SELEBRITI

Berbagi Makanan Sahur, Nikita Mirzani Nangis Lihat Satu Keluarga Tidur di Pinggir Jalan

Selasa, 12 Mei 2020 20:50

Nikita Mirzani © KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Bulan suci Ramadan merupakan bulan penuh berkah, di mana perbuatan baik akan dilipatgandakan pahalanya. Kesempatan ini merupakan momen yang tepat untuk menyisihkan sebagian rezeki dan membagikannya kepada mereka yang membutuhkan, tak terkecuali Nikita Mirzani.

Dilansir dari channel YouTube Crazy Nikmir REAL, Nikita Mirzani beserta tim menyusuri pinggiran toko dan membagikan makanan untuk sahur bagi mereka yang tidak memiliki tempat tinggal. Di antara banyaknya penerima bantuan, ada satu keluarga yang membuat Nikita Mirzani menangis terharu mendengar kisah pilu kehidupan mereka.

1. Merantau ke Ibu Kota

Nikita Mirzani mampir untuk mengobrol dengan seorang ibu yang ternyata merupakan pendatang dari Cirebon. Ibu tersebut datang bersama suami dan kedua anaknya yang masih berusia 8 dan 6 tahun untuk merantau ke ibu kota demi mencari penghidupan yang lebih baik.

Sudah 4 tahun lamanya mereka tidur di pinggir jalan hanya beralaskan kardus. Meski sudah lama, keluarga tersebut belum pernah satu kali pun kena razia karena selalu datang saat kondisi pertokoan sudah tutup semua.

2. Kehidupan Sehari-Hari

Ibu dan keluarganya hidup seadanya di tengah kerasnya kehidupan ibu kota. Di siang hari saat pertokoan buka, mereka mengungsi ke pinggir rel jika tidak mengumpulkan rongsokan. Saat tak memiliki uang lebih, mereka terpaksa harus mandi di sungai.

Tak banyak barang yang mereka miliki di perantauan ini, apalagi setelah Jakarta dilanda banjir beberapa saat yang lalu. Ibu tersebut mengaku bahwa baju yang mereka kenakan pun merupakan pemberian dari orang. Jika harus memasak, ibu akan membuat tungku dari kayu bakar.

3. Keluarga di Kampung

Dari pekerjaan mereka mencari rongsokan, ibu mengaku bisa mendapat penghasilan antara 15 hingga 50 ribu rupiah per hari. Dari penghasilan tersebut, disisihkan sekitar 300 ribu per bulan untuk dikirim ke kampung halaman di mana dua orang anaknya yang lain berada.

Kondisi keluarga ini makin terhimpit selama pandemi virus corona, di mana tidak ada yang membeli rongsokan yang mereka peroleh. Meski demikian, ibu dan keluarga memilih untuk tetap di rantau dan tidak pulang karena alasan ekonomi.

4. Pelajaran untuk Niki

Kisah ibu dan keluarganya yang tinggal di pinggir jalan memberikan pelajaran tersendiri untuk Nikita Mirzani. Mengaca dari si ibu yang selalu optimis, menjalani hidup dengan apa adanya, tidak meminta-minta, dan senantiasa bersabar, menjadi pengingat untuk Niki agar tidak mengeluh.

Niki yang awalnya berencana untuk membagikan sembako kepada ibu tersebut lantas memberikan bantuan berupa sejumlah uang yang bisa digunakan untuk membeli kebutuhan hidup sehari-hari. Niki berharap keluarga tersebut bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik di kemudian hari.


REKOMENDASI
TRENDING