'INTERCHANGE' Bikin Nicholas Saputra Menjelma Jadi Makhluk Ini

Jum'at, 24 Februari 2017 14:52 Penulis: Fitrah Ardiyanti
'INTERCHANGE' Bikin Nicholas Saputra Menjelma Jadi Makhluk Ini Nicholas Saputra/©KapanLagi.com®/M. Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - INTERCHANGE adalah salah satu film terbaru Nicholas Saputra yang juga dibintangi oleh Prisia Nasution dan aktor Malaysia, Iedil Putra. Film yang sudah diputar lebih dulu Locarno Film Festival dan TIFF (Toronto International Film Festival) berkisah tentang sebuah legenda kuno masyarakat pedalaman Kalimantan. 

"Kalau saya traveling ke daerah perbatasan saya banyak dapat cerita-cerita tentang kepercayaan leluhur yang belum pernah saya denger," tutur Nico saat ditemui di press screening dan konferensi pers film INTERCHANGE, di CGV Blitz Grand Indonesia, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (23/2).

Nicholas Saputra bermain di INTERCHANGE/©KapanLagi.com®/M. Akrom SukaryaNicholas Saputra bermain di INTERCHANGE/©KapanLagi.com®/M. Akrom Sukarya

Film thriller supernatural ini berkisah tentang seorang detektif (Shaheizy Sam) dan fotografer forensik, Adam (Iedil Putra), yang menyelesaikan kasus pembunuhan aneh. Sambil mengumpulkan bukti, Adam banyak memotret tetangganya, seorang perempuan Kalimantan bernama Iva (Prisia Nasution).

Beberapa kejadian di film ini terinspirasi dari pengalaman sutradara/©impawardsBeberapa kejadian di film ini terinspirasi dari pengalaman sutradara/©impawards

Ternyata kejadian memotret ini jadi salah satu hal tabu bagi masyarakat pedalaman dan jadi inspirasi sang sutradara, Dain Iskandar Said. "Ide dasarnya itu Dain melihat foto perempuan Dayak buang sial di sungai karena abis difoto. Kampungnya betul-betul di Kalimantan dan Serawak. Dari situ Dain terinspirasi," jelas produser Fauzan Zidni. 

Ada alasan mengapa masyarakat pedalaman tak mau difoto/©impawardsAda alasan mengapa masyarakat pedalaman tak mau difoto/©impawards

Adam mulai menyukai Iva tetapi kedekatannya itu makin membawanya lebih dalam kasus tersebut. Hingga akhirnya mereka menemukan cenayang dan makhluk supranatural (Nicholas Saputra) yang muncul dari takhayul kuno.

Makhluk supranatural itu ternyata berupa burung Enggan atau Rangkong Gading yang super langka. Dunia mengenalnya sebagai jenis burung Horn Bill. "Burung itu hampir punah sekarang. Di film pakai CGI, karena kita tidak mudah lagi ketemu burung itu sekarang," jelas Nico.

INTERCHANGE sudah diputar di 2 festival film internasional sebelum diputar akhir tahun lalu di Malaysia/©KapanLagi.com®/M. Akrom SukaryaINTERCHANGE sudah diputar di 2 festival film internasional sebelum diputar akhir tahun lalu di Malaysia/©KapanLagi.com®/M. Akrom Sukarya

Rupanya, hal inilah yang mendasari Nico menerima tawaran sang sutradara Dain Iskandar Said. "Pertama kali Dain ketemu saya di Jakarta, dia cerita soal filmnya dan peran yang mau ditawarkan ke saya. Menjadi cepat saya connect, karena karakter burung Rangkong ini. Saya pernah ke perbatasan di Kalimantan, saya lihat burung itu. Pernah di Aceh saya lihat burung ini terbang, suara kepak sayapnya kayak helikopter. Saya sering lihat burung ini dan suka," ungkapnya.

Karena Rangkong, Nico pun mau terima pinangan Dain/©KapanLagi.com®/M. Akrom SukaryaKarena Rangkong, Nico pun mau terima pinangan Dain/©KapanLagi.com®/M. Akrom Sukarya

Nico juga harus menjalani proses pendalaman karakter yang cukup panjang dan rumit. Ia juga harus belajar bahasa Kenyah, lho. "Riset, untuk bahasanya itu bahasa Kenyah, ada coach. Untuk movement ada koreografer yang membantu saya memberi ide-ide bagaimana saya bergerak. Lumayan panjang waktu make-up dan kostum. Sehari bisa 4 - 5 jam," tandasnya.

(kpl/aal/tch)


REKOMENDASI
TRENDING