Sinopsis '100 DAYS MY PRINCE' Episode 11, Putra Mahkota Ditemukan

Kamis, 04 April 2019 12:56 Penulis: Editor KapanLagi.com
Sinopsis '100 DAYS MY PRINCE' Episode 11, Putra Mahkota Ditemukan '100 DAYS MY PRINCE' © tvN Asia

Kapanlagi.com - Tak berhasil memulihkan ingatan, Won Deuk memutuskan untuk menjalani hari-harinya sebagai Won Deuk. Ia bahkan tidak mau lagi mengembalikan ingatan karena ia tak ingin kehilangan Hong Sim. Namun Hong Sim mengatakan jika ia akan pergi bersama sang kakak, beruntung Won Deuk mendapat tawaran dari Hong Sim untuk ikut dan tetap bersama. Ayah tiri Hong Sim pun turut senang mengetahui Won Deuk bersedia menemani Hong Sim.

Ramalan Buruk

Usai memeluk sang istri, Won Deuk segera berkemas. Won Deuk berjanji akan meminta izin kakak Hong Sim untuknya menikahi Hong Sim dengan benar. Di sepanjang jalan, pasangan suami istri itu terus bergandeng tangan. Langkah mereka pun terhenti ketika Hong Sim dan Won Deuk bertemu dengan peramal yang mengatakan jika masa lalu Won Deuk membahayakan sehingga mereka harus cepat lari dan menyelamatkan diri.

Putra Mahkota Baru

Sementara itu, Kim Cha Eon mendapat penyerangan saat melakukan perjalanan menuju Desa Songjoo. Hingga Moo Yeon telah dibawa pergi, Kim Cha Eon belum juga tahu alasan mengapa ia diserang. Jung Sa Yeob pun menghadap pada raja dan memberi laporan jika Kim Cha Eon melarikan diri. Tanpa pikir panjang raja mengadakan rapat menteri dan memutuskan jika pangeran Seowoon akan diangkat sebagai putra mahkota.

Penolakan Putri Mahkota

Awalnya pangeran Seowoon menolak namun setelah raja memberi penjelasan, sang pangeran mengerti dan bersedia menjadi putra mahkota. Putri mahkota yang tak juga mengetahui keberadaan ayahnya, Kim Cha Eon. Memaksa bertemu dengan raja karena ia tidak setuju jika pangeran Seowoon menjadi putra mahkota. Menurut putri mahkota yang pantas menggantikan putra mahkota adalah anak yang dikandungnya.

Modus Ae Wol

Ketika Won Deuk dan Hong Sim memutuskan akan pergi, mereka menjual semua perabotan rumah. Namun di pasar Ae Wol menghampiri Won Deuk dan meminta bantuan untuk mencarikannya kipas. Won Deuk pun setuju karena imbalan yang diterimanya banyak tetapi Hong Sim cemburu sebab Ae Wol hanya mau bantuan Won Deuk seorang.

Ae Wol Dalam Perintah Gubernur

Hebatnya Won Deuk dapat menemukan kipas yang dimiliki Ae Wol, ia juga bisa jika kipas itu palsu. Rupanya Ae Wol sedang menjalankan perintah Jung Jae Yoon. Jung Jae Yoon meminta dirinya untuk mendekati Won Deuk dan menggambar sketsa wajah Won Deuk.

Won Deuk Mengelak

Jung Jae Yoon sendiri ternyata semakin penasaran dengan Won Deuk setelah mendengar kabar putra mahkota masih hidup. Ia mencari tahu tentang Na Won Deuk pada Park Bo Eon namun tak membuahkan hasil. Ia pun memutuskan untuk menemui Won Deuk dan meminta tanda tangan tetapi yang Won Deuk beri justru cap tangan. Sengaja Won Deuk berpura-pura seolah tidak bisa membaca dan menulis.

Hong Sim Panik, Won Deuk Ketahuan

Tak habis akal, Jung Jae Yoon ganti mengajak Hong Sim membeli buku. Benar saja penjual buku itupun menanyakan Won Deuk yang tidak pernah datang kembali. Bahkan penjual itu mengatakan jika salinan buku buatan Won Deuk cepat laris. Hong Sim panik karena Jung Jae Yoon tahu jika suaminya dapat membaca dan menulis.

Kabar Pangeran Seowoon

Secara tiba-tiba, bangsawan Park pun datang. Ia menyampaikan jika wakil perdana menteri menghilang. Ia juga menambahkan jika pangeran Seowoon akan menduduki posisi putra mahkota. Mendengar kabar tersebut, Jung Jae Yoon bergegas pergi ke Hanyang.

Terbakar Cemburu

Sedangkan Hong Sim yang masih cemburu melihat suaminya bersama Ae Wool. Meminta Won Deuk tetap diam di rumah saat ia sedang membuat makanan untuk warga desa. Won Deuk pun menuruti permintaan sang istri dan menciumnya.

Tanda Perpisahan

Hong Sim dan Won Deuk pun membagikan kue beras kukus pada warga desa. Ia juga memberi sepatu cantik untuk Kkeut Nyeo. Tak disangka, Kkeut Nyeo menyadari jika mereka akan segera pergi.

Kim Cha Eon Kembali, Moo Yeon Siuman

Tak ada angin tak ada hujan, Kim Cha Eon muncul di hadapan para menteri dan meminta mereka membantu sang raja untuk mempersiapkan upacara pelantikan putra mahkota yang baru. Moo Yeon pun telah sadar dan berada pada tempat yang aman. Ia tetap ingin membawa Hong Sim pergi meskipun Kim Cha Eon mengetahui jika dirinya berbohong tentang kematian Lee Yool. Moo Yeon lantas memberi surat perpisahan untuk putri mahkota.

Putra Mahkota Masih Hidup

Jung Jae Yeon yang kembali ke istana datang menemui Kwon Hyuk. Ia memperlihatkan sketsa wajah Won Deuk yang digambar oleh Ae Wol. Kwon Hyuk pun terkejut pasalnya sketsa tersebut adalah sketsa wajah putra mahkota. Jung Jae Yoon lantas menuju desa untuk memberi konfirmasi jika putra mahkota masih hidup. Kim Cha Eon segera menuju desa setelah mendapat kabar jika putra mahkota masih hidup dengan keadaan lupa ingatan.

Won Deuk Melamar Hong Sim

Gelisah karena kakaknya tak kunjung datang, ayah tiri Hong Sim menyarankan putri dan menantunya mengunjungi festival desa. Disana Hong Sim diberi bunga dan dilamar oleh Won Deuk, Hong Sim pun menanyakan apakah Won Deuk yakin terus hidup bersamanya. Dengan tegas Won Deuk mengatakan jika ia justru akan menyesal jika meninggalkan Hong Sim. Hong Sim lantas mencium pipi Won Deuk sebagai tanda ia menerima lamaran tersebut.

Putra Mahkota Ditemukan

Sayangnya saat Won Deuk berbalik badan, Hong Sim telah menghilang dan bunga yang ia berikan jatuh. Won Deuk dikepung oleh sekelompok orang bersenjata. Rupanya mereka adalah pengawal Kim Cha Eon, setelah memberi hormat Won Deuk pun dibawa kembali ke istana.

Penulis: Annesa K. Ramadhany

 

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING