Sarah Vi Berperan di Sinetron Laga
Kapanlagi.com - Nama Sarah Vi meroket seiring dengan suksesnya sinetron Inem Pelayan Seksi yang dibintanginya. Di sinetron itu, Sarah tampil sebagai pembantu rumah tangga yang centil dan sensual. Tiba-tiba, Sabtu lalu, Sarah menggelar konferensi pers berkaitan peluncuran sinetron terbarunya, Altar, di kafe Pasir Putih Café, Kemang, Jakarta. Yang unik, sinetron yang diproduseri Taferry Entertainment itu merupakan sinetron bernuansa horor action.
"Iya nih, dari dulu, saya suka banget dengan film action. Jadi, ketika diminta untuk membintangi sinetron ini, saya langsung mau," ujar pemilik nama lengkap Syarifah Helvita Djamalilail ini. Sebenarnya, dalam Altar, Sarah tidak langsung fighting satu lawan satu. Sebab, dia hanya harus beradegan fiktif, dan kemudian di edit menggunakan komputer.
"Tapi, bagi saya hal itu lebih menantang dari pada fighting beneran. Karena kita harus ekspresif. Misalnya, saya harus membayangkan tangan saya memegang tombak atau pedang, padahal tidak ada apa-apa. Bagi saya, itu menjadi tantangan tersendiri," ujarnya. Bahkan, Sarah tidak puas jika hanya berakting di depan kamera. Ketika syuting selesai, biasanya dia melihat langsung proses penambahan gambar dan efek tiga dimensi, seperti api dan cahaya. "Trik-trik yang digunakan bakal lebih keren," promosinya.
Saat disinggung mengapa dia jarang muncul di layar kaca, Sarah hanya tersenyum. "Kebetulan, belum ada peran yang cocok aja," ujar gadis berkulit putih kelahiran Riau, 26 April 1976 ini. Sarah tak memungkiri dirinya memang melakukan batasan-batasan tertentu, sewaktu berakting di layar kaca. Dia merasa risih beradegan mesra seperti berciuman, berpelukan. Karena itu, beberapa tawaran sinetron yang datang terpaksa ditolaknya.
Advertisement
"Itu memang sudah menjadi prinsip saya. Saya juga tidak ingin sinetron yang terlalu menjual," ujarnya. "Inginnya sih, memerankan karakter-karakter yang menantang seperti psikopat," ujar istri Sofie Agil ini
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(sct/erl)
Advertisement
