Ray Sahetapy, Batu Mulia Dan Belanda

Kapanlagi.com - Walaupun tidak memiliki keahlian khusus tentang batu mulia, namun aktor dan pemain sinetron Ray Sahetapy rupanya pernah memiliki pengalaman menarik tentang batu mulia. "Terus terang saja saya tidak ahli dalam masalah batu mulia, tapi secara khusus saya pernah memiliki pengalaman unik tentang itu," kata mantan suami penyanyi Dewi Yull itu saat hadir dalam konferensi pers tentang rencana penyelenggaraan pameran Pesona Batu Alam di Jakarta, Rabu (26/4).

Ray yang tampil segar siang itu menyatakan saat bersama sebuah kelompok teater hendak melakukan pementasan di Belanda, ia memerlukan batu-batuan sebagai salah satu ornamen pertunjukannya.

"Pergilah saya ke tanah leluhur di daerah Saparua, Maluku. Saya bilang perlu batu yang bagus untuk pertunjukan saya. Selang beberapa waktu datanglah batu itu, bentuknya mirip karang," kata aktor yang pernah berperan dalam film CAS CIS CUS garapan Putu Wijaya itu.

Ayah dari Gizca itu mengatakan ia mendapat penjelasan bahwa batu itu hidup dan setiap 125 tahun bertambah besar satu sentimeter.

"Mulanya saya tidak percaya, tapi begitu sampai di bandara batu itu ditahan oleh imigrasi, dan ternyata banyak sekali orang sana yang bilang batu itu sangat indah. Ketika saya minta ternyata alasan dari pihak berwenang di sana batu itu harus dihancurkan, tapi saya bilang harus lihat proses penghancurannya, tetap nggak dikasih," tutur Ray.

Dengar punya dengar, Ray mengaku katanya batu itu mau dimasukkan ke museum di Belanda.

"Sampai pertunjukan bertajuk Kenduri 6 selesai dan saya pulang ke Indonesia, batu itu tidak ada kabarnya," kata pemeran Rio dalam film komedi KANAN-KIRI OK itu.

Menyadari hal itu, Ray menilai bahwa batu mulia, khususnya dari Indonesia sedemikian berharga, sehingga ia setuju bila sektor tersebut dikembangkan.

"Jangan sampai kita ekspor batu itu biasa-biasa saja, namun setelah diolah di jual lagi ke kita dengan harga yang lebih mahal," tuturnya.

(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)

(*/dar)

Rekomendasi
Trending