Begini Respon Hanung Bramantyo Atas Sistem Box Office Indonesia

Kamis, 23 Maret 2017 18:35 Penulis: Agista Rully
Begini Respon Hanung Bramantyo Atas Sistem Box Office Indonesia © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Salah satu sektor riil yang mendapatkan perhatian Presiden Jokowi adalah ekonomi kreatif. Perekonomian yang berasal dari pemanfaatan kreatifitas sumber daya manusia dalam bentuk industri film, seni, dan arsitektur diharapkan oleh Presiden ketujuh tersebut sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia.

Oleh sebab itu melalui Peraturan Presiden RI Nomor 6 Tahun 2015, Presiden Joko Widodo membentuk Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) untuk bertanggung jawab terhadap industri kreatif di Indonesia. Salah satu sistem Bekraf yang cukup membantu mengawasi industri film Indonesia adalah integrated box office system (IBOS).

"IBOS itu penting buat produser dan orang-orang seperti saya karena saya tahu jumlah penonton film dari IBOS, misal avengers dapat 3,9 juta penonton atau AADC dapat 3,6 juta penonton." ujar Hanung Bramantyo saat ditemui di acara media gathering peluncuran trailer dan soundtrack Kartini, Djakarta Theatre XXI, Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (21/03).

Hanung Bramantyo menanggapi positif sistem box office terintegrasi yang dikembangkan oleh Bekraf © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoHanung Bramantyo menanggapi positif sistem box office terintegrasi yang dikembangkan oleh Bekraf © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

"Jadi kalau saya bisa dapat data (jumlah penonton) maka saya jadi tahu harus membuat film seperti apa. IBOS itu penting untuk dijadikan parameter. Jadi, parameternya engga sama film Indonesia melulu." lanjut sutradara yang telah mengarahkan 30-an judul film ini.

Perbandingan jumlah penonton film luar negeri dengan film buatan sineas lokal memang dibutuhkan untuk mengetahui selera pasar penonton Indonesia. Dengan demikian sutradara dan produser dapat menghasilkan karya yang akan disukai oleh masyarakat Indonesia.

Hanung merasa bahwa keberadaan IBOS tidak akan berpengaruh negatif pada kondisi industri film nasional. "Saya merasa tidak pernah ditelanjangi IBOS. Saya merasa penting untuk mendapatkan jumlah penonton di semua jenis film karena telah terpantau dengan valid." tutup suami Zaskia Adya Mecca tersebut.

(kpl/far/agt)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi


REKOMENDASI
TRENDING