'Ngotot' Pentas, Mutiara Sani Rela Utang Sana-Sini
Kapanlagi.com - Mutiara Sani mengaku, dalam persiapan pementasan Abang Thamrin Dari Betawi, ia belum mendapatkan dana segar dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang bersedia bekerjasama dengan Sanggar Pelakon, bersama Badan Narkotika Kota Jakarta Pusat, dan TIM.
"Saya masih utang sana-sini, banyak kas-bon di tas saya," katanya.
Untuk kostum misalnya, Muti, harus menyediakan 50 setelan jas untuk para pemain, belum lagi uang makan dan transport untuk para pemain yang telah berlatih selama dua bulan terakhir ini.
"Semua itu butuh uang, tetapi saya tertawa saja dan yakin semua bisa diatasi dalam waktu dekat," katanya.
Advertisement
Salah satu yang menarik dalam pementasan itu, kata Muti, adalah menyertakan sekitar 30 orang mantan pecandu narkoba.
"Itulah sebabnya pementasan ini juga kami berikan sebagai sumbangsih untuk turut memperingati gerakan Anti Narkotika Internasional," katanya.
Ia meyakini bahwa narkotika merupakan wujud imperialisme baru yang telah menyebabkan negeri ini kehilangan begitu banyak calon 'Abang Thamrin' baru.
Dengan melibatkan sekitar 30 pemain remaja yang telah berhasil melalui masa-masa suram teracun narkotika, dalam pementasan itu, diharapkan dapat merangkul dan membantu mereka dalam meniti hidup ke arah yang lebih cerah.
"Dan kegiatan teater adalah salah satu terapi yang tepat untuk usaha itu," kata Muti.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/boo)
Advertisement
