Sinopsis JUJUTSU KAISEN Episode 19, Adu Kekuatan Yuji dan Todo VS Hanami

Sinopsis JUJUTSU KAISEN Episode 19, Adu Kekuatan Yuji dan Todo VS Hanami
Ruang pembatasa menjadikan nanami unggul jan.

Kapanlagi.com - Episode 19 dari musim pertama JUJUSU Jaisan ini memang selalu berhasil bikin kita terpukau dengan pertarungan yang intens dan momen-momen tak terlupakan. Yuk, kita selami kembali keseruan episode yang satu ini, sambil sedikit mengintip apa yang akan datang di musim ketiga!

Musim ketiga anime Jujutsu Kaisen telah resmi tayang perdana pada tanggal 8 Januari 2026, dengan penayangan dua episode sekaligus. Musim ini akan mengadaptasi arc "Itadori's Extermination", "Perfect Preparation", dan "Culling Game" dari manga aslinya. Para penggemar dapat menyaksikan kelanjutan kisah ini melalui platform streaming Vidio.com.

Musim ketiga ini diperkirakan akan memiliki total 24 hingga 26 episode dan akan dibagi menjadi dua cour atau bagian. Sutradara Shota Goshozono dan penulis komposisi seri Hiroshi Seko, yang sebelumnya terlibat dalam musim kedua, kembali untuk menggarap musim ini di studio MAPPA. Tujuan utama para penyihir jujutsu di arc "Culling Game" adalah untuk membebaskan Satoru Gojo dari Prison Realm dan menghadapi Kenjaku.

1. Sinopsis Jujutsu Kaisen Season 1 Episode 19

Episode 19 Jujutsu Kaisen Season 1, yang berjudul "Black Flash", dibuka dengan adegan menegangkan di mana Megumi Fushiguro, Toge Inumaki, dan Noritoshi Kamo berusaha melarikan diri dari kutukan tingkat spesial, Hanami, di dalam area Festival Pertukaran. Toge menggunakan teknik Cursed Speech-nya untuk menghentikan Hanami, sementara Noritoshi menyerang dengan teknik Blood Manipulation: Convergence �¢ï¿½ï¿½ Piercing Blood. Meskipun berhasil melukai Hanami, kutukan tersebut dengan cepat meregenerasi dirinya, menunjukkan kekuatan yang luar biasa.

Ketiganya berjuang keras untuk menahan Hanami, dengan Toge yang mulai kelelahan dan tenggorokannya berdarah akibat penggunaan tekniknya yang intens. Megumi sempat bersiap untuk menggunakan teknik rahasianya, namun dihentikan oleh Toge yang menggunakan sisa kekuatannya untuk melontarkan Hanami ke atap. Situasi semakin genting ketika Maki Zenin tiba dan mencoba menyerang Hanami dengan katana, namun senjatanya patah. Megumi kemudian memberikan Maki alat kutukan tingkat spesial, Playful Cloud, untuk membantunya dalam pertarungan.

Meskipun Maki dan Megumi berjuang bersama, mereka tetap kewalahan menghadapi kekuatan Hanami yang terus-menerus meregenerasi diri. Tiba-tiba, Yuji Itadori dan Aoi Todo muncul, memberikan bala bantuan yang sangat dibutuhkan. Todo, yang telah menjalin "persahabatan" unik dengan Yuji, segera mengambil peran sebagai mentor dan mendorong Yuji untuk menggunakan teknik Black Flash.

Awalnya, Yuji kesulitan untuk mendaratkan Black Flash, terutama karena kemarahannya terhadap Hanami yang bekerja sama dengan Mahito. Todo kemudian menampar Yuji dan mengingatkannya untuk tidak terlalu dikuasai amarah, karena sistem kekuatan Jujutsu Kaisen didasarkan pada emosi negatif, namun terlalu banyak negativitas bisa menjadi bumerang. Setelah mendapatkan kembali fokusnya, Yuji berhasil mendaratkan pukulan Black Flash pertamanya pada Hanami.

Pukulan Black Flash Yuji berhasil memecahkan armor cabang Hanami, sebuah pencapaian yang membuat Todo bangga dan memuji pertumbuhan Yuji. Todo menjelaskan bahwa Black Flash adalah teknik yang sangat kuat, di mana energi kutukan diterapkan hampir secara instan, menyebabkan cahaya hitam yang mencolok. Hanami, yang menyadari bahwa lawan-lawannya berbeda, kemudian mengungkapkan lengan kirinya yang berbentuk bunga besar dan melepaskan akar-akar raksasa.

Pertarungan berubah menjadi adu taktik dan koordinasi antara Yuji dan Todo melawan Hanami. Mereka berdua menunjukkan kerja sama tim yang luar biasa, saling membantu menghindari serangan dan mencari celah. Hanami, yang awalnya terkejut dengan koordinasi mereka, mulai memahami apa yang dimaksud Mahito tentang menikmati pertarungan, dan untuk pertama kalinya, ia merasakan kesenangan dalam pertempuran. Episode ini berakhir dengan Todo yang memberitahu Yuji bahwa sudah waktunya bagi Yuji untuk menggunakan teknik kutukannya sendiri.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

2. Adegan yang Paling Dinantikan

Yuji Mendaratkan Black Flash Pertamanya: Momen ketika Yuji, setelah mendapatkan tamparan "persahabatan" dari Todo dan diingatkan untuk fokus, berhasil mendaratkan pukulan Black Flash pertamanya pada Hanami adalah salah satu adegan paling ikonik. Pukulan ini tidak hanya menunjukkan pertumbuhan kekuatan Yuji, tetapi juga visualisasi efek Black Flash yang sangat memukau, memecahkan armor Hanami.

"Besto Furendo" Todo dan Mentorship-nya: Interaksi antara Yuji dan Todo, terutama ketika Todo dengan santai menyebut Yuji sebagai "Besto Furendo" (sahabat terbaik) dan memberikan bimbingan yang tidak konvensional di tengah pertarungan sengit, sangat menghibur dan berkesan. Momen ini memperkuat ikatan persahabatan mereka yang unik dan menunjukkan bagaimana Todo mendorong Yuji untuk melampaui batasnya.

Koordinasi Pertarungan Yuji dan Todo: Adegan pertarungan tim antara Yuji dan Todo melawan Hanami adalah puncak aksi di episode ini. Gerakan mereka yang sinkron, saling menendang untuk menghindari serangan, dan kerja sama yang mulus menunjukkan sinergi yang luar biasa antara dua karakter yang baru saja "berteman" ini. Animasi MAPPA dalam adegan ini juga sangat dipuji karena kualitasnya yang tinggi.

(Lama tak terdengar kabarnya, komedian senior Diding Boneng dilarikan ke Rumah Sakit.)

(kpl/jpg)

Rekomendasi
Trending