Nerve
Synopsis
Vee (Emma Roberts) adalah siswi SMA yang dikenal pendiam dan sering menempatkan dirinya di belakang orang lain. Ia memiliki bakat fotografi dan impian besar untuk keluar dari rutinitas hidupnya yang terasa sempit. Namun, rasa takut mengambil risiko dan bayang bayang kegagalan membuat Vee lebih sering mengalah, termasuk pada sahabatnya Sydney (Emily Meade) yang selalu tampil berani dan percaya diri. Tekanan itu memuncak ketika Vee merasa hidupnya hanya berjalan di tempat sementara semua orang di sekitarnya tampak melaju lebih cepat.
Di tengah kegelisahan tersebut, Vee diperkenalkan pada Nerve, sebuah permainan daring yang sedang viral. Permainan ini membagi penggunanya menjadi dua peran, watcher dan player. Watcher bertugas menonton, memberi tantangan, dan memberikan uang sebagai hadiah. Player harus menjalankan tantangan yang diberikan secara langsung dan disiarkan ke publik. Awalnya Vee hanya berniat menonton, tetapi dorongan untuk membuktikan diri membuatnya mengambil keputusan impulsif untuk menjadi player.
Tantangan pertama terasa sederhana dan menyenangkan. Vee diminta melakukan aksi ringan yang memacu adrenalin dan memberi rasa puas karena mendapat perhatian. Dari sini ia bertemu dengan Ian (Dave Franco), player lain yang sudah lebih berpengalaman dan populer. Chemistry di antara mereka tumbuh cepat, didorong oleh tantangan yang mengharuskan keduanya bekerja sama. Hubungan ini membuat Vee merasa lebih hidup dan berani dari sebelumnya.
Seiring meningkatnya popularitas, tantangan yang diterima Vee dan Ian menjadi semakin ekstrem. Setiap keberhasilan membuka jalan menuju hadiah uang yang lebih besar, tetapi juga risiko yang lebih tinggi. Para watcher yang anonim mulai menunjukkan sisi gelap mereka. Mereka tidak lagi sekadar menonton, tetapi mengendalikan arah permainan tanpa empati. Setiap keputusan Vee dipantau, dinilai, dan dipelintir untuk hiburan massa.
Vee mulai menyadari bahwa Nerve bukan sekadar permainan. Aturan tidak tertulis membuat player sulit mundur tanpa konsekuensi. Jika menolak tantangan, mereka terancam kehilangan segalanya, mulai dari uang hingga reputasi, bahkan keselamatan. Tekanan ini memicu konflik batin Vee. Ia terjebak antara keinginan untuk tetap berani dan rasa takut kehilangan kendali atas hidupnya sendiri.
Situasi semakin berbahaya ketika tantangan mulai melibatkan risiko fisik yang nyata. Vee dipaksa menghadapi ketakutan terdalamnya di depan ribuan pasang mata digital. Ian yang awalnya tampak santai mulai menunjukkan sisi rapuhnya. Terungkap bahwa ia juga terjebak dalam sistem yang sama dan sulit keluar. Hubungan mereka diuji oleh kepercayaan dan pilihan moral di tengah sorotan publik.
Di sisi lain, Sydney yang merasa tersisih memutuskan menjadi player dan mengambil jalan berbahaya. Keputusan ini memperkeruh keadaan dan menyeret Vee ke dalam konflik yang lebih besar. Permainan berubah menjadi arena manipulasi, di mana para watcher berlomba mendorong batas ekstrem demi sensasi. Identitas anonim memberi mereka kekuasaan tanpa tanggung jawab.
Vee perlahan memahami bahwa kekuatan sebenarnya justru ada pada para watcher sebagai kolektif, bukan pada individu. Dengan kecerdikan dan keberanian yang berbeda dari sebelumnya, Vee mencoba memutar balik keadaan. Ia tidak lagi ingin sekadar bertahan, tetapi berusaha menghentikan permainan yang telah melukai banyak orang. Langkah ini menuntut pengorbanan besar dan kepercayaan penuh pada orang di sekitarnya.
Ketegangan mencapai puncaknya ketika nyawa para player benar benar berada di ujung tanduk. Vee harus mengambil keputusan cepat di tengah tekanan ribuan suara yang menuntut hiburan tanpa peduli dampaknya. Pilihannya bukan hanya menentukan nasibnya sendiri, tetapi juga masa depan permainan Nerve dan semua orang yang terlibat di dalamnya. Apakah Vee mampu merebut kembali kendali hidupnya dari tangan para watcher yang tak terlihat?
Penulis Artikel: Anastashia Gabriel
Pemeran
Jadwal Film
Happy Patel: Khatarnak Jasoos
Mercy
Pororo The Movie: Sweet Castle Adventure
Like a Rolling Stone
Cells at Work!
Angry Squad: Civil Servants & Seven Swindlers
Bidadari Surga
Penerbangan Terakhir
Penunggu Rumah: Buto Ijo
28 Years Later: The Bone Temple
Unexpected Family
His & Hers
5 Centimeters per Second
The Home
Greenland: Migration
Musuh Dalam Selimut
Malam 3 Yasinan
Suka Duka Tawa
Uang Passolo
Modual Nekad
Dusun Mayit
The Housemaid
Moon the Panda
Patah Hati Yang Kupilih
Janur Ireng: Sewu Dino The Prequel
Comic 8 Revolution: Santet K4bin3t
The SpongeBob Movie: Search for SquarePants
Anaconda (2025)
Timur
Avatar: Fire and Ash
The Carpenter's Son
Alas Roban
Mengejar Restu
Project Hail Mary
20 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER LEGEND
21 Januari 2026
MLBB: M7 WATCH PARTY - TIER MYTHIC
21 Januari 2026
Back to the Past
21 Januari 2026
Esok Tanpa Ibu
22 Januari 2026
Sengkolo: Petaka Satu Suro
22 Januari 2026
Papa Zola: The Movie
23 Januari 2026
Shelter
28 Januari 2026
Sinners
28 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Kafir: Gerbang Sukma
29 Januari 2026
Kuyank
29 Januari 2026
Tolong Saya! (Dowajuseyo)
29 Januari 2026
Tuhan, Benarkah Kau Mendengarku?
29 Januari 2026
Balas Budi
05 Februari 2026
Ahlan Singapore
05 Februari 2026
Check Out Sekarang, Pay Later (Caper)
05 Februari 2026
Teman Tegar Maira
05 Februari 2026
Sadali
05 Februari 2026
Aiueo Macam Betool Aja
12 Februari 2026
Waru
12 Februari 2026
How to Make a Killing
20 Februari 2026
RAJAH
26 Februari 2026
Titip Bunda di Surga-Mu
26 Februari 2026
Scream 7
27 Februari 2026
Undercard
27 Februari 2026
Peaky Blinders: The Immortal Man
06 Maret 2026
Tunggu Aku Sukses Nanti
18 Maret 2026
Senin Harga Naik
18 Maret 2026
Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa
18 Maret 2026
Avengers: Doomsday
18 Desember 2026Berita Lainnya
'TANAH RUNTUH' Hadirkan Kisah Menyentuh Perjuangan 2 Anak Untuk Bertahan Hidup