SELEBRITI

Imbas Sengketa Merk Dagang, Kuasa Hukum Sebut Ruben Onsu Stress Dihujat Netizen di Medsos

Jum'at, 19 Juni 2020 17:20

Ruben Onsu stress dihujat netizen © KapanLagi.com/Adrian Utama Putra

Kapanlagi.com - Usaha ayam geprek milik Ruben Onsu kini masih jadi jadi perbincangan publik. Suami Sarwendah itu bahkan sampai mendapatkan cacian dari warganet perihal merek usaha Bensu yang dituding diambil secara sepihak setelah putusan Mahkamah Agung yang mengabulkan rekonvensi pihak I Am Geprek Bensu milik Benny Sujono.

Di tengah polemik tersebut suami Sarwendah itu seolah 'menghilang' dan tidak muncul di hadapan media untuk memberikan tanggapannya. Klarifikasi justru muncul dari adik dari Ruben, yakni Jordi Onsu.

1. Alasan Ruben Onsu Tak Klarifikasi ke Publik

Sementara itu, kuasa hukum Geprek Bensu Ruben, Minola Sebayang mengatakan bahwa memang wewenangnya Jordi Onsu untuk memberikan klarifikasi atas konflik antara Geprek Bensu dengan I Am Geprek Bensu.

"Bicara soal bisnis Geprek Bensu dan legalitas berkaitan dengan Onsu Pangan Perkasa (OPP), CEO-nya adalah Jordi. Jadi Jordi bertanggungjawab sebagai pimpinan mengklarifikasi dan menyelesaikan masalah tersebut. Tapi Ruben juga stres dan tidak bisa tidur memikirkan masalah ini," kata Minola Sebayang ketika ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, (18/6) Kamis sore.

2. Ruben Onsu Stress Dihujat

Lebih lanjut, menurut Minola, Jordi memang tepat untuk angkat bicara soal sengketa Geprek Bensu dengan I Am Geprek Bensu. Minola menyebutkan, pria bernama lengkap Ruben Samuel Onsu itu sedang terguncang hatinya karena diserang dan dicaci warganet di media sosial instagramnya.

"Karena kalau Ruben kan banyak pikiran ya. Selain mikirin bisnisnya, dia juga harus memikirkan pekerjaan dan keluarganya. Sedangkan Jordi tidak. Jordi belum terbebani masalah keluarga. Jadi dia bisa mengklarifikasi semua tanpa adanya Ruben," ujarnya.

Selain itu, hal tersebut dilakukan untuk menjaga agar kondisi Ruben agar tidak down. Sang kuasa hukum pun mengatakan bahwa Jordi pun menganjurkan kakaknya untuk tak terlalu melihat pemberitaan secara berlebihan.


REKOMENDASI
TRENDING