Ulasan THE OLD GUARD: Charlize Theron Perankan Sebuah Aksi Epik Superhero Wanita

Jum'at, 10 Juli 2020 19:40 Penulis: Editor KapanLagi.com
Ulasan THE OLD GUARD: Charlize Theron Perankan Sebuah Aksi Epik Superhero Wanita Foto The Old Guard. © 2020 Netflix, Inc. via IMDB

Kapanlagi.com - Bintang Charlize Theron yang terkenal dengan rambut pirangnya mulai memerankan Andromache the Scythian (sebut saja Andy), seorang pejuang tua yang mulai lelah bertempur dalam suatu pertarungan yang berakhir dengan kekerasan.

Sesuai dengan novel grafis karya Greg Rucka, Andy yang diperankan oleh Charlize Theron mulai memimpin sekelompok tentara bayaran abadi yang berdedikasi, diantaranya Booker (Matthias Schoenaerts) yang merupakan anggota tentara sejak 1817, dan Joe (Marwan Kenzari) dan Nicky (Luca Marinelli), pasangan gay yang telah lama saling jatuh cinta sejak Perang Salib.

Sementara itu, Marinir Nil Freeman AS (Kiki Layne) yang mati dalam suatu pertempuran namun segera bangkit untuk membunuh pria yang baru saja memotong tenggorokannya. Nile, tidak tahu apa penyebab dia masih hidup. Ulasan menarik ini dijelaskan oleh Peter Travers dalam media  RollingStone.

Film yang berjudul THE OLD GUARD ini merupakan sebuah film aksi yang mengangkat tema keabadian, dimana para tentara bayaran rahasia yang memiliki kelebihan untuk hidup abadi. Belum ada yang tau apakah film ini akan memiliki sekuel atau tidak namun untuk saat ini menonton film ini menjadi kegiatan yang cocok untuk mengisi waktu di tengah pandemi corona virus. Film ini sudah tayang di Netflix pada tanggal 10 Juli.

Salah satu aset utama dari film ini adalah sutradara Gina Prince-Bythewood, yang terkenal karena Love and Basketball, film yang hits pada tahun 2000 dan merupakan salah satu film paling sukses yang pernah disutradarai oleh seorang wanita berkulit hitam. Dia juga menunjukkan keahliannya pada drama The Secret Life of Bees and Beyond the Lights, yang dibintangi oleh Gugu Mbatha-Raw sebagai penyanyi yang memerangi seksualitas yang hadir dalam tampilan bintang pop. Namun, dalam film-film tersebut tidak ada yang mengira bahwa penonton akan ditunjukkan pada keganasan yang ia bawa dalam film THE OLD GUARD. Gina, dalam film ini mengangkat peran wanita yakni Charlize Theron sebagai sosok pemain utama superhero. Charlize Theron telah menunjukkan bakatnya untuk membawa dimensi yang lebih dalam ketika bertindak sebagai Furiosa di MAD MAX: FURY ROAD.

Dalam film ini, sang aktor mengungkapkan bahwa Copley (Chiwetel Ejiofor) yang mengambil Andy agar mengambil cuti selama setahun untuk menyembuhkan luka emosional yang pernah ada sebelum kembali berperang lagi. Copley adalah mantan agen CIA yang memberi informasi kepada Andy tentang 17 anak yang telah diculik di daerah Sudan Selatan. Bahkan ketika adegan perkelahian yang terjadi berulang kali, dimana penonton dapat melihat sendiri bagaimana Andy bisa tumbuh dengan kekuatan-kekuatan tersebut.

Penonton juga dapat merasakan bagaimana penderitaan Nile karena ia harus meninggalkan keluarganya. Hal ini merupakan bentuk kesedihan yang dia bagikan dengan Booker, seorang pencilan yang kompleks yang dimainkan oleh Schoenaerts yang luar biasa dengan kebencian terhadap seseorang karena ia terbiasa menyaksikan orang-orang yang dicintainya menjadi tua dan mati.

Film THE OLD GUARD tidak hanya berfokus pada kumpulan aksi yang menegangkan saja namun juga menjelaskan apa itu arti sebuah keabadian, kesepian dan kesedihan yang juga timbul dari karakter sebuah keluarga. Para kelompok ini menganggap bahwa keabadian yang ada pada diri mereka adalah sebuah kutukan karena mereka harus melihat orang-orang terdekat mereka meninggalkan dunia. Para penonton akam disuguhkan dengan beberapa scene yang dapat menyentuh hati para penonton ketika melihat film ini.

Mungkin saja para penggemar film aksi yang ber-adrenalin, akan dikagetkan dengan cara Prince-Bythewood membuat filmnya melankolis, yang tercermin dalam sinematografi Tami Reiker dan Barry Ackroyd, dan referensi musik yang bergerak dari ketegangan menuju keindahan introspektif dari “Godspeed” karya Frank Ocean. Catatan hebat pada film itu menghilang dalam klimaks dimana pada saat itu lebih banyak membahas tentang pembangunan sekuel daripada konstruksi karakter. Tetapi sampai saat itu, THE OLD GUARD menemukan kekuatan yang tak terduga dalam keheningan yang terdapat di dalamnya.

Penulis: Sahilatus Sa'diyah

(kpl/sdy)


REKOMENDASI
TRENDING