Oppie Andariesta: Negara Belum Berhasil Melindungi Anak-Anak

Jum'at, 25 Juli 2014 19:45 Penulis: Fajar Adhityo
Oppie Andariesta: Negara Belum Berhasil Melindungi Anak-Anak Oppie Andaresta
Kapanlagi.com - Kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak menjadi perhatian tersendiri bagi Oppie Andariesta. Kurang tegasnya tindakan bagi pelaku membuat mereka tidak memiliki efek jera dan terus merajalela.

Oppie menilai ini adalah kelemahan yang nampaknya enggan untuk diperhatikan oleh negara. Bahkan dia menilai jika negara telah gagal untuk melindungi rakyatnya.

"Menurut saya negara masih belum berhasil untuk melindungi anak-anak. Banyak kasus-kasus mencuat tapi kemudian menguap," ujarnya tegas.

Perkataan Oppie tentu saja berdasarkan bukti yang sudah ada. Banyak kasus pelecehan seksual di bawah umur yang hanya ditangani biasa dan dianggap sebagai kelainan seksual. Menguap begitu saja tanpa ada penyelesaian yang memuasakan. Bahkan dampak psikis dari korban puntak dipedulikan sama sekali yang mana mereka tanggung seumur hidup.

Masyarakat ini seakan dipaksa untuk tegar menghadapi cobaan apapun dan menutupi rasa malu yang mereka derita. Sebuah pemahaman yang salah dan cukup menggelikan sebenarnya. Lantas apa yang membuat kasus seperti ini banyak terjadi di Indonesia?

Oppie menambahkan bahwa kesenjangan sosial yang terjadi di Indonesia memicu semua ini. Faktor ekonomi dan kualitas pendidikan juga sangat berpengaruh besar memicu kekerasan seksual seperti ini. Kondisi labil ini membuat masyarakat gamang akan apa yang menjadi haknya sebagai warga negara.

"Urusan ekonomi juga ikut berpengaruh. Orang-orang yang perutnya kosong otomatis emosi jadi naik dan biasanya pelampiasannya pada anak. Pangkal persoalannya ekonomi dan pendidikan. Jadi ini akumulasi yang diawali dari kemiskinan. Sehingga tak mampu memiliki pendidikan yang bagus. Karena secara emosi labil lalu tak tahu sebagai hak warga negara," paparnya.

Oppie dan pastinya semua rakyat Indonesia memiliki harapan besar agar masalah ini memang ditangani secara seksama. Pada pergantian pemimpin ini dia mengharapkan adanya revolusi besar pada sistem ekonomi, pendidikan dan lainnya untuk mengubah negara ini menjadi maju.

(kpl/dis/faj)

Editor:

Fajar Adhityo


REKOMENDASI
TRENDING