Imam S Arifin Ditangkap di Apartemen Saat Pakai Sabu-Sabu

Minggu, 28 Agustus 2016 16:00 Penulis: Fitrah Ardiyanti
Imam S Arifin Ditangkap di Apartemen Saat Pakai Sabu-Sabu Imam S Arifin/Ā©KapanLagi.comĀ®

Kapanlagi.com - Pihak Polres Jakarta Barat menggelar konferensi pers soal berita tertangkapnya pedangdut senior berinisial ISA yang diduga kuat adalah Imam S Arifin. Lelaki 56 tahun itu tahun itu tertangkap membawa sabu-sabu seberat 0,36 gram di sebuah apartemen sewaan.

"Kasus ini berawal dari informasi satuan kami Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat bahwa ada peristiwa akan terjadinya menerima dan menggunakan narkotika," tutur Kapolres Jakarta Barat, Roycke Langie di Polres Jakarta Barat, Minggu (28/8).

Imam ditangkap pada Sabtu (27/8) pada pukul 15.00 oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat di daerah Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Setelah dilakukan penggeledahan, ditemukan beberapa barang bukti yang menguatkan bahwa Imam kembali terjerat sabu-sabu.

"Dari hasil penangkapan tersebut tim kami berhasil menyita yang ada padanya. Barang atau jenis narkotika sabu. Bruto 0.36 gram. Satu alat hisap dan cangklong dan satu timbangan elektronik," jelas Roycke.

Imam bakal kembali duduk di kursi pesakitan/©KapanLagi.com®Imam bakal kembali duduk di kursi pesakitan/©KapanLagi.com®

"Yang menarik karena ISA merupakan pencipta lagu dan penyanyi dangdut dan kasusnya sudah berulang. Kasus pertama menurut data kriminal yang kami dapat, pertama kali (tertangkap) di wilayah Medan tahun 2008. Kemudian kedua, di wilayah Jakarta Pusat juga tahun 2010, dan kemarin. Total sudah tiga kali. Tetap kami proses, karena ada hal yang perlu kita kembangkan secara teknis, belum bisa disampaikan," ungkapnya.

Kapolres Jakarta Barat menyatakan jika saat ditangkap Imam kedapatan sedang menggunakan sabu miliknya. "Lagi makai. Karena kami melakukan tes urin, positif. Sehingga dapat disimpulkan yang bersangkutan sedang makai dan ada padanya barang yang diduga adalah jenis narkotika sabu," bebernya.

Imam ditangkap sendiri di apartemennya meski polisi masih terus mengusut kasusnya. "Nah, ini lagi pengembangan. Pas menangkap yang bersangkutan saja," tandasnya.

(kpl/far/tch)

Reporter:

Fikri Alfi Rosyadi

REKOMENDASI
TRENDING