Horor! Setelah 13 Tahun, 'TUSUK JELANGKUNG' Ada Sekuelnya

Rabu, 05 Oktober 2016 00:45 Penulis: Natanael Sepaya
Horor! Setelah 13 Tahun, 'TUSUK JELANGKUNG' Ada Sekuelnya Billy Christian © KapanLagi.com

Kapanlagi.com - JELANGKUNG yang mengumpulkan 1,3 juta penonton selama peredarannya pada tahun 2001 silam berhasil menjadi sebuah fenomena. Formulanya kemudian didaur ulang oleh puluhan judul film horor Tanah Air sampai saat ini.

Dari film arahan Rizal Mantovani dan Jose Poernomo tersebut, lahirlah dua judul tambahan hingga membentuk sebuah trilogi. Sekuel pertama bertajuk TUSUK JELANGKUNG yang ceritanya berkaitan erat dengan film pertama. Lalu ada JELANGKUNG 3 yang menyorot legenda seram saat predesornya meledak di pasaran.

Billy Christian Sutradara JELANGKUNG: 13 TAHUN KEMUDIAN © KapanLagi.comBilly Christian Sutradara JELANGKUNG: 13 TAHUN KEMUDIAN © KapanLagi.com

Kini rumah produksi baru, Tyroma Films, sedang mengembangkan waralaba ini. Mereka membuat sekuel TUSUK JELANGKUNG yang menyorot 13 tahun setelah kejadian menyeramkan di Angker Batu.

"Kami ingin memulai pembuatan film dengan judul sementara JELANGKUNG: 13 TAHUN KEMUDIAN. Mengambil cerita apa yang terjadi beberapa tahun kemudian pada karakter-karakter di film JELANGKUNG dan TUSUK JELANGKUNG. Ada sesuatu yang membuat mereka berkumpul," bocor Billy Christian selaku sutradara dalam jumpa pers di kawasan Gambir, Jakarta pusat, Selasa (4/10).

Mengingat dirinya adalah fans trilogi horor produksi Rexinema tersebut, Billy pun merancang sekuelnya sebagai sarana nostalgia. Sekaligus jembatan jawaban akan pertanyaan bagaimana nasib tujuh karakter yang ada di masa sekarang.

"Saya ingin membawa penonton untuk nostalgia kepada tujuh karakter ini. Saya sebagai fans juga penasaran bagaimana mereka setelah bertahun-tahun kemudian. Saya juga akan mempertahankan unsur adventure karena itu yang jadi formula film ini," tambah Billy.

JELANGKUNG: 13 TAHUN KEMUDIAN belum memiliki tanggal rilis namun akan memulai syuting Januari 2017. Selain Samuel Rizal, belum ada pemain yang bisa dipastikan terlibat.

(kpl/abs/ntn)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING