Minimnya Budaya Membaca, Lukman Sardi Merasa Miris

Rabu, 09 November 2016 16:15 Penulis: Natanael Sepaya
Minimnya Budaya Membaca, Lukman Sardi Merasa Miris Lukman Sardi © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Kapanlagi.com - Minimnya minat membaca di kalangan generasi muda membuat aktor Lukman Sardi prihatin. Menurutnya, anak mudah zaman sekarang lebih suka menjadi pembaca headline ketimbang konten.

"Membuat aku miris. Headline belum tentu sesuai kontennya. Membaca itu akan lebih baik daripada hanya membaca headline," ucap Lukman saat ditemui dalam peluncuran pengetahuan itu kekuatan di CGV Blitz, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Senin (7/11).

Lukman Sardi merasa miris dengan menurunnya minat serta budaya membaca saat ini © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoLukman Sardi merasa miris dengan menurunnya minat serta budaya membaca saat ini © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Lebih jauh, Lukman melihat kalau era digital saat ini membuat kebanyakan anak muda menjadi malas untuk membaca. Tidak jauh-jauh, sebagai contoh, anaknya sendiri. Kendati begitu, pemain film LASKAR PELANGI itu punya trik agar bisa kembali menumbuhkan minat baca.

"Kita tidak bisa paksakan anak untuk baca buku mereka tumbuh dengan teknologi, sebenarnya kita bisa manfaatin dengan YouTube, dari situ akan menentukan minat mencari pengetahuan," katanya.

Meski tak bisa memaksakan budaya membaca, YouTube diyakini Lukman Sardi bisa menjadi alternatif lain © KapanLagi.com/Bayu HerdiantoMeski tak bisa memaksakan budaya membaca, YouTube diyakini Lukman Sardi bisa menjadi alternatif lain © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Tetapi, Lukman menghimbau agar anak tetap diawasi orang tua dalam pemakaian gadget. Bukan cuma itu saja, tentunya tetap menyelipkan buku agar sang anak tetap terbiasa membaca.

"Buku harus ada, makanya saya selalu punya buku untuk mereka. Buku cerita tentang dongeng, mau itu Cinderella atau apapun itu," pungkasnya.

(kpl/aal/ntn)

Reporter:

Sahal Fadhli


REKOMENDASI
TRENDING