Komentari Penampilan Kontestan di Audisi KDI 2018, Begini Alasan Iis Dahlia

Kamis, 19 Juli 2018 14:10 Penulis: Galuh Esti Nugraini
Komentari Penampilan Kontestan di Audisi KDI 2018, Begini Alasan Iis Dahlia Iis Dahlia © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

Kapanlagi.com - Video audisi salah satu kontestan KDI 2018 ini kini sedang ramai dibicarakan. Pasalnya dalam audisi tersebut, Iis Dahlia sebagai juri berikan komentar pedas. Menurut Iis penampilan salah satu kontestan yang bernama Waode ini tidak menarik.

Ya, saat itu Waode hanya mengenakan baju casual apa adanya dan tanpa riasan make up. Kemudian Iis Dahlia dan juri lainnya seperti Beniqno dan Trie Utami memintanya untuk berganti baju yang pantas dan berdandan dahulu.

Langsung saja komentarnya tersebut menimbulkan banyak reaksi. Banyak yang tidak setuju dengan perlakuan juri-juri tersebut. Ucapan tersebut seharusnya tidak perlu, mengingat ini adalah audisi mencari penyanyi dangdut berbakat bukan untuk mencari seorang model.

Iis Dahlia pun akhirnya buka suara. Ia berikan alasan terkait apa yang ia ucapkan di kala audisi tersebut. Menurut Iis hal tersebut dilakukannya juga demi kebaikan Waode ke depannya.

"Karena dia harus menghargai dirinya dia, menghargai hal yang dia punya niat gitu, kalau dia punya niat, dia akan prepare karena teman-teman yang lain prepare. Kenapa dia nggak? Prepare itu bukan harus dia pakai baju bagus, pakai baju yang dia punya aja, karena kalau dilihat dia betapa kayak orang mau pergi ke mana, dia cuma kunciran, pakai sepatu, celana jeans, kaos, biasa banget lah. Paling nggak dia pakai baju terbaiknya dia. Ada juga yang pakai seragam saya nggak masalah karena dia pulang sekolah. Tapi dia sudah (datang) jauh kenapa dia bisa ke Makassar tapi dia nggak prepare. Gitu loh," ucap Iis Dahlia saat dihubungi Kapanlagi.com lewat sambungan telepon, Kamis (19/7).

Iis Dahlia punya alasan tersendiri mengapa komentari penampilan Waode © KapanLagi.com/Agus ApriyantoIis Dahlia punya alasan tersendiri mengapa komentari penampilan Waode © KapanLagi.com/Agus Apriyanto

"Tapi kita kan nggak hanya gitu aja, ketika orang-orang netizen sok tau ini harusnya nonton sampai abis. Betapa kita itu akhirnya saya menyuruh keluar saya minta kreatif tim dandanin dia, suruh balik lagi. Oh ternyata suaranya bagus, kita kasih kesempatan kok. Jangan sok tau. Kalau cuplikan iklan mah namanya juga trailer. Ya cuplikan-cuplikan. Jadi jangan melihat cuplikan terus komentar, nonton acaranya sampai kelar. Apa yang kita lakuin sama tim. Kita tidak hanya mengkritik tapi juga memberi solusi," lanjutnya.

Baginya menjadi seorang juri pasti mempunyai penilaian tersendiri terhadap setiap kontestan. Padahal dengan adanya ajang kompetisi seperti ini para kontestan bisa dengan cepat untuk menjadi bintang. Maka dari itu, melatih mental para kontestan juga diperlukan.

"Kita memberikan komentar, penilaian dia itu buat kebaikan dia. Bukan buat diri saya, kalau buat diri saya mah ngapain saya capek-capek. Saya dibayar sebagai juri, saya mau anak didik saya menjadi artis yang kuat, artis yang hebat, mempunyai secara suara dan mental segala hal," pungkasnya.

(kpl/rhm/gen)

Reporter:

Nuzulur Rakhmah


REKOMENDASI
TRENDING