nyaris tidak punya empati terhadap orang lain. Hidupnya berubah drastis setelah ia menjadi target pembunuh berantai bertopeng yang brutal dan hampir kehilangan nyawanya dalam sebuah serangan di parkiran.
Pembunuh misterius itu dikenal sadis karena selalu membunuh korbannya dengan cara mengerikan, yakni membelah kepala korban dan mengambil bagian otaknya. Setelah berhasil selamat, Akira tidak memilih menjadi korban yang ketakutan. Sebaliknya, ia justru memulai perburuan balas dendam demi menemukan sosok di balik topeng tersebut.
Di tengah penyelidikan polisi yang ikut memburu pelaku, Akira perlahan menunjukkan sisi gelap dirinya sendiri. Ia ternyata bukan sosok protagonis biasa. Akira memiliki kepribadian psikopat yang membuatnya mampu melakukan kekerasan tanpa rasa bersalah. Bahkan, sahabat dekatnya yang seorang dokter juga memiliki kebiasaan eksperimen mengerikan terhadap manusia.
Seiring cerita berjalan, misteri masa lalu mulai terungkap. Akira diketahui memiliki chip misterius yang ditanam di otaknya sejak kecil. Teknologi tersebut ternyata berkaitan dengan eksperimen kelam yang memengaruhi emosi dan sifat manusia. Fakta ini perlahan membuka alasan mengapa Akira dan sang pembunuh sama-sama memiliki sisi monster dalam diri mereka.
Paruh awal film tampil seperti drama investigasi kriminal dengan nuansa gelap dan penuh ketegangan. Namun memasuki pertengahan cerita, film mulai membahas tema tentang trauma, eksperimen manusia, hingga arti kemanusiaan dan emosi. Sayangnya, misteri yang awalnya terasa menarik justru berkembang menjadi konflik yang cukup rumit dengan penjelasan panjang soal masa lalu para karakter.
Meski dipenuhi adegan sadis khas film-film Takashi Miike, film ini tidak hanya mengandalkan gore semata. Lumberjack the Monster juga mencoba menyentuh kritik sosial tentang manusia berkuasa yang kehilangan empati demi ambisi dan kesuksesan. Hasilnya adalah thriller psikologis yang brutal, kelam, sekaligus penuh teka-teki dengan atmosfer yang mencekam dari awal sampai akhir.
Penulis: Della Deswita Maharani
Pemeran
Jadwal Film
Ek Din
The Bell: Panggilan Untuk Mati
Mortal Kombat II
Fuze
Tears of the Azure Sea
Ek Din
The Devil Wears Prada 2
Michael (2026)
Dilan ITB 1997
The Drama
Para Perasuk
Kupilih Jalur Langit
Ikatan Darah
Dalam Sujudku
The Magic Faraway Tree
Project Hail Mary
Tiba Tiba Setan
Warung Pocong
Ghost in the Cell
Ready or Not 2: Here I Come
Lee Cronin's The Mummy
Ayah, Ini Arahnya ke Mana, Ya?
They Will Kill You
Yohanna
Tumbal Proyek
13 Mei 2026
Semua Akan Baik-Baik Saja
13 Mei 2026
Yang Lain Boleh Hilang Asal Kau Jangan
13 Mei 2026
Top Gun : Maverick ( re-release )
13 Mei 2026
In the Grey
15 Mei 2026
Pati Patni Aur Woh Do
15 Mei 2026
Keluarga Suami Adalah Hama
21 Mei 2026
Gudang Merica
21 Mei 2026
Kamu Harus Mati
21 Mei 2026
Chand Mera Dil
22 Mei 2026
Children of Heaven (2026)
27 Mei 2026
The Furious
29 Mei 2026
Colony (2026)
03 Juni 2026
Nobody Loves Kay
04 Juni 2026
Masters of the Universe (2026)
05 Juni 2026
Air Mata Buaya
07 Juni 2026
Minions & Monsters
30 Juni 2026
402 Rumah Sakit Angker Korea
09 Juli 2026
Badut Gendong
27 Mei 2026
Passenger (2026)
27 Mei 2026Berita Lainnya
4 Film Pendek Indonesia Tembus Festival Cannes 2026, Ada Garapan Reza Rahadian