The Kissing Booth 2
Comedy Romance

The Kissing Booth 2

2020 134 menit TV-14
Rating 5.7/10
Rating 6.3/10
Sutradara
Vince Marcello
Penulis Skenario
Vince Marcello Jay S Arnold Beth Reekles
Studio
Netflix Picture Loom Clearblack Films

Tahun terakhir Elle di SMA dimulai dengan gosip heboh dari teman-temannya yang bilang kalau ia dan Noah bakal putus. Kekhawatirannya makin menjadi karena Noah sekarang berteman dekat dengan Chloe, cewek Inggris cantik yang sering muncul di Instagram-nya.

Elle dan Lee bersiap bikin kissing booth lagi untuk Charity Fair. Lee mendorong Elle buat mengajak Marco Peña, murid baru yang dijuluki "Noah Flynn versi baru," jadi salah satu orang yang bakal dicium. Setelah Elle menang lawan Marco di game dance, ia berhasil "memaksa" Marco buat ikut berpartisipasi.

Noah menyarankan Elle daftar ke Harvard, sementara rencana seumur hidup Elle adalah masuk University of California, Berkeley bareng Lee (tempat ibu mereka dulu pertama kali bertemu). Elle pun mendaftar diam-diam. Ketika ngobrol soal biaya kuliah dengan ayahnya, Elle tahu kalau kondisi keuangan keluarganya lagi nggak ideal, dan ia memutuskan ikut kompetisi dance bareng Lee yang hadiah juaranya lumayan besar.

Elle kemudian mengunjungi Noah di Boston dan dikenalkan dengan teman-teman barunya, termasuk Chloe. Itu bikin Elle makin nggak pede. Saat menemukan anting Chloe di bawah ranjang Noah, Elle langsung pulang lebih cepat. Noah membantah ada apa-apa dengan Chloe dan minta Elle percaya, tapi Elle tetap saja ragu.

Di tengah latihan lomba, Lee pura-pura keseleo dan mengusulkan Marco jadi partner dance Elle. Meski awalnya nggak suka, Elle akhirnya setuju. Seiring waktu, keduanya semakin akrab, dan sedikit demi sedikit muncul ketertarikan di antara mereka.

Sementara itu, Lee punya masalah dengan Rachel. Elle selalu ikut ke mana-mana, bikin Lee dan Rachel nggak punya waktu berdua. Saat Elle lupa menjemput Rachel di bioskop, Rachel minta Lee bicara serius dengan Elle, tapi Lee malah menunda-nunda. Saat pesta Halloween, Lee bahkan lupa ngasih tahu Rachel bahwa kostum mereka berubah, Rachel datang sebagai marshmallow, sedangkan Lee dan Elle berpakaian seperti graham cracker untuk jadi s’mores dan Rachel makin kesal. Di pesta, Elle berdansa dengan Marco dan hampir mencium dia, tapi buru-buru mundur karena sadar geng OMG lagi mantau mereka.

Situasi makin runyam ketika Lee menemukan formulir pendaftaran Elle ke Harvard di bagasi mobilnya dan marah besar. Di lomba dance, Marco dan Elle tampil memukau, dan Elle secara impulsif mencium Marco di akhir tarian, tanpa tahu kalau Noah ada di sana dan menyaksikan semuanya.

Di makan malam Thanksgiving di rumah keluarga Flynn, Noah datang membawa Chloe, bikin Elle makin nggak nyaman. Lee mencak-mencak karena Elle nggak bilang soal Harvard, dan Rachel juga kecewa. Setelah tahu Lee nggak pernah bicara apa pun ke Elle tentang masalah mereka, Rachel memutuskan hubungan. Elle mencoba memperbaiki keadaan, tapi gagal. Ia kemudian mengembalikan anting itu ke Chloe, dan Chloe mengaku memang pernah tidur di kamar Noah waktu Noah sedang pergi dan mungkin antingnya jatuh di situ.

Saat hari karnaval tiba, Lee dan Rachel akhirnya balikan setelah "dipertemukan" secara acak di kissing booth. Elle juga dipakaikan penutup mata, dan Marco datang untuk membahas perasaan mereka. Elle mengakui kalau mereka memang punya chemistry, tapi ia tetap memilih Noah. Ia pun langsung ke bandara buat mencari Noah.

Di LAX, Chloe bilang bahwa Noah sebenarnya sedang mencari Elle. Mereka akhirnya bertemu di taman tempat mereka pertama kali berciuman. Noah curhat bahwa ia malu karena awalnya tidak terlalu sukses di Harvard, dan ia ingin hubungan dengan Chloe yang sifatnya suportif seperti hubungan Elle dan Lee. Mereka akhirnya baikan.

Beberapa bulan berlalu, Noah pulang dan Elle, Lee, serta Rachel lulus. Lee cerita bahwa ia diterima di Berkeley dan menanyakan apakah Elle sudah dapat jawaban dari universitas. Elle bilang ia masuk daftar tunggu di Berkeley dan Harvard. Namun saat ia membuka surat di kamarnya, ternyata Elle diterima di dua-duanya. Sekarang, ia harus menentukan pilihan besar: ikut Noah ke Harvard atau tetap menjalani rencana lama di Berkeley bersama Lee.

Di balik drama remaja penuh romansa ini, The Kissing Booth 2 punya beberapa fakta menarik. Film ini disutradarai oleh Vince Marcello, yang juga menangani film pertamanya, sehingga tone dan gaya ceritanya masih konsisten. Naskahnya ditulis oleh Marcello bersama Jay S Arnold dan tetap mengadaptasi novel karya Beth Reekles, penulis muda asal Wales yang karyanya viral di Wattpad sebelum jadi buku dan film.

Film ini dibintangi oleh Joey King sebagai Elle Evans, Joel Courtney sebagai Lee Flynn, Jacob Elordi sebagai Noah Flynn, serta pendatang baru Taylor Zakhar Perez sebagai Marco Peña. Kehadiran Taylor langsung bikin fans heboh, bahkan sempat memicu “team Marco vs. team Noah” di dunia maya.

Produksi film ini mengambil lokasi di Afrika Selatan meski setting ceritanya di Los Angeles. Alasannya sederhana: biaya produksi jauh lebih murah dan lokasi-lokasi di Cape Town bisa disulap jadi sekolah ala American high school. Meski Netflix nggak mengumumkan secara resmi biaya produksinya, banyak laporan industri memperkirakan budget film ini berada di kisaran $20–25 juta, pas dengan level film remaja romantis yang lebih fokus pada drama dan lokasi indoor-outdoor ringan.

Joey King Elle Evans
Joel Courtney Lee Flynn
Jacob Elordi Noah Flynn
Molly Ringwald Mrs. Flynn
Taylor Zakhar Perez Marco Valentin Peu00f1a
Maisie Richardson-Sellers Chloe Winthrop
Meganne Young Rachel
Stephen Jennings Mr. Evans
Carson White Brad Evans
Bianca Bosch Olivia