The Courier
Drama History Mystery

The Courier

2021 112 menit PG-13
Rating 7.2/10
Rating 7.9/10
Sutradara
Dominic Cooke
Penulis Skenario
Tom O'Connor
Studio
42 FilmNation Entertainment SunnyMarch

The Courier jadi salah satu film thriller-spionase yang cukup mencuri perhatian, KLovers, apalagi karena dibintangi deretan aktor kuat seperti Benedict Cumberbatch, Merab Ninidze, Rachel Brosnahan, Jessie Buckley, hingga Željko Ivanek.

Dari menit pertama, film ini membawa kita menyelam ke era Perang Dingin yang penuh ketegangan, saat dunia berada di ambang perang nuklir antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Dengan gaya realistik dan drama yang menghantam emosi, film ini menghadirkan sisi lain dari dunia spionase lewat sosok pria biasa yang tiba-tiba harus memikul tanggung jawab sebesar menyelamatkan dunia.

Kita dibawa kembali ke tahun 1960, saat Oleg Penkovsky, seorang pejabat tinggi Soviet sekaligus perwira intelijen GRU, mulai merasa resah dengan sikap pemimpin Uni Soviet, Nikita Khrushchev. Ia menilai keputusan-keputusan Khrushchev mengarah pada eskalasi nuklir yang berbahaya. Dari keresahan itulah, Penkovsky memberanikan diri menghubungi CIA dan menawarkan informasi penting demi mencegah pecahnya perang. Namun CIA dan MI6 sadar bahwa memakai agen intelijen resmi akan terlalu mencolok. Mereka butuh seseorang yang tidak akan menimbulkan kecurigaan. Seseorang yang terlihat benar- benar “biasa”.

Di sinilah Greville Wynne masuk ke cerita. Wynne adalah seorang salesman Inggris, tanpa latar belakang militer atau intelijen. Hidupnya normal, bahkan monoton. Ketika CIA dan MI6 mendekatinya dengan misi besar menyamar sebagai pengusaha yang mencari peluang kerja sama di Moskow, Wynne jelas terkejut. Siapa pun pasti gentar diminta berperan sebagai kurir rahasia di tengah negara musuh. Awalnya ia menolak, tetapi setelah Emily Donovan dari CIA menekankan bahwa tindakannya bisa mencegah perang nuklir, serta setelah Penkovsky sendiri datang ke rumahnya dan berkata bahwa ia mempertaruhkan nyawa pada keberhasilan Wynne, akhirnya pria itu luluh.

Dari sinilah awal perjalanan gila Greville Wynne dimulai, KLovers. Dengan alasan perjalanan bisnis, ia bolak-balik London–Moskow membawa pesan-pesan rahasia dari Penkovsky, termasuk paket berisi dokumen intelijen. Di permukaan, semua tampak seperti pertemuan antar rekan bisnis. Namun setiap jabat tangan dan obrolan santai di restoran penuh risiko mematikan. Yang bikin makin menegangkan, Wynne tidak mendapat pelatihan layaknya agen. Ia cuma pria biasa yang mendadak harus hidup seperti mata-mata profesional.

Sambil terus menjalankan misinya, Wynne mulai menunjukkan perubahan besar dalam kehidupan pribadinya. Ia menjadi gelisah, mudah tersinggung, dan semakin misterius. Istrinya, Sheila, makin curiga bahwa Wynne berselingkuh. Konflik rumah tangga mereka makin dalam, meskipun kenyataannya Wynne justru mempertaruhkan nyawanya demi menjaga stabilitas dunia.

Sementara itu, Penkovsky terus mengalirkan informasi penting. Salah satu temuan terbesarnya adalah rencana Uni Soviet untuk mempersenjatai Kuba dengan rudal nuklir yang diarahkan ke Amerika Serikat. Informasi ini, bersama foto dan rencana militer yang ia berikan, menjadi kunci yang memungkinkan Amerika bertindak cepat dalam Krisis Rudal Kuba. Berkat laporan Penkovsky, Amerika memiliki keunggulan strategis krusial.

Namun tentu, di balik kecerdikan intelijen Barat, Uni Soviet tidak tinggal diam. Mereka menemukan ada kerentanan informasi dari dalam pemerintahan. Melalui jaringan mata-mata mereka, mereka menyadari bahwa ada seseorang yang diam-diam membocorkan rahasia negara. Tidak butuh waktu lama sampai kecurigaan itu mengarah ke Penkovsky.

Saat Wynne kembali ke Moskow dan mendapati bahwa kamar hotelnya telah digeledah, ia langsung merasa bahwa semuanya berada dalam bahaya. Ia berhasil kembali ke Inggris, tetapi pikirannya terus dihantui nasib Penkovsky. Meskipun sudah diperingatkan MI6 agar tidak kembali, Wynne justru mengambil langkah nekat. Ia bersedia kembali ke Moskow demi mengatur upaya pembelotan Penkovsky.

Namun takdir berkata lain. Uni Soviet ternyata sudah selangkah lebih maju. Sebelum penjemputan dilakukan, Penkovsky sempat diracun dan seluruh barang pribadinya digeledah secara ketat. Akhirnya rencana itu gagal total. Penkovsky ditangkap, dan tidak lama kemudian Wynne juga ikut diciduk.

Bagian ini, KLovers, adalah salah satu momen paling memilukan dalam film. Wynne dibawa ke penjara Soviet dan diperlakukan dengan sangat keras. Kondisinya memburuk drastis; tubuhnya kurus, wajahnya pucat, dan fisiknya melemah. Tetapi meskipun terus dipaksa untuk mengaku sebagai mata-mata Barat, Wynne bersikeras ia hanyalah rekan bisnis Penkovsky dan tidak tahu isi paket yang ia kirimkan.

Beberapa bulan kemudian, Sheila diizinkan menjenguk Wynne. Pertemuan itu menjadi momen emosional yang menyentuh. Sheila memberi tahu bahwa Uni Soviet telah menarik misilnya dari Kuba, membuat Wynne merasa bahwa semua penderitaannya memiliki arti. Tidak hanya itu, Wynne juga diberi kesempatan bertemu Penkovsky saat interogasi berlangsung. Dalam pertemuan yang singkat dan menyayat hati itu, Wynne memastikan bahwa pengorbanan Penkovsky tidak sia-sia. Dua pria yang sebelumnya asing kini terikat oleh persahabatan yang terbentuk dari risiko dan perjuangan yang sama.

Pada April 1964, akhirnya Wynne dibebaskan melalui pertukaran tahanan dengan mata-mata Soviet, Konon Molody. Ia kembali ke London dalam kondisi lemah tetapi hidup. Sedangkan Penkovsky, harus menerima akhir yang tragis. Ia diadili, dieksekusi, dan dimakamkan di tempat tak bernama. Namun keluarganya tetap diizinkan tinggal di Moskow—sebuah keputusan yang jarang terjadi pada keluarga pengkhianat.

Setelah semua tragedi ini, Amerika Serikat dan Uni Soviet akhirnya sepakat membuka hotline komunikasi langsung antara pemimpin mereka, demi mencegah bencana serupa di masa depan. Inilah warisan besar dari dua pria yang rela mempertaruhkan nyawa demi memastikan dunia tetap aman.

Benedict Cumberbatch Greville Wynne
Merab Ninidze Oleg Penkovsky
Rachel Brosnahan Emily Donovan
Vladimir Chuprikov Nikita Khrushchev
James Schofield Cox
Fred Haig Lee
Emma Penzina Nina
Mariya Mironova Vera
Anton Lesser Bertrand
Angus Wright Dickie Franks

Jadwal Film