Dewi Lestari: 'Inteligensi Embun Pagi' Akhir Dari Supernova

Rabu, 02 Maret 2016 08:15 Penulis: Arai Amelya
Dewi Lestari: 'Inteligensi Embun Pagi' Akhir Dari Supernova Dewi Lestari © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto
Kapanlagi.com - Jika kamu merupakan penggemar setia seri novel Supernova karya Dewi Lestari, tentu kini sudah tenggelam membaca Inteligensi Embun Pagi (IEP). Yap, mantan istri penyanyi Marcell Siahaan ini baru saja merilis novel pamungkas seri Supernova itu pada 26 Februari 2016 lalu. Apakah setelah IEP rilis, Dee sebagaimana Dewi disapa, akan jadi buku terakhirnya?

"Buku ini (IEP) adalah akhir dari serial Supernova. Kalau cerita ini karakternya dikembangkan, masih ada ke arah sana. Tapi judul serial ini akan diakhiri sampai di sini. Karena memang cerita yang mengandung unsur Supernova akan berhenti di sini," jelas Dewi.

Dijumpai di kawasan Melawai, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, Dee pun sempat digoda untuk memberikan bocoran cerita IEP. Namun rupanya ibu dari Keenan Avalokita Kirana ini cuma bisa tertawa. Hanya saja Dee menjelaskan jika di IEP akan ada semua tokoh penting yang berkumpul mulai dari Ksatria, Puteri dan Bintang Jatuh (2001), Akar (2002), Petir (2004), Partikel (2012) dan Gelombang (2014).

Usai Supernova berakhir, apa yang akan dilakukan Dee? © Agus ApriyantoUsai Supernova berakhir, apa yang akan dilakukan Dee? © Agus Apriyanto

"Ini adalah pertemuan besar mereka yang uniknya, di sini, mereka tidak tahu apa-apa. Jadi pengetahuan itulah yang akan terungkap secara perlahan-lahan selama proses pertemuan. Dan ada tokoh-tokoh yang di buku sebelumnya seperti numpang lewat, di buku keenam, surprisingly akan jadi tokoh utama. IEP menjawab semua yang terjadi dari buku satu sampai kelima makanya tebel banget," lanjut Dewi.

Dalam proses penulisan IEP, rupanya perempuan yang kini menjadi istri pakar holistik bernama Reza Gunawan ini memasukkan semua unsur yang dia sukai. Dee mengaku ada unsur petualangan, thriller, humor, persahabatan hingga kisah cinta yang dia benamkan dalam buku terakhir seri Supernova yang sudah berjalan selama 15 tahun itu.

"Saya sadar betapa banyak pertanyaan yang saya gantung dari buku satu sampai lima. Kalau memang ternyata belum terjawab, itu suatu unsur ketidaksengajaan, hahahaha. Ini semua bumbu-bumbu yang sudah pasti saya ramu. Udah deh, kebanyakan bocoran nanti, hahaha," tutup Dewi sambil tertawa renyah.

(kpl/abs/aia)

Reporter:

Adi Abbas Nugroho


REKOMENDASI
TRENDING