Deddy Mizwar: Eksistensi Film Bermutu Tergantung Masyarakat

Deddy Mizwar: Eksistensi Film Bermutu Tergantung Masyarakat Deddy Mizwar

Kapanlagi.com - Aktor senior dan sutradara kawakan Deddy Mizwar menilai kehadiran film-film yang bermutu dalam dunia perfilman Indonesia tergantung dari masyarakat sebagai pihak yang menonton. Kalau masyarakat tak mau menonton film-film tak bermutu, dengan sendirinya akan muncul film-film bermutu.

Saat ditemui usai seminar bertema 'Alangkah Lucunya Negeri Ini' di Semarang, beberapa waktu lalu, mengatakan film-film Indonesia saat ini kebanyakan tidak memiliki konten yang jelas, termasuk apa pesan yang ingin disampaikan.

Saya optimistis jika kesadaran dari masyarakat terhadap film-film bagus muncul, maka kondisi perfilman Indonesia pelan-pelan akan berubah lebih baik, setidaknya dalam kurun 10 - 20 tahun mendatang.
Deddy Mizwar

Deddy yang juga sutradara film bertema serupa, yakni ALANGKAH LUCUNYA (NEGERI INI), melanjutkan, film nasional kalau secara teknis sebenarnya sudah lebih bagus dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun masih kurang dalam kaitan konten (isi) dan hal itu menyebabkan perfilman Indonesia seperti jalan di tempat.

Untuk merangsang kemunculan film-film bermutu, kata Deddy, mulai dari sekarang masyarakat harus aktif, misalnya membentuk komunitas di kalangan mahasiswa, dan mereka hanya menonton film-film yang bagus, untuk selanjutnya didiskusikan.

"Saya optimistis jika kesadaran dari masyarakat terhadap film-film bagus muncul, maka kondisi perfilman Indonesia pelan-pelan akan berubah lebih baik, setidaknya dalam kurun 10 - 20 tahun mendatang," katanya.

Ia mencontohkan terkait tayangan televisi, berkorelasi dengan itu angka kemiskinan di Indonesia saat ini masih cukup tinggi dan mereka mencari sarana hiburan dengan menonton tayangan di televisi.

Mereka yang tidak punya televisi, kata dia, bisa saja menumpang menonton di rumah tetangganya, atau menonton tayangan televisi di kantor kelurahan.

"Sayangnya, tidak semua tayangan di televisi bagus, namun masyarakat tidak punya pilihan. Akhirnya, ada acara yang kontennya tak terlalu bagus tetapi memiliki rating tinggi. Itu yang digunakan dijadikan acuan," katanya.

Karena itu, Deddy mengharapkan masyarakat menumbuhkan kesadaran hanya menonton film-film yang bagus, salah satunya bisa dilakukan dengan aktif berdiskusi, atau dengan membuat film pendek untuk bereksperimen. 

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(antara/bun)

Rekomendasi
Trending