Deddy Mizwar Anggap Fenomena Film Indonesia 'Kebablasan'

Kapanlagi.com - Fenomena sensor dalam dunia perfilman yang makin marak ditanggapi beberapa pihak dengan berbagai kepentingan, membuat artis senior, Deddy Mizwar, yang juga ketua BP2N angkat bicara. Menurut Deddy segala peraturan ketat ini sudah kebablasan. Tentang fenomena di dunia perfilman yang makin ketat ini, Deddy berpendapat ada pihak-pihak yang berhak menilai. "Pernah ada film yang lagi beredar digugat masyarakat tentang sensor, terus ada film yang belum beredar dan belum disensor ditekan masyarakat. Dan ada juga film yang baru syuting sudah didemo. Fenomena ini sepertinya semakin kebablasan karena sebenarnya ada pihak yang berhak menilai dan masyarakat memberikan laporan," ungkap Deddy Mizwar ditemui di sela-sela seminar film dan sensor di Hotel Sahid Jaya - Jakarta, Rabu ( 03/12).Deddy juga mengharapkan adanya pembahasan soal UU baru yang lebih baik demi membangun kepercayaan di masyarakat. "UU No.8 tahun 1992 itu sudah ketinggalan zaman. Untuk itu perlu dibikin undang-undang yang kekinian. Karena bisa menimbulkan efek ketidakpercayaan masyarakat terhadap pihak LS ( Lembaga Sensor) ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam sensor film. Apakah memang dari pihak Lembaga Sensor yang tidak bisa bekerja, atau undang-undangnya yang belum jelas atau sutradara yang membikin film kebablasan, untuk itu kita perlu membahas bersama bukan untuk melindungi sepihak," tambah Deddy.Saat ini beberapa pihak sedang berupaya menyusun UU baru yang lebih baik. "Yang terpenting apabila sudah diputuskan bersama semua pihak harus menerima dan sebagus apapun undang-undang dibuat yang penting pelaksanaannya apabila ada yang melanggar harus ditindak secara hukum. Nah sekarang lagi kita upayakan, memang ini akan banyak makan waktu karena kita harus berbicara dengan berbagai pihak, kemungkinan tahun depan," ungkap bintang NAGA BONAR ADA 2 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/wwn/erl)

Rekomendasi
Trending