Kenalkan Buku, Tiap Malam Lukman Sardi Baca Cerita Untuk Anak

Selasa, 15 November 2016 08:05 Penulis: Ahmat Effendi
Kenalkan Buku, Tiap Malam Lukman Sardi Baca Cerita Untuk Anak Lukman Sardi ©KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Sebagai ayah dari tiga orang anak, pendidikan menjadi hal yang sangat diperhatikan oleh Lukman Sardi. Ia berusaha agar anak-anaknya memiliki ketertarikan kepada buku. Salah satu caranya adalah dengan membacakan buku untuk anak sebelum tidur.

"Saya juga setiap malam aku kasih liat mereka baca dan belum bisa baca paling tidak kenal buku. Di sisi lain kita harus kreatif, aku pengen membudayakan kita walaupun teknologinya udah kayak apa, aku rasa buku harus ada, makanya aku selalu punya buku untuk mereka," ujar Lukman Sardi di peluncuran Pengetahuanitukekuatan di CGV Blitz, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (7/11).

Usia tiga anak Lukman Sardi masih kecil-kecil, Akiva Dishan Ranu saat ini baru berusia 7 tahun. Adiknya Akira Deshawn Yi Obelon malah baru berusia 4 tahun sementara si kecil Akino Dashan Kaimana berusia 3 tahun. Karen itu mereka lebih menyukai cerita dari negeri dongeng.

Lukman Sardi tanamkan budaya membaca kepada anak. ŠKapanLagi.com/Budy SantosoLukman Sardi tanamkan budaya membaca kepada anak. ŠKapanLagi.com/Budy Santoso

"Buku cerita tentang dongeng dongeng mau itu Cinderella kek atau apa. Mengajarkan pendidikan agama kepada mereka dengan buku yang bergambar dia suka tuh, tapi memang yang harus banyak gambarnya. Untuk buka aja itu yang penting. Udah tertarik pasti akan dibuka, kalau yang satu udah bisa baca yang adiknya pasti dia nanya ini apa sih makanan itu yang aku pengen timbulkan," ujarnya.

Lukman Sardi merasa merawat anak di zaman sekarang begitu berbeda dengan masa lalu. Karena itu ia berusaha hati-hati, dan lebih berperan layaknya seorang teman. Mengaku pernah bekerja di playgroup, sedikit banyak Lukman Sardi tahu tumbuh kembang terbaik anak.

"Sekarang anak anak aku tuh nggak bisa dibilang nggak boleh atau jangan, anak sekarang itu selalu ada alasan kenapa nggak boleh justru kalau tidak ada alasan dia mencari sendiri itu yang berbahaya. Kalau selalu bilang jangan nanti anaknya gede tidak berani mengambil risiko," tandasnya.

(kpl/aal/sjw)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING