Hanung Bramantyo Nyatakan Kasus Anaknya Selesai Usai Mediasi

Hanung Bramantyo © KapanLagi.com/Mathias Purwanto
Kapanlagi.com - Hanung Bramantyo mengonfirmasi perkembangan terbaru kasus yang sempat menimpa putranya, Kala Madali. Ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (22/8/2026), sutradara tersebut menyebut proses hukum telah melalui mediasi di pengadilan militer dan kini dinyatakan selesai.
Ia menjelaskan mediasi berlangsung resmi, dengan kehadiran hakim militer dan menghasilkan penyelesaian yang dapat diterima semua pihak.
"Iya, sebenarnya Alhamdulillah kita semuanya sudah dimediasi oleh pengadilan. Jadi ini yang saya harapkan. Mediasi itu dilakukan secara apa ya, secara official ya, itu memang di pengadilan militer dan disaksikan oleh hakim, dimediasi langsung oleh hakim militer sehingga apa yang sudah kita lakukan, kejadian yang sudah terjadi kepada kita itu, itu sebetulnya tidak merugikan satu sama lain sekarang. Tetapi menjadi semacam ukhuwah yang baiklah," ujar Hanung Bramantyo.
Advertisement
1. Proses Mediasi di Pengadilan Militer
Menurut Hanung Bramantyo, mediasi yang digelar di pengadilan militer menjadi langkah kunci dalam penyelesaian perkara. Ia menilai format resmi dengan pengawasan hakim memastikan semua pihak didengar dan kesepakatan tercatat sesuai prosedur.
Hanung menyebut hasil pertemuan membawa dampak positif karena tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Ia mengapresiasi proses yang berjalan tertib serta keputusan yang mengikat secara hukum.
Dari mediasi tersebut, para pihak sepakat berdamai melalui mekanisme yang berlaku di pengadilan. Hanung menekankan penghargaan atas proses yang telah difasilitasi aparat peradilan militer.
(Menyusuri jejak Indonesiadi Balik Produksi Drama Korea.)
2. Dampak ke Kala dan Jalur Pemaafan
Di sisi lain, Hanung tidak menutup mata bahwa peristiwa tersebut berimbas pada kondisi psikologis Kala Madali. Ia mengakui ada beban yang dirasakan sang anak selama proses berjalan.
"Saya paham betul bahwa ini memang secara psikologis merugikan anak saya, tapi anak saya juga harus belajar, kita juga harus belajar bagaimana memaafkan. Tetapi proses pemaafan itu harus dilakukan dengan cara yang legal gitu kan, dengan cara yang berprosedur," tuturnya.
Hanung menegaskan pilihan memaafkan tetap ditempuh melalui jalur hukum. Dengan begitu, keputusan yang diambil terdokumentasi, memiliki kekuatan, dan memberikan kepastian bagi semua pihak yang terlibat.
3. Sikap Kooperatif, Peran Zaskia, dan Akhir Kasus
Selama proses hukum, Hanung menyebut pihaknya bersikap kooperatif. Ia membuka ruang untuk penyelesaian, termasuk kesediaan memaafkan sesuai putusan yang berjalan di pengadilan.
"Kami terbuka. Jadi pada saat hakim melaksanakannya, apakah Mas Hanung atau orang tua Kala itu memaafkan pelaku atau terdakwa? Kami akan bilang kami akan memaafkan," ungkapnya.
Hanung juga menceritakan pengaturan waktu kerja ketika proses masih berlangsung. Ia mengatakan, saat mediasi dilaksanakan, ia tengah berada di lokasi syuting sehingga meminta sang istri, Zaskia Adya Mecca, untuk mendampingi di pengadilan.
"Nah, pada saat proses mediasi, Alhamdulillah Zaskia dia yang mendampingi karena saya waktu itu sedang ada di syuting, sedang ada syuting film besar saya produksinya juga dengan produser dari Korea, jadi saya tidak bisa, saya tidak bisa lepas di situ jadi saya minta Zaskia untuk melakukan mediasi," katanya.
Menutup keterangannya, Hanung menyampaikan bahwa seluruh proses sudah tuntas dan keputusan damai telah dijalankan melalui mekanisme resmi.
"Sudah clear, berlanjut itu maksudnya di pengadilan sudah, kemudian dimediasi oleh pengadilan luar biasa dan saya hargai itu. Tapi keputusan untuk berdamai apa segala macam itu sudah dilakukan. Sudah selesai," pungkas Hanung Bramantyo.
(BCL Bantah Isu Hamil, minta netizen stop berasumsi.)
(kpl/pur/ums)
Advertisement
D Academy 8
- Fashion SelebritiPotret Seru Soimah di Dangdut Academy 8, Selfie Hingga Joget Bareng












































