Moerdiono Hutang Nyawa Pada Poppy Dharsono

Moerdiono Hutang Nyawa Pada Poppy Dharsono Poppy Dharsono

Kapanlagi.com - Mengenai Moerdiono mantan Mesesneg yang menjabat saat pemerintahan Orde baru ini yang menggugat cerai istrinya demi Poppy Dharsono yang disebut sebagai pihak ketiga perceraian ini dibeberkan oleh Eddy Yahya selaku kuasa hukumnya."Saya akan beberkan, dia itu tipe orang yang paling ingat dengan jasa orang lain. Dia biasa saja dengan isu ini. Memang ada pihak ketiga, saat Pak Moer dalam keadaan sakit. Pihak ketiga ini lah yang care sama Pak Moer dan dibawa ke RS Pondok Indah, lalu dibawa ke Singapura," paparnya saat dijumpai di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Rabu (9/3).Baca juga berita Moerdiono - Machica::

Eddy menambahkan, bahwa Moerdiono menceraikan Muryati bukan dikarenakan Poppy Dharsono. Moerdiono sendiri merasa berhutang nyawa dengan Poppy dikarenakan dirinya yang merawat dirinya saat sakit."Bukan karena ibu (Poppy) itu yang membuat Moerdiono mengajukan permohonan cerai. Pak Moer bilang berhutang nyawa ke ibu Poppy, saat itu hanya ibu Poppy yang bawa ke Singapura. Ibu Poppy itu sudah lama merawat Pak Moer, puncaknya saat dibawa ke Singapura di bulan Juni 2010, itu kondisinya tak sadar," ujarnya."Saat di Jakarta Pak Moer sadar Poppy yang antar ke rumah sakit, tapi sampai di rumah sakit Pak Moer enggak sadar. Ibu Poppy yang menemani Pak Moer selama 6 bulan di Singapura, jadi ibu Poppy pulang pergi Jakarta-Singapura. Di sini lah Pak Moer bicara dengan saya, 'saya berhutang nyawa dengan Poppy Dharsono," imbuh Eddy.Lebih lanjut Eddy mengatakan bahwa kliennya memang ada hubungan dengan Poppy Dharsono. Namun Eddy tidak tahu apakah keluarga Moerdiono mengetahui hal ini."Memang ada hubungan mereka, tapi saya kira hubungan itu memang ada. Saya rasa ibu Poppy sangat care sama Pak Moer. Saat itu enggak ada yang urusin Pak Moer. Pak Moer itu komit dengan jasa orang lain," tukasnya    

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(kpl/gum/faj)

Rekomendasi
Trending