Setting Rumah Ini Sungguh Keren Tapi Sering Diacuhkan

Selasa, 19 Agustus 2014 11:51 Penulis: Mahardi Eka
Setting Rumah Ini Sungguh Keren Tapi Sering Diacuhkan Rumah dalam film SUPERNOVA. dok. Soraya Intercine
Kapanlagi.com - Setting rumahnya begitu minimalis dan di saat yang sama juga mewah. Itulah yang terbesit di benak saat pertama kali melihat teaser SUPERNOVA yang dirilis Soraya Intercine Film lewat akun Twitter resminya tempo hari. Belum jelas apakah itu rumah dari tokoh bernama Ferre (Herjunot Ali) atau Diva (Paula Verhoeven) yang memang bertetangga dalam kisahnya. Yang pasti rumah tersebut pas menggambarkan kehidupan pengusaha muda kaya atau seorang supermodel yang sedang berjaya.

Bukan perkara mudah bagi tim produksi dalam memilih bangunan/rumah yang pantas untuk dijadikan setting dalam cerita. Mereka harus memperhitungkan konteks cerita secara mendalam dalam menentukan rumah mana yang akan dipakai. Hal semacam ini agaknya tak terlalu diperhatikan oleh para penonton. Padahal kalau diamati lebih lagi, tiap rumah yang dipilih dalam sebuah film punya ciri khas masing-masing. Dan itu erat kaitannya dengan jalan ceritanya.

Memang tak semua film dengan cermat memperhatikan pemilihan rumah ini. Hanya ada beberapa film yang dalam pengamatan KapanLagi.com® secara pas menyandingkan setting rumahnya dengan cerita yang diusung filmnya. Mau tahu film apa saja yang seperti itu? Kita daftar satu per satu.

Remake BADAI PASTI BERLALU (2007) berada di puncak daftar karena kepiawaian Teddy Soeriaatmadja dalam memilih setting rumahnya. Terlepas dari filmnya yang dinilai tidak sedramatis film aslinya, film ini menohok di bagian awal lewat setting rumahnya. Yup, kalau kamu pernah menonton filmnya, pasti masih terngiang betapa indahnya cottage yang terletak di tebing yang berbatasan langsung dengan pantai di Bali tersebut. Birunya langit, putihnya pasir, dan juga desain minimalis cottagenya berpadu pas menjadikan cottage ini jadi cottage idaman.

Pantas bila tokoh Siska (Raihaanun) betah tinggal di sana untuk menyepi setelah diputus tunangannya. Bukan keindahannya saja yang kami sorot, tapi pemilihan lokasi cottagenya yang begitu 'terpencil' lah yang menarik perhatian. Ini begitu pas menggambarkan kondisi batin sang tokoh yang memang sedang tak ingin berhubungan dengan para pria. Bahkan dalam beberapa adegan, Siska memang tak ingin berinteraksi dengan siapa pun. Ia memilih untuk menghabiskan waktu sendirian membaca novel dalam cottagenya yang indah tersebut.

BADAI PASTI BERLALU bisa saja memilih setting rumah yang lain di pinggir pantai tapi cottage yang menyendiri ini lah yang pas menggambarkan suasana hati sang tokoh utama. Apalagi di pantainya ada ayunan yang tepat didirikan menghadap pantai. Cocok buat melamun bila suasana hati sedang galau. 

Siapa yang tak mau punya cottage di pantai Bali?Siapa yang tak mau punya cottage di pantai Bali?

Melangkah ke setting rumah berikutnya ada TEST PACK: YOU'RE MY BABY, film besutan Monty Tiwa yang dibintangi oleh Reza Rahadian dan juga Acha Septriasa. Keduanya berperan sebagai pasangan suami istri dengan kondisi finansial menengah ke atas. Oleh karenanya rumah mereka dalam film dirancang mewah dengan desainnya yang minimalis. Yang unik dari rumah tersebut adalah desainnya yang penuh dengan kaca serta sedikit tembok yang digunakan sebagai pembatas ruangan. Dengan begitu rumah yang bercat putih ini akan terlihat terang saat tertimpa cahaya matahari.

Desain yang demikian tanpa disadari ternyata berkaitan erat dengan penokohan kedua tokohnya, yakni Akang (Reza) dan Neng (Acha) yang saling terbuka satu sama lain. Mereka digambarkan saling terbuka dan mencurhatkan segala persoalan batin mereka tanpa ragu. Dengan kondisi keduanya sedang menanti momongan, keterbukaan dan dukungan satu dengan yang lain terasa dari hubungan keduanya. Saat Neng melamun, Akang langsung bisa melihatnya dari jauh, begitu pula sebaliknya. Itulah fungsinya rumah dengan sedikit tembok dan juga banyak jendela kaca ini.

Rumah penuh kaca ini sangat pas menggambarkan hubungan kedua tokoh di dalamnya.Rumah penuh kaca ini sangat pas menggambarkan hubungan kedua tokoh di dalamnya.

Rumah penuh kaca ini sangat pas menggambarkan hubungan kedua tokoh di dalamnya.

Setelah melihat dua setting rumah yang mewah di dua film tersebut. Saatnya blusukan ke kampung-kampung di sudut Jakarta. Film BERBAGI SUAMI lah yang memberikan kesempatan itu kepada penonton. Lewat salah satu segmennya yang bertokohkan Siti (Shanty), BERBAGI SUAMI memperlihatkan seperti apa rasanya berada di satu rumah kecil dengan satu suami, empat istri, dan tujuh anak kecil di dalamnya. 

Bukan semata memilih rumah di kampung saja, namun Nia Dinata mengambil rumah yang benar-benar terikat dengan penokohannya. Di dalam rumah tersebut ada kamar tidur besar untuk kepala keluarga, yang memang sukanya meniduri istrinya. Pas bukan? Lalu ada kamar mandi terbuka yang digunakan para istri dan anak-anak untuk mencuci baju dan mandi. Di situ terlihat bahwa para istri saling terbuka satu sama lain dan saling menolong. Oleh karenanya ruang untuk melakukan kegiatan sehari-hari pun terbuka, alih-alih tertutup.

Setting rumah dalam BERBAGI SUAMI, sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.Setting rumah dalam BERBAGI SUAMI, sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Lantas bagaimana nanti film SUPERNOVA akan menata interior rumahnya? Apakah hanya mengandalkan kemewahan saja, atau bersinergi dengan penokohan Ferre/Diva dalam filmnya? Semua itu akan terjawab saat melihat filmnya Desember nanti.

(kpl/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING