Sijjin
Horror Thriller

Sijjin

2023 100 menit
Rating 5.4/10
Rating 5.9/10
Sutradara
Hadrah Daeng Ratu
Penulis Skenario
Lele Laila Ersan u00d6zer
Studio
Rapi Films Sky Media Legacy Pictures

Film Sijjin mengikuti kisah Irma, seorang perempuan muda yang hidupnya dipenuhi rasa iri, obsesi, dan kemarahan yang ia pendam bertahun-tahun. Irma menyimpan cinta mendalam dan jelas tidak sehat pada sepupunya sendiri, Galang, yang sudah menikah dan hidup bahagia bersama istrinya, Nisa. Cinta terlarang ini perlahan berkembang menjadi rasa iri beracun yang membuat Irma mulai kehilangan kendali atas kewarasannya.

Ketika Irma sadar bahwa Galang tidak mungkin berpaling dari Nisa, ia memilih jalur yang jauh dari kata wajar: ilmu hitam. Ia mendatangi seorang dukun yang dikenal mampu mengerjakan ritual-ritual kelam, dengan tujuan menghancurkan kehidupan Nisa. Dari sinilah semuanya mulai berantakan. Irma melakukan ritual demi ritual, setiap kali lebih ekstrem dari sebelumnya, berharap Galang akhirnya akan jatuh ke pelukannya.

Namun seperti yang bisa ditebak, main-main dengan kekuatan gelap jelas ada konsekuensinya. Bukan cuma Nisa yang mulai mengalami gangguan supranatural, tapi Irma sendiri ikut dihantui. Sosok-sosok menyeramkan tiba-tiba muncul di malam hari, mimpi buruk terus menghantui, dan rumahnya menjadi tempat yang dipenuhi energi gelap. Semakin Irma berusaha mendekatkan Galang, semakin hidupnya tenggelam dalam kengerian.

Gangguan-gangguan mistis itu makin parah. Nisa mulai jatuh sakit tanpa sebab, keluarga besar Galang jadi kacau, dan bahkan Galang sendiri mulai diteror oleh kejadian-kejadian di luar nalar. Tapi yang paling parah adalah saat ritual terakhir Irma justru membuka pintu baru bagi makhluk yang jauh lebih berbahaya untuk masuk ke dunia manusia.

Pada titik ini, Irma mulai sadar bahwa ia sudah terlalu jauh. Tapi kekuatan yang sudah ia bangkitkan jelas tidak bisa dihentikan begitu saja. Semua dosa masa lalu, kecemburuan, dan obsesi yang ia pupuk kini berubah menjadi teror yang balik menyerang dirinya. Puncaknya adalah ketika kebenaran perlahan terbongkar, dan Irma harus menghadapi konsekuensi dari tindakannya—konsekuensi yang tidak hanya melibatkan dunia manusia, tetapi juga dunia gaib.

Film ini membawa penonton ke dalam perjalanan penuh atmosfer gelap, serangan makhluk gaib yang intens, serta drama psikologis antara cinta, dendam, dan rasa bersalah. Sijjin menjadi pengingat bahwa keinginan gelap manusia, ketika dikawinkan dengan kekuatan supranatural, bisa menghasilkan bencana yang tidak bisa ditarik kembali.

Produksi Sijjin punya banyak cerita seru di balik layar. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah fakta bahwa film ini merupakan adaptasi dari waralaba horor Turki populer berjudul Siccin. Versi aslinya dikenal sebagai salah satu horor paling ekstrem dan menegangkan, jadi tidak heran kalau versi Indonesia juga mengusung aura serupa—penuh atmosfer gelap, teror visual yang intens, dan tema ilmu hitam yang kental.

Dari sisi penyutradaraan, film ini digarap oleh Hadrah Daeng Ratu, yang memang punya spesialisasi dalam genre horor. Gaya penyutradaraannya yang selalu bermain dengan suasana mencekam, visual gelap, dan psikologi karakter membuat Sijjin terasa lebih matang dan menegangkan. Hadrah juga dikenal cukup detail dalam mengarahkan adegan-adegan ritual, sehingga terlihat realistis dan menanamkan rasa takut yang berbeda.

Untuk jajaran pemain, film ini dibintangi oleh Anggika Bölsterli, yang memerankan Irma dengan sangat meyakinkan. Ia berhasil membawa karakter Irma ke tingkat yang membuat penonton merasa iba sekaligus geram. Transformasinya dari perempuan biasa menjadi seseorang yang larut dalam kegelapan adalah salah satu highlight film ini. Sementara itu, Ibrahim Risyad dan Niken Anjani tampil solid sebagai pasangan Galang dan Nisa, memberikan keseimbangan antara drama rumah tangga dan unsur supernatural dalam cerita.

Soal produksi, Sijjin menghabiskan biaya yang cukup besar untuk ukuran film horor Indonesia. Hal ini bisa terlihat dari penggunaan atmosfer visual yang kuat, efek praktikal yang rapi, serta tata artistik yang mendukung nuansa ilmu hitam dan dunia supranatural. Beberapa ritual dan properti yang digunakan di film bahkan dibuat khusus agar terasa autentik, membuatnya semakin menyeramkan.

Yang menarik, para pemain mengaku mengalami beberapa kejadian aneh selama syuting. Ada yang mendengar suara-suara aneh di lokasi, ada juga yang merasa sering diawasi oleh sesuatu yang tidak terlihat. Sutradara bahkan menyebutkan bahwa sebagian adegan dilakukan di lokasi yang sudah terkenal punya energi mistis, dan itu membuat pengalaman produksi jadi lebih intens.

Dari sisi prestasi, Sijjin mendapatkan respons positif dari penonton horor lokal. Banyak yang memuji keberaniannya mengangkat tema ilmu hitam secara lebih gelap, tanpa terlalu menahan diri. Secara visual, film ini juga dipuji karena pencahayaan, make-up efek, dan atmosfer yang benar-benar berhasil membangun rasa mencekam dari awal hingga akhir. Beberapa festival film horor internasional juga menyoroti Sijjin sebagai salah satu adaptasi horor Asia yang cukup solid.

Film ini disebut-sebut sebagai salah satu langkah maju dalam dunia horor Indonesia, terutama karena berani mengusung cerita berat dengan eksekusi yang matang. Perpaduan antara drama gelap, obsesi, dan teror gaib membuat Sijjin terasa lebih kompleks daripada horor jumpscare biasa. Banyak yang berharap film ini akan membuka jalan bagi proyek-proyek horor Indonesia berikutnya yang lebih berani dan ambisius.

Ibrahim Risyad Galang
Anggika Bolsterli Irma
Messi Gusti Sofia
Delia Husein Wulan
Niken Anjani Nisa
Dewi Pakis Bu Anah
Oce Permatasari Bu Farah
Elly D. Luthan Bu Tety
Deni Saputra Aa Syakir
Muhammad Nur Qomaruddin Ikhsan

Jadwal Film