Rekhachithram
Drama Mystery Thriller

Rekhachithram

2025 147 menit
Rating 7.9/10
Rating 8.7/10
Sutradara
Jofin T. Chacko
Penulis Skenario
Jofin T. Chacko John Manthrickal Ramu Sunil
Studio
Ann Mega Media Release Kavya Film Company

Film ini dibuka di masa lalu, di sebuah malam gelap yang atmosfernya creepy banget. Empat pria terlihat ngangkut satu mayat keluar dari sebuah rumah, sementara dua anak laki-laki ngintip dari kejauhan, penasaran tapi juga takut. Besoknya, salah satu anak itu bilang ke temannya kalau dia ngelihat ayahnya “main film” tadi malam—nggak sadar kalau yang dia lihat sebenarnya bukan adegan film beneran.

Cerita lalu lompat ke masa kini dan berjalan lewat dua alur: satu mengikuti Rajendran, pengusaha tua yang kaya raya, dan satu lagi mengikuti CI Vivek Gopinath, seorang polisi. Rajendran terlihat pergi dari rumah bareng sopirnya. Dia lagi tenggelam dalam kesedihan, minum nggak karuan, dan akhirnya nyetir sendiri ke hutan terpencil dekat Malakkappara. Di sana, dia nyalain live Facebook dan ngaku kalau dulu dia miskin, dan di tahun 1985 dia, Vakkachan, dan Francis ngubur mayat seseorang tepat di tempat dia duduk sekarang. Live-nya ditutup dengan cara tragis: dia menembak dirinya sendiri. Di sisi lain, Vivek lagi diskors gara-gara ketahuan main judi online pas dinas. Skandalnya viral, pacarnya yang wartawan— Sereena—cuma bisa lihat gimana media ngeroyok dia. Vivek akhirnya dipindahkan ke kantor polisi Malakkappara, dan di hari pertama, dia langsung ditugaskan nyelidiki kasus bunuh diri Rajendran.

Saat tim mulai menggali lokasi Rajendran bunuh diri, mereka nemuin kerangka perempuan dan sebuah gelang kaki. Sayangnya, nggak ada petunjuk jelas tentang siapa korban itu. Sementara itu, Vakkachan—yang sekarang dikenal sebagai Vincent, pengusaha tajir—muncul sebagai sosok yang kelihatannya adem-adem aja. Dia ngurus istrinya yang sakit dan tetap tenang meski tahu ada penyelidikan baru dibuka. Waktu dipanggil polisi, dia jawab pertanyaan dengan santai, sampai nggak ada yang curiga sedikit pun.

Vivek nggak tinggal diam. Dia bongkar arsip kasus orang hilang tahun 1985, bahkan datangi satu per satu keluarga korban. Ada seorang kakek yang sempat ngenalin gelang, tapi ternyata salah. Dari situ, Vivek pindah fokus ke kasus penipuan dan ketemu laporan orang hilang bernama Rekha, seorang figuran film Kathodu Kathoram. Chandrappan, mantan production controller, cerita kalau Rekha tiba-tiba hilang saat syuting. Dia nunjukin foto lama dan bantu bikin sketsa wajah Rekha. Ketika Vincent dengar kabar kalau sketsa Rekha sudah ditemukan polisi, dia langsung panik. Untuk nutup semua jejak, dia bahkan nge- eksekusi Chandrappan lewat orang-orangnya. Dia juga pakai koneksi politik buat nurunin Vivek dari kasus dan ngasihnya tugas jaga lalu lintas, sementara Crime Branch masuk dan “beres-beres” bukti.

Tapi Vivek bukannya nyerah. Dia nyari Pallassery, mantan jurnalis gosip yang sekarang jadi vlogger. Dari tumpukan foto lama, Vivek nemu petunjuk tentang seorang biarawati bernama Stephy. Stephy cerita kalau dia sebenarnya akrab sama Rekha saat syuting berlangsung. Rekha bahkan sempat nginep di biara. Namun keesokan harinya, Rekha hilang bareng uang tunai dari brankas biara. Para biarawati memutuskan nutup rapat kejadian itu demi nama baik, jadi kasusnya tenggelam tanpa laporan.

Penyelidikan terus berlanjut sampai Vivek ketemu Binu dan Sajeevan, dua orang terakhir yang kontak Rajendran sebelum bunuh diri. Binu ngaku kalau dia adalah anak yang dulu melihat ayahnya ngangkut mayat, tapi waktu kecil dia dikibulin bilang itu cuma adegan film. Setelah dewasa, dia sadar kalau itu pembunuhan beneran dan mulai memeras Rajendran. Mereka bersedia jadi saksi, tapi keburu dibunuh suruhan Vincent. Meski makin berat, Vivek tetap maju.

Dari foto-foto lama film, dia akhirnya menemukan Francis Thadathil, yang bisa dikenali dari mata kirinya yang hilang. Francis membuka semuanya: Vincent dulu adalah asisten Uskup yang suka nyolong barang kecil bareng seorang petugas kebersihan bernama Pushpam. Suatu malam, Pushpam ngajak Vincent merampok uang biara. Rekha yang sedang ada di lokasi dijadikan kambing hitam—Pushpam membunuhnya dan meminta bantuan Francis serta Rajendran untuk mengubur mayatnya sebagai imbalan uang curian. Rahasia itu baru pecah ketika Rajendran mengaku lewat live.

Vivek lalu menghadapi Vincent di rumah sakit tempat istrinya dirawat. Dia mengirim bunga dengan kartu bertuliskan: “Lekas sembuh, Pushpam.” Ternyata istri Vincent—Alice—adalah Pushpam dengan identitas baru. Vincent gemetar, sadar semua sudah terbuka. Vivek kemudian mengungkap masa lalu Vincent pada anaknya sendiri, yang langsung menuntut kebenaran. Terpojok dan hancur, Vincent membunuh Pushpam demi “melindunginya” dari hukuman.

Titik terang muncul ketika aktor Jagadish menghubungi Vivek. Dia bilang Rekha dulu sering kirim surat padanya. Dari petunjuk itu, Vivek menemukan keluarga Rekha di Kanyakumari. Kakaknya, Asha, langsung mengenali gelang kaki itu. Dia cerita tentang mimpi Rekha jadi aktris dan cintanya pada Mammootty. Dengan Vincent akhirnya ditangkap, jenazah Rekha dimakamkan dengan layak oleh Vivek, Stephy, dan Asha. Dalam momen yang menyentuh, Jagadish menyerahkan amplop berisi foto bertanda tangan Mammootty—hadiah yang dulu ditujukan untuk Rekha. Vivek menyerahkannya kepada Asha, seakan memenuhi mimpi yang tertunda puluhan tahun.

Di post-credit, kita melihat Rekha muda di Kanyakumari, ceria dan penuh harapan, melihat pengumuman casting untuk film baru Mammootty. Mimpinya yang tak pernah sempat tercapai, diabadikan dalam satu adegan yang menggantung dan menyayat hati.

Asif Ali Inspector Vivek Gopinath
Zarin Shihab [Young] Pushpam
Indrans Chandrappan
Jagadish
Saikumar Francis Thadathil
Manoj K. Jayan Vincent aka Vakkachan
Anaswara Rajan Rekha Pathrose
Megha Thomas Sister Stephy
Bhama Arun
Siddique Rajendran
Sreejith Ravi
Nandhu
Harisree Ashokan Gopinath
Sudhi Koppa
Unni Lalu [Young] Vakkachan
Nishanth Sagar DYSP Mohandas
Jagadish Self

Jadwal Film