Narji Belum Tertarik Pangung Politik
Kapanlagi.com - Pelawak di Indonesia menilai pemerintah saat ini cukup positif, dan membuka pengembangan kiprah seni melawak yang kini mendapat tempat yang cukup baik bagi penggemarnya. "Melalui banyolan dan sentilan canda, pelawak di Indonesia dengan bebas bisa menghibur masyarakat atau bebas mengkritisi kebijakan pemerintah," kata Sunarji (28), salah seorang personil grup lawak chatting di Padang, Minggu (5/6).
Proses demokrasi yang sudah berjalan cukup baik itu, menurut Narji, ditandai berbagai sikap kritis yang dilontarkan pelawak ditanggapi positif pemerintah.
Bahkan, kata dia, kalangan seniman (termasuk budayawan) beberapa tahun belakangan justru bisa mengungkapkan dan mengapresiasikan seninya dengan bebas. "Berbagai fenomena sosial, terkait kebijakan pemerintah dan kondisi Indonesia saat ini, lebih bebas diungkapkan seniman melalui karya seni mereka," katanya.
Selain menghibur masyarakat, Sunarji yang bercita-cita sejak kecil itu menjadi pelawak, menyatakan dirinya ingin mengkritisi pemerintah hingga tua lewat banyolannya.
Advertisement
Terkait animo pelawak dan artis memasuki panggung politik, menurut Narji, dirinya sama sekali belum berminat mengikuti jejak rekan seniornya itu. "Saya pikir baru relatif kecil pelawak di negeri ini yang masuk dunia politik," katanya dan menyatakan, dirinya sama sekali tidak berminat berkecimpung di dunia politik.
Sebagai pelawak, tambahnya, mereka bisa bersikap netral dengan tujuan membela kepentingan orang banyak dan perbaikan kebijakan pemerintah ke depan.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/dar)
Advertisement
