One Hundred and One Nights
Comedy History Romance

One Hundred and One Nights

1995 104 menit
7.2/10
Rating 6.5/10
Sutradara
Agnès Varda
Penulis Skenario
Agnès Varda
Studio
Ciné-tamaris France 3 Cinéma Recorded Picture Company (RPC)

Camille Miralis, mahasiswi film yang masih idealis, nerima tawaran unik, mengunjungi Simon Cinema, pria hampir berusia 100 tahun yang hidup di chateau terpencil dekat Paris. Cinema adalah mantan aktor, produser, sekaligus sutradara legendaris, tapi ingatannya mulai kacau.

Ia menyewa Camille untuk datang setiap malam selama 101 hari demi ngobrol soal dunia film. Di sana, Cinema ditemani pelayan setianya, Firmin. Namun, Camille cepat sadar kalau kepala Cinema sudah 'full of stars', ia sering berhalusinasi dan mengira dirinya orang lain.

Di sisi lain, pacar Camille, juga bernama Camille, tapi dipanggil 'Mica' biar nggak ketuker, lagi mengejar mimpi jadi sutradara. Ia kerja di lokasi syuting sebagai asisten aktris utama Fanny Ardant.

Suatu hari, Marcello Mastroianni, teman lama Cinema dari Italia, datang berkunjung dan agak terganggu melihat delusi Cinema. Camille bilang ke Marcello kalau ia sedang menulis tesis tentang Cinema.

Sedikit demi sedikit, Camille mulai dengar soal Vincent, cicit Cinema, dari penjaga kebun chateau. Saat ditanya, Firmin mengaku belum pernah bertemu Vincent.

Situasi makin aneh ketika Firmin melarang Camille masuk kamar Cinema karena ada tamu mabuk, yang ternyata Gerard Depardieu. Camille lalu tahu fakta penting, Vincent adalah satu-satunya ahli waris kekayaan Cinema yang super besar, tapi sudah menghilang selama 10 tahun.

Di sinilah ide licik muncul. Camille dan Mica merencanakan menyewa aktor untuk berpura-pura jadi Vincent, memanfaatkan kondisi Cinema yang sudah pikun, lalu memakai warisannya untuk mendanai film pendek Mica.

Sementara itu, Marcello kembali ke chateau, dua mantan istri Cinema, Jeanne Moreau dan Hanna Schygulla, datang bersamaan dan disebut Cinema seperti Dewi Takdir. Mereka bahkan bilang, 'yang ketiga akan segera datang.'

Kekacauan makin absurd saat seorang gelandangan datang minta makan, tapi Cinema mengira dia putri lalu ksatria, belakangan terungkap itu Sandrine Bonnaire. Camille akhirnya bertemu Vincent lain, saudara teman Mica yang baru pulang dari India.

Ia pun mengajak Vincent ini untuk menyamar sebagai cicit Cinema demi mendapatkan sepertiga warisan dalam rencana mereka yang penuh intrik dan nostalgia sinema klasik.

Ringkasan Singkat
Camille, mahasiswi film, mendekati sutradara legendaris yang ingatannya memudar. Nostalgia, delusi, dan rencana licik soal warisan bikin dunia film terasa absurd sekaligus penuh pesona.

Michel Piccoli Simon Cinéma
Marcello Mastroianni L'ami italien
Henri Garcin Firmin, le majordome
Julie Gayet Camille Miralis
Mathieu Demy Camille, dit Mica
Emmanuel Salinger Vincent, revenant des Indes
Anouk Aimée Anouk, en flash-back
Fanny Ardant La star qui tourne la nuit
Jean-Paul Belmondo Professeur Bébel
Romane Bohringer La jeune fille en violet

Jadwal Film