SELEBRITI

Atalarik Syach Lega Gugatan Harta Gono Tsania Marwa Ditolak Pengadilan

Senin, 05 April 2021 23:15 Penulis: Wulan Noviarina Anggraini

Atalarik Syach © KapanLagi.com/Nuzulur Rakhmah

Kapanlagi.com - Setelah satu tahun bergulir, sidang perkara harta gono gini antara Atalarik Syach dan Tsania Marwa akhirnya selesai. Pengadilan Agama Cibinong pun telah memutuskan yang hasilnya dimenangkan oleh Atalarik Syach.

"Kurang lebih 12 bulan perkara gono gini antara Atalarik dengan Tsania telah selesai," ujar Raff Sanja Halatta selaku kuasa hukum Atalarik Syach di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Senin (5/4).

"Di mana putusan itu telah dikeluarkan oleh Majelis Hakim Pengadilan Agama Cibinong pada hari Rabu 31 Maret 2021, secara e-litigasi atau ecourt. Alhamdulillah proses persidangan yang panjang dan melelahkan ini dimenangkan oleh Atalarik Syach," lanjutnya.



1. Ini Harta yang Dibagi Dua

Dalam putusan pengadilan, hakim hanya mengabulkan harta bersama berupa mobil Mercedes Benz dan satu perlengkapan meja makan. Sementara gugatan Tsania Marwa yang terdiri dari rumah, ruko dan mobil senilai Rp5 Miliar ditolak.

"Di mana dalam putusan hakim itu, hanya menetapkan harta bersama antara Atalarik Syach dan Tsania Marwa hanya satu buah mobil Mercedes Benz dan juga satu set meja perlengkapan hanya itu saja," jelas Raff Sanja Halatta.

"Terkait dengan tuntutan Tsania mengenai rumah kemudian ruko itu tidak terbukti. Mobil Mercy dan satu set meja makan nanti akan dibagi dua dari hasil penjualan ini," lanjutnya.



2. Atalarik Syach Lega

Sementara itu Atalarik Syach mengaku lega dengan hasil keputusan ini. Ia pun berharap Tsania Marwa bisa menerima kekalahan ini.

"Jadi saya cukup lega dari awal saya bilang saya hanya ingin mempertahankan yang menjadi hak saya yang sudah saya punya dari jauh sebelum menikah yaitu rumah dan ruko," kata Atalarik Syach.

"Mudah-mudahan dia (Tsania) bisa terima ini, dia juga tahu itu, selebihnya saya ikhlaskan apa yang dia rasakan, dia bawa. Saya mohon pada penggugat juga bisa mengikhlaskan apa yang terjadi dan yang sudah diputuskan oleh pengadilan," pungkasnya.

(kpl/rhm/phi)

Reporter: Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING