SELEBRITI

Lama Vakum, Bagito Kembali dan Siap Bersaing di Era Milenial

Jum'at, 25 Januari 2019 07:22 Penulis: Guntur Merdekawan

Bagito is back! / Credit: KapanLagi - Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Dunia komedi Tanah Air saat ini begitu dikuasai oleh para stand up komedian kekinian yang juga selalu menyajikan materi-materi kekinian. Namun bukan berarti komedian jadul sudah tak lagi dicari. Contohnya saja Bagito, trio komedian yang digawangi oleh Unang, Miing dan Didin. Akhir 2018 kemarin mereka melakukan comeback dan tetap sukses menghibur para penonton.

Tapi tetap saja tak bisa dipungkiri jika popularitas Bagito saat ini masih kalah dibandingkan komedian lain. Tak heran jika job yang datang untuk mereka pun masih belum seramai dulu saat di era-nya.

"Bagito kalau bertiga ya gini aja, karena marketnya belum kembali, karena eranya era milenial sekali. Usia-usia kalian, yang belum tahu debutnya Bagito yang ngisi di Trans, Indosiar dan RCTI dulu ya. Kami jalan sendiri-sendiri karena marketnya belum narik, artinya stasiun televisi yang meminta kita untuk membuat paket. Ya mudah-mudahan abis ini," ujar Miing saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (24/1/2019).

1. Tetap Off Air

Ada kalanya memang kita melihat sosok Unang, Miing atau Didin di layar kaca. Namun mereka biasanya tampil individual, entah sebagai komedian, maupun di judul sinetron. Dan ternyata, mereka bertiga bersatu dalam Bagito ketika manggung off air.

"Tapi kalau off air masih jalan bertiga, ada panggilan lah. Kita kan cowo panggilan. Nah kalau di televisi karena tidak ada paket, kita komedian sendiri-sendiri. Tapi individunya Unang sama Didin lebih beruntung dari saya, mereka siaran di radio dan mereka masih main sinetron, saya nggak," sambung pria yang kini lebih fokus ke dunia politik itu.

2. Bukan Masalah Usia

Bagito tak takut bersaing dengan para komedian yang usianya jauh lebih muda. Bagi mereka, melawak itu tak pandang usia, melainkan kreativitas dari sang komedian itu sendiri. Dan Bagito yakin masih bisa mengocok perut para penonton menggunakan caranya sendiri.

"Bagito itu kan emang dasarnya kritik sosial. Tapi kalau ada produser yang minat sama wajah-wajah yang sudah tidak muda lagi, why not. Karena komedi itu bukan masalah usia, tetapi sejauh mana kreativitas dan kesehatan jiwa masih oke ya jalan," sambung Miing lagi.

3. Tak Lengkap Tanpa Satu Sama Lain

Miing merasa jika dirinya Bagito kurang lengkap dan asik tanpa kehadiran satu personel saja. Ia merasa dilahirkan memang untuk bertemu dengan 2 sahabatnya tersebut, yakni Unang dan Didin.

"Secara waktu periodik ada ya (waktu ketemu), artinya menjelang ulang tahun gitu. Kalau satu minggu sekali susah. Kita merasa bahwa dilahirkan bertiga sampai kapanpun harus bertiga. Bagito nggak ada Unang nggak rame, nggak ada Didin juga nggak rame," pungkas Miing.


REKOMENDASI
TRENDING