SELEBRITI

Tuai Pro dan Kontra Usai Blak-Blakan Ngaku Gay, Ini Pesan Ragil Mahardika Untuk Publik

Minggu, 15 Mei 2022 13:00 Penulis: Dian Eka Ryanti

Ragil Mahardika © instagram/ragilmahardika

Kapanlagi.com - Nama Ragil Mahardika sejak beberapa tahun terakhir kerap seliweran di media sosial. Alasannya tak lain karena keberanian doi untuk jujur atau terbuka tentang orientasi seksualnya. Ya, Ragil adalah seorang gay alias penyuka sesama jenis.

Bahkan tak sampai situ saja, Ragil sudah menikah secara resmi loh, yakni dengan seorang pria asal Jerman. Ragil pun kini diketahui sudah tinggal di Jerman bersama sang suami.

Nah meski sudah tinggal di Jerman, namun Ragil kerap membagikan konten-konten kehidupan asmaranya bersama sang suami di akun TikTok miliknya. Dari situlah awal mula Ia jadi viral hingga menimbulkan pro dan kontra, pujian hingga hujatan.

Ragil sendiri sadar, dirinya tengah jadi sorotan. Ketika ngobrol bareng KapanLagi.com, Ia pun bercerita banyak hal tentang kehidupannya yang bikin geger netizen itu. Dan pada satu kesempatan, Ia lantas menitipkan sebuah pesan kepada netizen yang kerap menghujatnya.

1. Bersikap EGP Terhadap Pandangan Orang Lain

Ragil menganut kepercayaan ‘EGP’ alias tidak peduli dengan pandangan orang lain. Dirinya ingin fokus pada kebahagiaannya sendiri, meskipun itu dirasa salah oleh orang lain.

“Coba kalau kita sama-sama EGP, yaudah kalau kenapa-kenapa kan dia sama dirinya sama keluarganya yang menanggung. Mungkin kita akan sampai dengan negara-negara maju karena negara-negara maju adalah negara-negara sebenarnya yang EGP sama urusan kepribadian orang. Coba kalau kita sama-sama nggak usah peduli sama urusan pribadinya si A, urusan pribadinya si B, paling nggak hidup kita sama-sama bahagia ya,” sambungnya.

2. Hargai Perbedaan Orang Lain

Ragil percaya jika masing-masing orang punya caranya sendiri untuk bahagia. Karenanya, Ia tak ingin menghakimi pilihan orang lain dan fokus pada kehidupannya sendiri.

“Ayo dong sama-sama nggak usah mikirin kehidupan orang lain, kita pikirin aja hidup kita, kita pikirin aja kompor kita masih hidup atau nggak nih, mau makan apa besok, kerja. Tapi kita cukup menghargai aja kalau orang lain ada di posisi yang berbeda sama kita. Tapi bukan berarti kita harus ikut-ikutan atau menerima kalau nggak suka dengan hal itu. Tapi kita tidak perlu menjauhi orang-orang yang berbeda sama kita kan,” tuntasnya.

 

3. Sudah Terbuka Sejak Tahun 2014 Silam

Sebelum viral di TikTok, Ragil juga mengungkap bahwa ia sudah lebih dulu 'coming out' pada keluarga dan lewat media sosial lain.

"Sebenarnya aku memang dari awal punya platform lain. Aku memang di facebook juga udah terbuka dari zaman-zaman facebook tahun 2014. Aku kan coming out ke keluarga, keluarga udah tahu itu tahun 2014. Jadi semenjak itu aku nggak menyembunyikan, aku selalu posting lagi di mana, lagi ngapain, lagi sama siapa dulu. Jadi dari zaman facebook udah posting terus pindah ke instagram aku aktif di instagram juga. Tahun 2018 juga mulai YouTube. Aku kan punya channel YouTube juga walaupun nggak banyak-banyak (penonton) banget tapi punya community di YouTube. Di YouTube juga sama tentang keseharian dan aktivitasku," ujar Ragil.

4. Tak Terganggu

Ia pun mengabaikan hujatan yang disampaikan lewat media sosial. Karena netizen yang awalnya menghujat, pada akhirnya tetap terus menonton karena berbagai hal.

"Kalau mereka menghujat ya selain memang ada pundi-pundi uang yang masuk ya nggak bisa dipungkiri tapi lebih kepada hujatan mereka ini paling nggak mereka akan terbiasa dengan hal-hal yang selama ini mereka nggak pernah dengar. Mungkin menangnya juga di situ makanya bisa seramai dan sampai sekarang masih punya community yang besar. Karena orang-orang di luar sana merasa kayak misalkan komentar orang-orang ya makin hari awalnya nggak respect nggak suka tapi makin ke sini makin biasa aja sih makin yaudah lah orang hidup-hidup dia gitu. Itu kan sebenarnya yang ingin aku ingin capai. Kemenangan yang ingin aku berikan kepada orang untuk bilang sebenarnya apa sih yang kalian pikirin? Yaudahlah selama aku nggak mengganggu siapapun itu kan urusanku," ungkapnya.

"Aku harap nanti semakin banyak orang yang berani speak up, berani terbuka, berani menunjukkan kebiasaan itu dan orang-orang semakin hari semakin terbiasa aja. Bukan berarti harus menerima gitu paling nggak yaudah menghargai pilihan orang hidupnya seperti apa. Jadi kayak misalkan teman-teman kita yang transgender yang di awal-awal juga dihujat kan tapi makin hari sekarang transgender makin dipuja-puja kan istilahnya kan kita nggak usah sebut nama ya siapa mereka tapi makin sering wara-wiri di tv segala macam karena itu tadi karena orang-orang makin terbiasa dengan dunia itu. Karena semakin disuguhkan dengan kelucuan mereka, tingkah laku mereka, kehidupan mereka orang-orang terbiasa," lanjut Ragil.

5. Abaikan Haters

Kini ia pun sudah tidak memikirkan hal negatif dari komentar miring padanya. Keberadaan haters tidak membuat Ragil surut dalam membuat konten di media sosial.

"Kalau aku selalu bilang gini alah bisa karena biasa kan jadi kalau sesuatu hal yang baru yang nggak pernah kita dengar kita pasti takut, kita nggak terbiasa. Tapi kalau semakin hari kita semakin dengar semakin hari semakin kita terbiasa dengan hal-hal yang seperti itu maka orang-orang nggak akan berpikir buruk lagi. Tapi lebih kepada ya hidup-hidup lo sih yaudahlah gitu. Makanya sekarang komentar negatifnya udah mulai berkurang karena orang-orang udah nggak berpikir ke situ lagi tapi lebih kepada yaudahlah si Ragil senang aku senang lihat video masaknya, aku senang lihat video berkebunnya, aku senang lihat pengetahuan tentang Jermannya. Jadi hatters itu kan lama-lama bisa jadi fans yang tertunda juga kalau kita selalu memberikan informasi yang sebenarnya juga mereka ingin tahu," tukasnya.


REKOMENDASI
TRENDING