Superhero Pun Wajib Hukumnya Sadar Fesyen

Senin, 04 Agustus 2014 17:51 Penulis: Mahardi Eka
Superhero Pun Wajib Hukumnya Sadar Fesyen dok. Istimewa
Kapanlagi.com - Bicara tentang film Hollywood beberapa tahun terakhir tak lengkap rasanya jika tak membicarakan tentang film superhero. Genre satu ini sedang jadi favorit baik itu para penonton yang menikmati atau para produser yang meraup uang darinya. Dan ketika bicara tentang superhero, kita tak bisa lepas pula dari persaingan antara Marvel dan DC.

Dua produsen komik superhero itu sudah sejak lama melebarkan sayap mereka di dunia perfilman. Masing-masing punya jajaran superhero mereka sendiri untuk dibanggakan. Bagi yang belum tahu para superhero dari masing-masing kubu nih sedikit bocorannya.

Di kubu Marvel, ada Spider-Man, Iron Man, Captain America, Thor, Hulk, Black Widow serta yang terbaru Guardians of the Galaxy. Sedangkan di kubu DC Comics ada Batman, Superman, Wonder Woman, Green Lantern, dan Watchmen. Ada banyak lagi nama-nama superhero yang telah diterbitkan komiknya, tapi yang disebut di atas adalah mereka yang telah disertakan dalam film-film blockbuster.

Persaingan kedua kubu terus memanas hingga tahun 2014 ini. Marvel sudah siap dengan THE AVENGERS: AGE OF ULTRON di tahun 2015, lalu DC membalasnya dengan merilis BATMAN V SUPERMAN pada tahun 2016. Sayangnya jika diperhatikan dengan seksama, kubu DC harus mengakui bahwa Marvel lah yang lebih unggul.

Ditinjau dari angka perolehannya dalam peredaran, Marvel jauh lebih unggul. Dari sepuluh besar film terlaris di dunia, DC hanya menyumbangkan THE DARK KNIGHT RISES, sementara Marvel berjaya dengan dua filmnya yakni IRON MAN 3 dan THE AVENGERS. Apa penyebab DC bisa kalah?

The Avengers dengan kostum penuh warnanya.The Avengers dengan kostum penuh warnanya.

Superhero Harus Perhatikan Fesyen 
Yup ternyata DC kalah saing dengan Marvel jika menyoal kostum. Dari kacamata penonton bisa disimpulkan langsung bahwa Marvel lebih berani dalam bermain desain dan warna. Perhatikan saja THE AVENGERS, mereka punya kostum Iron Man dengan warna emas merah, Hulk dengan warna hijau, dan Thor dengan perak, merah, dan hitamnya. 

Lantas bagaimana dengan kubu DC? Yang paling berwarna hanyalah Green Lantern, sedang tiga jagoan utamanya, Superman, Batman, dan Wonder Woman tampil sangat kelam dan warna gelap. Yup, dari ketiga gambar yang dilansir oleh Warner Bros, ketiga superhero tersebut hadir dalam busana yang minimalis seakan tak mau main warna. 

Tiga superhero DC hadir dengan dandanan kurang berwarna.Tiga superhero DC hadir dengan dandanan kurang berwarna.

Pemilihan fesyen superhero DC yang lebih kelam tak lain akibat dari paham realisme yang diusung oleh dua sutradara kondangnya, Christopher Nolan dan Zack Snyder. Jangan harapkan kostum warna-warni atau warna cerah bakal dipakai Wonder Woman, Batman, atau Superman (kecuali dalam film era 70-80an mereka). Kedua sutradara yang disebut sebagai "penyelamat DC" itu bakal mendandani superhero yang mereka garap dengan dandanan super realistis.

Kekalahan DC bukan berarti kostum mereka buruk. Hanya, kostum yang demikian kurang bisa mewadahi selera penonton kebanyakan. Penonton ingin yang heboh dan meriah, seperti saat mereka membaca komik superhero. Marvel lebih jeli mengenai hal tersebut. Mereka tetap setia dengan fesyen meriah ala komik dalam film-film mereka. Terbukti hingga kini film Marvel yang lebih berjaya.

Kamu membela kubu yang mana? Berikan komentarmu terkait dengan kostum-kostum yang mereka pakai.

(kpl/dka)

Editor:

Mahardi Eka


REKOMENDASI
TRENDING