Ten 2 Five Membidik Pasar Internasional
Kapanlagi.com - Sukses di debut singlenya, I Will Fly, Ten 2 Five mencoba peruntungan di album anyar mereka, A BRAND NEW DAY. Kali ini, mereka mencoba menembus pasar internasional. Bermodal fasih melafalkan lirik berbahasa Inggris, mereka punya kans yang cukup menjanjikan. Keyakinan ini juga dilandasi dari debut mereka yang familiar di Thailand dan Malaysia.
Imel, sang vocalis, mengakui bahwa kekuatan mereka memang terletak pada lirik berbahasa Inggris. "Tapi ini tergantung pada notasinya, kalau lagunya lebih enak dengan bahasa Indonesia, itu yang kami pakai," jelas Imel yang di album ini menjadi lead bersama Robin.
"Kebetulan kali ini, aku lagi on fire," ungkapnya menanggaai perannya, saat di temui di peluncuran album baru mereka di Zoom Café, (23/2).
Menonjolnya Imel dan Robin pada album kedua ini, bukan berarti mengecilkan peran Arief serta Poltak. Keduanya sepakat kalau dalam bermusik mereka tidak menonjolkan ego masing-masing. Ditambah, mereka juga tidak pernah mengkotak-kotakan jenis musik dalam berkreasi. "Jadi hal ini tidak menjadi masalah, kalau pada album ini lebih ke ballad," tegas Arief.
Advertisement
Pada album kedua ini, mereka sempat merasa kesulitan secara teknis. Pasalnya, Didit, eks-gitaris mereka memutuskan hengkang. "Keluarnya Didit sempat membuat kami kesulitan tapi berkat pengalaman yang diperoleh pada album pertama, kami bisa mengatasinya," ujar Poltak.
Album A BRAND NEW DAY ini merupakan album yang efisien dalam produksi. Mereka hanya memerlukan waktu 2 bulan untuk rekaman plus mixing. "Karena materi lagu sudah ada sejak 2 tahun yang lalu," jelas Arief yang juga bekerja di salah satu bank swasta nasional ini.
Dalam kiprahnya di panggung musik, Ten 2 Five hanya berharap musik mereka dapat diterima khalayak ramai serta dapat tetap eksis dan terus berkreasi.
(Vidi Aldiano meninggal dunia setelah 6 tahun berjuang lawan kanker.)
(kl/ww)
Advertisement
