SELEBRITI

Posan Tobing: Saya Tatoan Ya Karena Seni Bukan Karena Apa-Apa!

Sabtu, 25 Agustus 2018 13:45 Penulis: Galuh Esti Nugraini

Posan Tobing © KapanLagi.com/Budy Santoso

Kapanlagi.com - Stigma negatif tentang tato masih saja ada di kehidupan masyarakat. Kebanyakan masyarakat masih menganggap jika seseorang yang bertato adalah orang yang tidak benar. Ya, bisa dibilang seorang preman.

Meski begitu, Topan Tobing pun tak permasalahkan hal tersebut. Kecintaannya dengan tatto sudah terlihat semenjak muda. Bahkan kedua orang tua dari pemain drum THE WINNER ini mendukungnya.

"Saya itu tatto-an udah dari kuliah, orang bilang tatto preman. Tapi enggak sih, orang tua saya, papa saya bilang 'San ini kurang bagus, ini kurang ini ayo benerin'. Orang bilang tatto itu sesuatu yang brutal, enggak juga gitu," ucap Posan Tobing saat ditemui di Hardrock Cafe, Jakarta Selatan, Jum'at (24/8/2018).

1. Berjanji Pada Tuhan

Seseorang memang tidak bisa dinilai dari penampilannya saja. Meski dirinya bertato, ia tetap lakukan sesuatu yang benar. Hal tersebut dikarenakan janjinya pada Tuhan.

"Saya menyatakan sampai detik ini saya belum pernah menyentuh yang namanya narkoba, ini saya sumpah demi Tuhan. Bahkan merokok pun enggak, kalau temen temen yang deket itu pasti tau saya bukan perokok, saya bukan pecandu narkoba, saya cuman pecinta seni. Saya tatoan ya karena seni bukan karena apa-apa," ucap mantan personil Kotak tersebut.

Diketahui jika kini Posan akan terjun ke dunia politik. Ya, memang bukan hal yang baru lagi jika para artis kini berkarir di dunia politik. Meski begitu ia tak akan meninggalkan dunia musik yang telah membesarkan namanya.

2. Alasan Terjun ke Politik

Posan Tobing yang notabene sudah lama berkecimpung di industri musik Tanah Air dan saat ini memilih terjun ke dunia politik. Hanya saja, apa yang membuat Posan Tobing begitu yakin untuk terjun ke ranah politik?

"Tadi aku udah bilang sedikit, karena aku merasa aku sudah harus terjun. Selama 20 tahun aku di industri musik Indonesia aku merasa banyak sesuatu hal yang aneh terjadi, perlakuan kepada musisi sangat prihatin. Contoh, banyak senior-senior musisi yang karyanya melegendaris, beliau sakit aja harus charity, sedangkan mereka yang pernah menerima duit dari penyanyi senior ini menutup mata. Untuk itu sebagai musisi Indonesia apa yang bisa kita lakukan, apa yang bisa saya lakukan. Kita harus berjuang untuk industri musik Indonesia," ujar Posan Tobing, saat ditemui di Hard Rock Cafe, Jakarta Selatan, Jum'at (24/8).

Namun tentu saja seluruh permasalahan di dunia musik sampai hari ini merupakan runtut panjang yang tidak pernah tuntas terselesaikan sejak dulu. Mulai dari pembajakan, hak cipta, hingga pihak Pemerintah yang seharusnya bisa lebih memperhatikan atau bahkan memfasilitasi para musisi Indonesia.

3. Korelasi Antara Musik dan Politik

Lebih jauh, Posan juga mengungkapkan kalau dunia musik dan politik sebenarnya masih memiliki korelasi. Sebab menurut Posan, jika dunia musik dan politik bisa saling bersinergi, industri pun akan berjalan ke arah yang lebih baik.

"Korelasi musik dan politik adalah buat saya dengan adanya politik kalau bersinergi dengan baik, industri musik jadi baik, itu intinya," pungkas Posan singkat.


REKOMENDASI
TRENDING