SELEBRITI

Tak Hanya Berkurban Untuk Indonesia, Putra Siregar Kurbankan Satu Ekor Unta Untuk Rakyat Palestina

Jum'at, 31 Juli 2020 19:45 Penulis: Sanjaya Ferryanto

Kapanlagi/Muhammad Akrom Sukarya

Kapanlagi.com - Salah satu pengusaha elektronik ternama yakni Putra Siregar baru saja meraih rekor MURI karena kurbankan 404 ekor hewan kurban dan siaran langsung penyembelihan hewan kurban terbanyak. Hewan kurban tersebut ia serahkan ke mesjid dan pondok pesantren ke hampir seluruh wilayah Indonesia.

Saat ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, Jumat (31/7) bagi lelaki berusia 27 tahun ini meraih rekor MURI bukanlah prioritas utamanya. Akan tetapi, ia ingin masyarakat dapat terinspirasi untuk ikut berbagi bagi yang membutuhkan.

"Tentang rekor muri, sebenarnya bukan ini prioritas utamanya. Tapi saya melihat banyak kemiskinan, jadi saya ingin berbagi. Kemudian dari tim inisiatif membuat rekor muri supaya dapat menginsipirasi masyarakat untuk ikut membantu sesama," ungkap Putra Siregar.

 

1. Tersebar di Wilayah Indonesia

Pengusaha asal Medan ini pun juga menceritakan sedikit bagaimana proses pembagian hewan kurban berskala nasional ini. Tak hanya itu, rupanya Putra Siregar tak hanya berkurban untuk rakyat Indonesia saja, tapi ia juga mengurbankan satu ekor unta untuk rakyat Palestina.

"Toko ini kan tersebar di wilayah Indonesia, tim kita kemudian mendata tempat mana yang minim penyaluran hewan kurban. Terus kita umumkan di media sosial," kata Putra Siregar.

"Nasional, ada di Medan, Pekanbaru, Batam, Padang, Bandung, Surabaya, Balikpapan sampai Makassar dan Samarinda. Ada Sapi 183 ekor , kambing 220 ekor dan satu unta khusus untuk Palestina," lanjutnya.

2. Bantu Palestina

Selain itu, Putra Siregar pun menuturkan alasannya juga berkurban untuk Palestina. Ia juga menegaskan bahwa apa yang dilakukannya ini murni untuk bersedakah dan membantu sesama.

"Gini, saya kerja sama dengan sebuah organisasi kan, terus bilang di sana (Palestina) hewan kurban sangat kurang. Sehingga akhirnya saya putuskan juga untuk kurban di Palestina. Konsepnya sedekah, saya mengerti kesuksesan itu bukan karena hebat tapi sedekah," pungkasnya.

(kpl/irf/frs)

Reporter: Irfan Kafril


REKOMENDASI
TRENDING