Kahitna, Berawal Dari Sebuah Penolakan

Kahitna, Berawal Dari Sebuah Penolakan Kahitna

Kapanlagi.com - Awalnya lagu-lagu grup Kahitna tak diterima oleh label (produser musik) di Indonesia, papar pentolan grup musik tersebut, Yovie Widianto, kepada ANTARA setelah manggung di acara Java Jazz Festival 2011, beberapa hari lalu.

Dan hal itu mendorong mereka untuk membuat musik yang bisa diterima masyarakat luas, tandas Yovieyang ditemui bersama anggota Kahitna lainnya, Mario Ginanjar, Hedi Yunus, Carlo Saba (ketiganya vokalis) dan Andrie (gitar).

“Kami belajar bahwa tidak ada musik yang mudah, coba deh musisi-musisi jazz menciptakan musik pop, apakah bisa didengar orang. Setiap jenis musik ada tantangannya dan Kahitna pun mengalami hal itu.„
Kahitna

Yovie menceritakan, iseng-iseng Andri bermain gitar dan menghasilkan lagu Cerita Cinta yang malah menjadi hits dan digemari para remaja pada 1994, delapan tahun setelah band ini berdiri pada di Bandung tanggal 24 Juni 1986.

"Kita bingung sendiri kok Kahitna malah jadi band Anak Baru Gede (ABG) dan akhirnya lahirlah Kahitna dalam bentuk baru," ujarnya.

Padahal, Kahitna memiliki akar musik jazz dan akrab dengan lagu-lagu standar jazz maupun terpengaruh dengan penyanyi jazz seperti Tania Maria, serta berlanjut dengan memenangkan beberapa festival musik tingkat Asia.

"Namun, kami belajar bahwa tidak ada musik yang mudah, coba deh musisi-musisi jazz menciptakan musik pop, apakah bisa didengar orang. Setiap jenis musik ada tantangannya dan Kahitna pun mengalami hal itu," katanya.  

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(antara/bun)

Rekomendasi
Trending