CLOSE

Cak Lontong Kenang Sosok Temon, Selalu Bercanda dan Tak Pernah Mengeluh

Cak Lontong Kenang Sosok Temon, Selalu Bercanda dan Tak Pernah Mengeluh
Cak Lontong di rumah duka Temon - © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Kapanlagi.com - Kepergian komedian Temon meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan sesama pelawak. Salah satu yang hadir melayat ke rumah duka di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7), adalah Cak Lontong yang mengaku terkejut karena kabar meninggalnya datang begitu mendadak.

Menurut Cak Lontong, ia baru menerima kabar duka pada Minggu pagi. Komedian bernama asli Lies Hartono itu mengatakan, hingga pertemuan terakhirnya dengan Temon, sahabatnya tersebut masih tampak sehat, semangat, dan tetap menghibur orang-orang di sekitarnya.

"Ya saya turut berduka cita dan mengucapkan belasungkawa buat teman kami, Temon, yang sering kita kenal dengan Bang Temon. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Memang kepergiannya mendadak karena baru tadi pagi kita dapat kabar. Kita mohon doanya dari teman-teman buat Bang Temon," ujar Cak Lontong.

Cak Lontong mengaku tidak mengetahui bahwa Temon memiliki riwayat penyakit tertentu. Ia baru mengetahui dari cerita sang istri bahwa sebelum mengembuskan napas terakhir, Temon sempat mengeluhkan nyeri di bagian dada sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit.

"Saya sendiri sebenarnya malah nggak tahu beliau sakit apa. Cuma tadi cerita dari istrinya kan tadi pagi ada gejala yang mengarah ke serangan jantung kayaknya ya. Karena sempat megang dada... megang dada kirinya, terus kemudian dibawa ke rumah sakit tapi mungkin Tuhan berkehendak lain jadi tidak bisa diselamatkan. Tapi saya sendiri sebenarnya malah nggak denger dia sakit sebelumnya. Terakhir ketemu akhir bulan Juni kemarin pas di Jakarta kan pengisi acara di Ancol, di Pasar Seni Jakculture. Kebetulan Bang Temon juga ikut mengisi, jadi itu pertemuan saya langsung terakhir dengan Bang Temon," katanya.

1. Besahabat Sejak Lama

Persahabatan Cak Lontong dan Temon sendiri telah terjalin sejak 2004. Saat itu, Cak Lontong masih tinggal di Surabaya dan belum memutuskan hijrah ke Jakarta. Pertemuan di sebuah program televisi menjadi awal keduanya saling mengenal hingga akhirnya sering berkumpul bersama Abdel Achrian.

Ia mengenang rumah Temon sebagai salah satu tempat favorit untuk berdiskusi sekaligus bertukar ide. Selain kerap nongkrong bersama, mereka juga sering menjalani berbagai pertunjukan off-air di sejumlah daerah.

"Saya berteman dengan Bang Temon itu ketemu dan kenal itu tahun 2004. Itu saya malah belum hijrah ke Jakarta, saya masih di Surabaya tapi kebetulan diundang di salah satu TV terus kita ketemu di sana, kita kenal. Dan sejak itu kita berteman karena dia juga sahabatnya Abdel kan. Jadi kita sering ketemu. Dulu saya, Abdel, Temon sering kumpul di rumahnya ini. Tahun 2004, 2005 itu sering ngobrol di sini kalau kita bikin ide-ide, mau bikin program-program itu kumpulnya di tempat Temon ini," tuturnya.

(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)

2. Suka Bercanda

Cak Lontong di rumah duka Temon - © KapanLagi.com/Mathias Purwanto

Di mata Cak Lontong, Temon bukan hanya sosok yang lucu saat berada di atas panggung. Dalam kehidupan sehari-hari, almarhum juga dikenal sebagai pribadi yang selalu membawa suasana menjadi cair dengan candaan-candaan khasnya.

"Uniknya Bang Temon itu orangnya unik gitu ya, maksudnya dia tuh lucu bukan hanya ketika di panggung tapi memang kesehariannya, kehidupannya pun lucu. Banyak kisah-kisah yang menurut kita itu lucu aja Temon itu. Jadi kita kalau kumpul sama dia itu nggak berasa karena kadang bercanda terus sama Temon, Abdel. Tapi memang akhir-akhir ini kita jarang sekali ketemu kan. Tapi ketemu terakhir pas di Pasar Seni Ancol Jakculture itu kita lihat dia masih perform di panggung, masih kelihatan sehat, masih semangat, masih lucu kayak biasanya jadi nggak nyangka aja kalau hari ini beliau meninggal," ungkapnya.

Meski belakangan jarang bertemu secara langsung, komunikasi di antara mereka tetap terjalin melalui grup WhatsApp komunitas pelawak. Karena itu, kabar kepergian Temon terasa begitu mengejutkan bagi Cak Lontong.

3. Tak Pernah Cerita Soal Penyakit

Ia juga menegaskan bahwa selama mengenal Temon, almarhum tidak pernah mengeluhkan kondisi kesehatannya. Bahkan setiap kali bertemu, Temon selalu memilih bercanda daripada membicarakan persoalan pribadi.

"Oh nggak, nggak. Enggak, dia bukan orang yang suka bercerita apalagi tentang penyakitnya. Dia nggak, kalau ketemu itu udah bercanda aja bawaannya. Jadi kayaknya dia orang yang nggak pengen terlihat sakit, nggak pengen terlihat begini di depan temannya kali ya jadi kita nggak ngerti. Saya, ya bukan kita, mungkin saya yang nggak tahu kalau Bang Temon ada masalah dengan jantungnya," jelas Cak Lontong.

Di akhir pernyataannya, Cak Lontong menyampaikan doa dan harapan untuk keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap istri dan anak-anak Temon diberi kekuatan menjalani hari-hari setelah kepergian sang komedian, sekaligus mengenang almarhum sebagai sosok yang selalu membawa tawa bagi orang-orang di sekitarnya.

(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)

(kpl/pur/ums)

Rekomendasi

Trending