Badai Kerispatih, Perfilman Indonesia Butuh 'Vitamin'

Badai Kerispatih, Perfilman Indonesia Butuh 'Vitamin' Badai Kerispatih

Kapanlagi.com - Kedatangan Julia Roberts ke Bali dalam rangka menuntaskan proses syuting film EAT, PRAY, LOVE bisa jadi adalah pertanda bagus untuk perkembangan film dan promosi wisata tanah air. Setidaknya demikianlah harapan yang diutarakan oleh motor sekaligus gitaris Kerispatih, Badai."Ini adalah inovasi baru dengan kedatangan Julia Roberts. Tapi tergantung orang Bali di sana yang menyikapinya. Ini kesempatan untuk studi banding dengan artis-artis luar," ujarnya."Insan film Indonesia harus menerima vitamin-vitamin baru dong buat film nasional," tambah songwriter sekaligus arranger muda itu.Ditemui KapanLagi.com di Studio Penta, Jakarta Barat, Jumat (16/10) sore, Badai lantas turut menyoroti keuntungan sektor wisata yang jadi ikut kembali terangkat ke dunia internasional."Kedatangan Julia Roberts berdampak positif. Ada dua hal yang bagus di sini dengan datangnya Julia Roberts, pariwisata Indonesia jadi bagus bagi artis-artis luar, dan orang luar lebih menghargai Indonesia sebagai tempat syuting yang sangat bagus,"Meski demikian, namun Badai juga berharap jika bukan hanya Bali saja yang dapat kesempatan untuk digunakan sebagai tempat syuting film-film berskala nasional. "Kenapa hanya Bali saja yang dijadikan tempat syuting. Banyak banget kan tempat syuting di Indonesia yang masih bagus. Mudah-mudahan artis-artis luar (negeri) banyak yang syuting di sini," tandasnya setengah berharap.   

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/ant/bar)

Rekomendasi
Trending