Ratna Sarumpaet: Pansus RUU APP 'Bebal'
Kapanlagi.com - Seniman Ratna Sarumpaet menuding anggota Panitia Khusus Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (Pansus RUU APP) adalah orang yang 'bebal' karena sudah menerima banyak masukan, tapi tetap saja tidak ada perubahan.
"Arti kata bebal adalah tidak mau mendengar, secara jelas mereka mengatakan sudah menerima banyak masukan termasuk masukan dari pihak yang menolak tetapi makna dari penolakan itu tidak terlihat dari RUU yang baru," ujar Ratna usai menghadiri Dialog Kepada Masyarakat Jatim Mengenai Inul di Surabaya, Minggu (14/5).
Acara yang digelar Forum Study Aksi Demokrasi (Fosad) pimpinan Faizal Riza Rahmat tersebut juga menghadirkan pasangan artis suami istri, Yati Octavia dan Pangky Suwito.
Mantan Ketua DKJ ini mengatakan dalam RUU yang baru malahan ada pembohongan. "Dikatakan RUU APP sudah direvisi oleh tim ahli, tapi tim ahli yang mana tidak dijelaskan. Saya tahu persis sebenarnya terjadi banyak penipuan di dalamnya," tegas Ratna.
Advertisement
Ratna minta pernyataannya tentang 'bebal' tidak dikonotasikan dalam arti 'kasar', melainkan enggan mendengar, ingin memaksakan kemauan.
"Ini saya tidak menghina dalam pengertian yang ekstrem. Saya kan sydah berulang kali menjelaskan, tapi kok nggak pernah didengar," katanya.
Kalau yang muncul dalam RUU yang sekarang, ujar Ratna, RUU APP sebenarnya sudah tidak perlu lagi karena tidak ada isinya.
Ratna mengatakan kalau pihaknya nanti merasa perlu ada undang-undang akan dibuat undang-undang, tapi sekarang hendaknya dihentikan dulu semangatnya. "Pikirkan rakyat yang sedang miskin, sedang kesulitan BBM, kesulitan mencari makan, itu dulu kita urus, tapi moral juga harus dibangun," katanya.
Sementara itu Faizal Riza Rahmat menegaskan, Inul Daratista tidak menjual diri dan tidak merusak moral wanita Indonesia.
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(*/dar)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
