Teri Hatcher Akui 'Trauma' Masa Kecilnya
Kapanlagi.com - Teri Hatcher ternyata mengalami trauma 'perlakukan kasar', saat ia masih kecil. Bintang DESPERATE HOUSEWIVES itu mengatakan bahwa dirinya pernah berencana untuk bunuh diri, karena pelecehan seksual yang dilakukan oleh pamannya pada dirinya, saat ia berusia lima hingga delapan tahun.
Ia membantu polisi dalam menangkap pelaku 'pedofil', Richard Hayes Stone di tahun 2002, saat ia mendengar tentang sepak terjang Richard, hingga menyebabkan gadis berusia 14 tahun ingin bunuh diri.
Berbicara pada majalah Vanity Fair, ia mengatakan, "Saya hanya bersimpati pada penderitaan yang dialami gadis tersebut. Saya berpikir, 'Wow, hal seperti itu pernah hampir menimpaku. Beberapa kali dalam seminggu, saya selalu merasakan kesakitan itu."
"Saya pernah mencoba untuk bunuh diri, saya serius untuk melakukannya, namun kemudian saya sadar dan merasa bersalah karena telah memikirkannya," ungkapnya.
Advertisement
Stone, yang menikahi bibinya, dinyatakan bersalah atas tindakan kekerasan terhadap anak di tahun 2002 dan dituntut hukuman 14 tahun penjara, setelah Hatcher bersedia untuk bersaksi melawannya.
Hatcher mengaku bahwa sebelum melaporkan pada para jaksa penuntut, empat tahun yang lalu, ia belum pernah menceritakan hal itu pada siapapun mengenai penderitaan yang dialaminya, bahkan pada orang tuanya sendiri pun.
Ia merahasiakan keterlibatannya dalam pengadilan dan tak memasukkan peristiwa tersebut dalam autobiografi-nya yang segera terbit, Burned Toast, karena khawatir hal itu akan mengancam karirnya.
Namun baru-baru ini ia memutuskan untuk berterus terang pada publik, dengan beralasan, "Saya telah berusia 41 tahun dan inilah saatnya bagi saya untuk berhenti 'bersembunyi'."
(Setelah 8 tahun menikah, Raisa dan Hamish Daud resmi cerai.)
(anv/bun)
Advertisement
-
Teen - Fashion Kasual Celana Jeans Ala Anak Skena: Pilihan Straight sampai Baggy yang Wajib Dicoba
-
Teen - Lifestyle Gadget Smartwatch Kece Buat Gen Z yang Stylish, Fungsional, dan Nggak Bikin Kantong Kaget
