SELEBRITI

Kritik Farhat Abbas Kepada Pertandingan Tinju Azka VS Vicky Prasetyo: Ilegal dan Bentuk Penyiksaan Terhadap Anak

Senin, 04 April 2022 07:47

Credit: instagram.com/farhatabbasofficial

Kapanlagi.com - Pertandingan tinju antara Vicky Prasetyo dan anak Deddy Corbuzier, Azka Corbuzier baru saja digelar pada Kamis (31/3/2022). Pertandingan itu disiarkan secara langsung di channel YouTube Deddy Corbuzier. Pertandingan itu Vicky Prasetyo kalah dari Azka di ronde kedua.

Rupanya, pertandingan tinju itu mendapat kritikan dari pengacara Farhat Abbas. Mantan suami Nia Daniaty itu menilai pertandingan antara Vicky Prasetyo dan Azka Corbuzier bahan ekploitasi terhadap anak.

"Kepada Menpora, komisi olahraga Indonesia, kenapa ada pertandingan tinju, enggak tau kelas apa ukurannya. Kalo tinju itu kan ada usia, ada berat badan," kata Farhat Abbas saat ditemui di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Sabtu (2/4/2022).

"Nah kalo ini, antara om om 38 tahun dengan anak kecil umur 15 tahun tinju. Jadi eksploitasi anak. Bayangkan, untung aja ini anak menang, kalo itu anak kalah, kemudian patah lehernya, sapa yang bertanggung jawab di sini," tambah Farhat Abbas.

1. Penyiksaan Terhadap Anak

Bukan hanya dianggap eksploitasi, pertandingan tinju Vicky dan Azka disebut sebagai penyiksaan terhadap anak. Selain itu, Farhat Abbas juga mengatakan kekalahan Vicky Prasetyo dari Azka hanya sekedar pura-pura kalah saja. Sehingga, pertandingan yang ditonton jutaan orang itu cuma sekedar lucu-lucuan saja.

"Ini kan penyiksaan terhadap anak, karena tidak sebanding. Vicky itu walaupun kalah, saya rasa Vicky itu pura-pura kalah. Nah kalo pura-pura kalah motivasinya apa?. Berarti ini pertandingan cuma buat mainan dan lucu-lucuan," kata Farhat Abbas.

2. Ilegal

Selanjutnya, Farhat Abbas mengatakan bahwa pertandingan tinju Vicky Prasetyo melawan Azka Corbuzier dianggap ilegal. Apalagi, dari pertandingan itu Deddy Corbuzier sebagai penyelenggara mendapat keuntungan yang sangat besar.

"Ini pertandingan ilegal, seharusnya pihak kepolisian harusnya kapolri diproses, dihentikan. Jangan dikeluarkan izin, pertandingan tinju itu," kata Farhat Abbas.

3. Kembalikan Uang Penonton

Pria 45 tahun ini kemudian menyarankan kepada pihak penyelenggara untuk mengembalikan keuntungan kepada penonton. Ia juga menyebut apabila pertandingan ini terjadi di luar negeri, maka bisa dilakukan penahanan oleh pihak kepolisian.

"Iya, keuntungan itu ulah yang kita anggap ilegal. Kembalikan aja uang penontonnya, masa melakukan pertandingan anak kecil umur 15 tahun melawan orang tua. ini kalo di luar negeri, bisa ditangkap bapaknya. kira-kira begitu," tutup Farhat Abbas.

(kpl/far/ums)


REKOMENDASI
TRENDING