Upaya India Buka Kembali Bioskop di Tengah Pandemi

Kamis, 22 Oktober 2020 11:58 Penulis: Editor KapanLagi.com
Upaya India Buka Kembali Bioskop di Tengah Pandemi via Imdb

Kapanlagi.com - Setelah melewati tujuh bulan yang cukup kelam, akhirnya India membuka kembali bioskop pada pekan lalu dengan menampilkan judul film lama. Hal ini merupakan upaya negara tersebut untuk mengembalikan iklim perbioskopan yang normal. Selain itu, kurva virus corona yang sudah mulai menurun meskipun masih tetap ada hambatan.

Dibukanya kembali bioskop di India karena tercatat kasus harian yang awalnya tinggi sudah mulai melambat dan di hari ke hari. Hampir 10.000 bioskop telah di tutup pada pertengahan Maret, ketika pemerintah mulai memberlakukan pembatasan besar-besaran di India. Bioskop merupakan salah satu tempat umum yang terakhir di buka kembali, gerakan ini dijadikan tanda pemulihan negara India. Karena India termasuk salah satu negara dengan produksi film yang cukup bagus.

via Imdbvia Imdb

Hampir setiap tahun, India mampu mengeluarkan Rp 29 triliun untuk memproduksi lebih dari 2.000 film dengan menyajikan nyanyian, tarian yang lengkap, dan bintang artis yang spektakuler. Keberhasilan industri film selama bertahun-tahun ini dijadikan budaya kontemporer di India dan bisa mengangkat perekonomian negara. Meskipun akhir-akhir ini mengalami kemerosotan dikarenakan pandemi.

Dibukanya kembali bioskop kini, dunia perfilman masih juga belum menemukan titik pulih. Hal tersebut dapat terlihat dari minimnya pendapatan baru box-office di tahun ini. Selain itu para pembuat film juga sudah mulai beralih ke platform streaming online seperti Netflix dan Amazon Prime. Kejadian serupa juga ditemui hampir di seluruh dunia karena pandemi yang menghancurkan industi hiburan. Bahkan awal bulan ini, bioskop di Amerika menyatakan akan menutup sementara ratusan lokasi di AS dan di Inggris. Karena akan beresiko tinggi jika menempatkan banyak orang di ruang tertutup sehingga menyebabkan virus menyebar dengan mudah.

via Imdbvia Imdb

Untuk meminimalkan bahaya tersebut, bioskop di India memisahkan kursi, mengatur jadwal pertunjukan, dan menggunakan metode pembayaran digital. Lalu penggunaan masker dan pemeriksaan suhu tubuh wajib dilakukan. ‘Kami telah menempatkan semua pada tempatnya, bahkan lebih dari yang sudah ditentukan,’ kata Gagan Kapus, kepala daerah PVR Cinemas di New Delhi.

Pihak berwenang di Mumbai, rumah Bollywood, memilih untuk menunda pembukaan kembali bioskop. Begitu pula bagian selatan Maharashtra, dimana Mumbai merupakan ibukota India yang mengalami dampak terparah. India mengalami lonjakan di bulan Juli dan bertambah lagi 2 juta di bulan Agustus lalu menjadi 3 juta di pertengahan September. Namun laju dari penyebaran virus korona menjadi lambat sejak pertengahan September, ketika infeksi harian biasanya menyentuh 97.894 menjadi 70.000 kasus di setiap harinya.

Namun beberapa ahli mengatakan perhitungan di India masih belum bisa diandalkan karena sistem pelaporan dan infrastruktur yang tidak memadai. Selain itu India juga masih bergantung pada tes antigen yang masih kurang akurat dibanding denga RT-PCR. Mentri kesehatan telah memperingatkan adanya potensi penyebaran virus selama musim festival keagamaan yang akan dimulai akhir bulan ini.

‘2,5 bulan ke depan akan menjadi sangat penting bagi kami dalam perjuangan kami melawan korona karena musim dingin dan festival,’ kata Menteri Kesehatan Harsh Vardhan, Rabu. ‘Menjadi tanggung jawab setiap warga negara untuk tidak lengah dan mengikuti protokol kesehatan yang sesuai untuk mengurangi penyebaran infeksi,’ pungkasnya. 

Informasi artikel ini dikontribusikan oleh Shonal Ganguly dari The Associated Press.

Penulis: Felecia Krismianto

 

 

 

(kpl/mag)


REKOMENDASI
TRENDING