HOME » KOREA
KOREA

Review 'D.P.': Misi Mengejar Tentara Kabur yang Dibintangi Jung Hae In, Penuh Cerita Menguras Emosi

Rabu, 01 September 2021 10:00 Penulis: Wuri Anggarini

Credit: Instagram/netflixkr

Kapanlagi.com - Tiap pria berwarga negara Republik Korea harus mengabdi dalam wajib militer dengan loyalitasnya sesuai dengan konstitusi dan undang-undang.

UU Wajib Militer Pasal Ketiga

Inilah pasal yang tertulis jelas dalam layar pembuka setiap episode D.P. , drakor original Netflix yang resmi tayang pada 27 Agustus 2021 lalu. Seperti ‘kata pengantar’ yang bisa kamu baca dalam pasal tersebut, drama ini memang mengangkat kehidupan para warga negara Korea yang menjalani tugas negara mulia tersebut, yaitu wajib militer.

Lebih jauh lagi, D.P. atau yang merupakan kepanjangan dari Deserter Pursuit fokus pada tugas sebuah unit khusus yang mengejar para tentara yang kabur di tengah menjalani tugas wajib militer mereka. Dari sinilah cerita dimulai.

1. Membuka Mata tentang Kehidupan Wajib Militer yang Sesungguhnya

Membuka cerita episode pertama D.P., kamu akan disuguhi oleh cerita kehidupan An Jun Ho (Jung Hae In) yang memiliki nasib kurang beruntung sejak kecil. Menghitung hari menuju wajib militer, ia digambarkan selalu sendiri. Bahkan, ia nggak mengalami perpisahan dramatis seperti yang terjadi pada peserta wamil lainnya. Kalau kamu tanya kenapa, tenang, ada kok jawabannya dalam episode-episode selanjutnya.

Kehidupan An Jun Ho di barak militer sudah pasti nggak bisa dibilang indah. Latihan fisik keras ala tentara jadi makanan sehari-hari. Tapi, bukan hanya itu saja yang bikin wamil terasa berat. Senioritas tanpa batas dari tentara lain juga menjadi highlight cerita yang nggak bisa diabaikan.

 

2. Bromance yang Bikin Susah Move On

An Jun Ho kemudian bergabung menjadi anggota D.P., unit khusus yang dikomando oleh Park Beum Gu (Kim Sung Kyun). Di sinilah ia bekerja sama dengan Kopral Han Ho Yeol (Koo Kyo Hwan) dalam mengejar tentara kabur yang masuk daftar pencarian mereka.

Pengembangan karakter pun mulai terlihat. Kopral Han yang mungkin terlihat cerewet dan terkesan sok tahu ternyata memiliki pengalaman matang dalam misi lapangan. Begitu pun An Jun Ho yang mulai menajamkan skill analisisnya saat melakukan pencarian. Punya kepribadian yang berlawanan, keduanya justru jadi partner yang kompak dan saling mengisi dalam setiap misi yang dijalankan. Nggak ketinggalan, bromance yang kuat menjadi bumbu cerita yang bakal bikin kamu susah move on setelah selesai menonton keenam episodenya sampai tamat.

 

3. Setiap Misi Mengungkap Cerita Penuh Emosi

D.P. berhasil memberikan plot cerita yang mempermainkan emosi penonton. Setelah tertawa dengan kelakuan kocak duo bromance Jun Ho dan Kopral Han, selalu ada cerita mengiris hati yang terungkap dari setiap misi yang dijalankan.

Ada alasan tersendiri mengapa para tentara itu kabur. Beberapa karena alasan personal, seperti ingin melindungi keluarga yang nggak berdaya. Tapi, highlight utama adalah tentang bullying yang seolah mengungkap sisi kelam militer Korea Selatan.

Credit: Instagram/netflixkr

D.P. menggambarkan dengan jelas bagaimana senioritas dalam militer berubah menjadi tindak kekerasan fisik, mental, hingga seksual yang menjadi ironi tersendiri. Setiap cerita berkembang dari episode ke episode lain dan merangkai sebuah klimaks yang dramatis di bagian endingnya. Dari sebuah kasus biasa tentara yang kabur hingga akhirnya melibatkan personel yang terluka selama pengejaran, upaya penculikan, hingga serbuan pasukan khusus anti teror yang dikerahkan untuk menyelesaikan sebuah kasus.

Nggak ketinggalan, penonton pun akan dibuat mempertanyakan sesuatu. Apakah aturan militer yang ketat harus dilaksanakan dengan mengabaikan sisi kemanusiaan?

Siapkan hati sebelum streaming D.P. di Netflix.

 

(kpl/wri)

Editor: Wuri Anggarini


REKOMENDASI
TRENDING